
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, takkan bermain aman menjelang MotoGP Austin di Circuit of The Americas (COTA), Texas, pada 1-3 Oktober. Ia menyatakan akan bertekad memburu kemenangan seperti halnya strategi yang ia lancarkan dalam Seri San Marino di Misano dua pekan lalu.
Quartararo mengaku bahwa dalam balapan di Misano kala itu, ia nyaris membuat sang ibu, Martine, terkena serangan jantung. Bagaimana tidak? Dalam beberapa lap terakhir, rider Prancis tersebut menempel ketat Pecco Bagnaia dalam perebutan kemenangan. Namun, pada akhirnya El Diablo harus puas finis kedua.
Berkat hasil ini, Quartararo masih berada di puncak klasemen dengan koleksi 234 poin. Dengan empat balapan tersisa, ia unggul 48 poin dari Bagnaia yang ada di peringkat kedua. Meski begitu, ia menolak bermain aman, dan bertekad memburu kemenangan pula di COTA, yang uniknya belum pernah dimenangi Yamaha.
Mentalitas Sama Seperti di Misano

"Kami akan memulai pekan balap di Austin dengan keunggulan 48 poin, dan setelahnya akan ada tiga balapan lagi. Jadi, mentalitas saya tetap sama seperti di Misano," ujar Quartararo dalam rilis resmi Monster Energy Yamaha pada Rabu (29/9/2021).
Pada pertengahan musim ini, pembalap berusia 22 tahun tersebut sempat menyatakan bahwa dirinya ogah memikirkan peluang juara setidaknya sampai setelah Seri San Marino. Namun, ternyata ia memilih tetap tak ambil pusing menjelang akhir musim ini.
"Tadinya, rencana saya adalah tak memikirkan gelar sampai GP San Marino, namun saya putuskan untuk tetap melakukannya. Saya rasa ini hal yang tepat bagi saya, yakni menyadari semua momen dan memperebutkan kemenangan jika bisa," ungkapnya.
Sudah Punya Mentalitas Ini Sejak Awal Musim
Menurut pengakuan Quartararo, mentalitas macam itu sudah ia terapkan bahkan sejak awal musim dimulai. "Di Misano, saya nyaris bikin ibu saya kena serangan jantung, sementara ayah saya jelas menikmati balapannya," tutur rider yang juga berdarah Italia ini.
"Saya sudah punya gagasan ini sejak awal musim, yakni 'tak peduli aku memperebutkan gelar dunia atau tidak, aku ingin memenangi balapan'. Itulah yang terjadi di Misano, dan saya ingin terus seperti ini," pungkas Quartararo, yang sejauh ini sudah meraih 9 podium dan 5 kemenangan.
COTA sendiri sudah menggelar MotoGP sejak 2013, dan menjadi daerah kekuasaan Marc Marquez. Rider Repsol Honda itu merebut kemenangan sejak 2013 pula, kecuali pada 2019, saat ia terjatuh di kala memimpin balapan dan gagal finis, hingga kemenangan direbut Alex Rins (Suzuki).
Sumber: Monster Energy Yamaha
Baca Juga:
- Masih Berduka, Maverick Vinales Pilih Absen dari MotoGP Austin
- Tanpa Target di Austin, Andrea Dovizioso Ingin Tambah Jam Terbang Bareng Yamaha
- Jelang MotoGP Austin, Valentino Rossi Kenang Podium Dua Tahun Lalu
- Kembali ke Daerah Kekuasaan, Marc Marquez Riang Sambut MotoGP Austin
- Pecco Bagnaia Garang Bareng Ducati Karena Mirip dan Pelajari Jorge Lorenzo
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Aprilia: Maverick Vinales Pilih Absen Saat Sudah Tiba di Houston
Otomotif 30 September 2021, 15:53
-
Teritori Marquez-Honda: Inilah Fakta-Fakta Unik Jelang MotoGP Austin
Otomotif 30 September 2021, 15:05
-
Alberto Surra Resmi Jadi Anggota Baru VR46 Riders Academy
Otomotif 30 September 2021, 12:51
-
Masih Emosional, Maverick Vinales Beber Alasan Pilih Absen dari MotoGP Austin
Otomotif 30 September 2021, 12:05
-
Nyaman Bareng Ducati, Pecco Bagnaia Pede Buru Kemenangan Ketiga di Austin
Otomotif 30 September 2021, 11:40
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR