
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, mengakui bahwa kemenangannya di MotoGP Doha, Minggu (4/4/2021) lalu terasa emosional. Bagaimana tidak? Ia akhirnya kembali ke puncak podium usai musim 2020 yang berat, yakni musim di mana ia memimpin klasemen begitu lama, namun gagal meraih gelar dunia.
Quartararo juga gagal naik podium di Seri Qatar sepekan sebelumnya, harus rela melihat tandemnya, Maverick Vinales, merebut kemenangan. Ia pun makin bahagia ketika mendapati dirinya naik podium bersama sesama rider Prancis, Johann Zarco (Pramac Racing), yang finis di posisi kedua usai mengalahkan Jorge Martin.
Dengan hasil Quartararo dan Zarco ini, maka untuk pertama kalinya dalam sejarah GP500/MotoGP dua rider Prancis finis di posisi 1-2. Ini juga pertama kalinya dua rider Prancis kompak naik podium sejak Pierre Monneret (Gilera) dan Jaques Collot (Norton) finis 1-3 di GP500 Reims 1954. Jadi, hasil ini tentu sangat membanggakan.
Podium Bareng Johann Zarco, Momen Terbaik dalam Karier

Kepada Autosport, Quartararo mengakui bahwa momen yang ia alami di podium adalah momen emosional. Ia bahkan nyaris menangis, namun tidak jadi karena Zarco tahu-tahu menyanyikan 'La Marseillaise' dengan sangat lantang di sebelahnya. Martin yang berdiri di posisi ketiga bahkan juga ikut tergelak melihat tingkah Zarco.
"Rasanya membanggakan kami berdua bisa naik podium bareng. Saat ia mulai menyanyikan lagu kebangsaan Prancis, saya sedang merasa emosional dan nyaris menangis. Tapi dia bikin saya tertawa dan itu momen bersama yang menyenangkan. Saya rasa ini salah satu momen terbaik dalam karier saya, berbagi podium dengan Johann," ujar El Diablo.
Lewat Crash.net, Zarco mengungkapkan komentar senada. Ia merasa bangga bisa menorehkan sejarah baru untuk Prancis bersama Quartararo. "Saya suka sejarah-sejarah dunia balap motor, dan memang benar bahwa era 1950an sudah jauh sekali. Tapi finis pertama dan kedua sungguhlah sempurna untuk sejarah kami," ungkapnya.
Torehan Fenomenal bagi Prancis
Saat naik podium, Zarco memang terlihat begitu semangat, sampai percaya diri menyanyikan lagu kebangsaan Prancis dengan lantang. Quartararo terlihat tertawa melihat ulah unik kompatriotnya itu, namun Zarco kemudian memberi kode memintanya ikut menyanyi. Rider berusia 21 tahun itu akhirnya menurut.
Zarco pun membeberkan alasan ia bersikap begini. "Fabio menang dan saya finis kedua, saya sama-sama senangnya. Itulah alasan saya benar-benar ngotot menyanyi, karena kami harus sadar, apa yang kami lakukan untuk dunia balap motor Prancis sungguhlah fenomenal. Jadi, kami harus menikmatinya," tuturnya.
"Sungguh, kami sangat bersenang-senang. Seperti yang dikatakan Fabio, mungkin ini salah satu momen terbaik dalam karier kami. Mungkin bagi saya gelar dunia Moto2 beberapa tahun lalu adalah yang terbaik, namun kali ini adalah momen yang unik," tutup Zarco, yang uniknya juga punya hobi bermusik.
Sumber: Autosport, Crashnet
Saksikan video berikut Ini:
Baca Juga:
- Video: Senggolan Kontroversial Joan Mir vs Jack Miller di MotoGP Doha, Siapa Sih yang Salah?
- Gara-Gara Kelilipan, Enea Bastianini Mau Potong Rambut Sebelum MotoGP Portimao
- Pedro Acosta Berhenti Sekolah demi Balapan di Moto3 2021, Bidik Gelar Dunia
- Para Rookie Memukau: Ketika Qatar Jadi Teritori Debutan MotoGP, Moto2, dan Moto3
- LCR Honda Bela Alex Marquez Usai Kena Nyinyir Netizen Karena Bantu Tim Beres-Beres
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Fabio Quartararo Nyaris Nangis di MotoGP Doha, 'Diselamatkan' Johann Zarco
Otomotif 8 April 2021, 08:45
-
Terpuruk di KTM, Johann Zarco Kaget Pimpin Klasemen MotoGP Bareng Ducati
Otomotif 6 April 2021, 08:55
-
Johann Zarco Senang Bikin Bangga Prancis Bareng Fabio Quartararo
Otomotif 5 April 2021, 15:27
-
Klasemen Sementara MotoGP 2021 Usai Seri Doha, Qatar
Otomotif 5 April 2021, 01:10
-
Hasil Pemanasan MotoGP Doha: Johann Zarco Kalahkan Duet Yamaha
Otomotif 4 April 2021, 20:10
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR