
Bola.net - Pembalap Pramac Racing, Johann Zarco, mengaku sama sekali tak menyangka bakal memimpin klasemen pembalap MotoGP usai sukses finis kedua baik di Seri Qatar maupun Seri Doha di Sirkuit Losail. Kepada Crash.net, Senin (5/4/2021), ia menyatakan padahal dirinya merasa masih punya ruang untuk berkembang.
Zarco, yang tinggal di Qatar sejak uji coba pramusim, kini pulang ke Eropa dengan mengantongi 40 poin. Poin ini pun ia raih usai finis di belakang Maverick Vinales dalam Seri Qatar, Minggu (28/3/20210), dan di belakang Fabio Quartararo di Seri Doha, Minggu (4/4/2021) lalu. Ia bahkan jadi rider Ducati terbaik saat ini.
"Saya tak menyangka bakal memimpin klasemen saat tiba di sini 35 hari lalu untuk uji coba dan mempelajari Ducati. Masih banyak hal yang harus saya kendalikan lebih baik, agar lebih nyaman dan punya banyak opsi dalam balapan. Jika masih bisa berkembang dan memakai potensi penuh Ducati, saya juga bisa senang-senang di trek," ujarnya.
Sempat Terkatung-katung Usai Pisah dari KTM

Situasi Zarco kini pun tentunya sangat positif, apalagi jika mengingat ia nyaris pensiun dini pada akhir 2019 usai memutuskan hengkang dari KTM setahun lebih awal akibat sulit beradaptasi dengan RC16. Zarco kala itu bahkan dilepas KTM lebih awal, ketika balapan musim itu masih menyisakan enam balapan.
Nasibnya sempat terkatung-katung, sebelum diminta LCR Honda menggantikan Takaaki Nakagami yang cedera bahu pada tiga seri terakhir. Ia sempat dijadikan kandidat rider pengganti Jorge Lorenzo di Repsol Honda pada 2020, namun batal. Saat itulah Ducati Corse datang sebagai penyelamat, meletakkannya di Esponsorama Racing.
Bersama Esponsorama, dan naik motor yang setahun lebih tua, Zarco sukses tampil cukup kompetitif, terbukti dari pole dan podiumnya di Ceko usai finis ketiga. Hasil ini pun membuat Ducati tertarik meletakkannya di Pramac Racing pada 2021 sebagai pengganti Pecco Bagnaia. Zarco pun mengaku sama sekali tak meratapi nasibnya di KTM.
Apa yang Berlalu Biarlah Berlalu
"Apa yang terjadi dua tahun lalu adalah bagian dari hidup saya. Saya ambil beberapa keputusan dan kini saya senang bisa kembali dengan para rider top. Dua balapan pertama ini sangat menyenangkan. Jadi, ini bukan waktu untuk memikirkan kebangkitan atau semacamnya. Saya hanya ingin menjalani hidup, dan saat ini adalah momen saya bersama Pramac dan Ducati," ujarnya.
"Apa yang saya putuskan dua tahun lalu, biarlah berlalu. Jadi, saya senang. Saya tak bisa bilang apakah keputusan saya kala itu tepat atau tidak. Saya hanya ambil keputusan dan kemudian menempuh jalan saya sendiri. Berkat Ducati, saya bisa ada di sini," pungkas pembalap Prancis yang juga juara dunia Moto2 2015 dan 2016 ini.
Zarco dan para pembalap lainnya akan kembali turun lintasan dalam balapan berikutnya yang digelar di Sirkuit Portimao, Portugal, pada 15-18 April mendatang.
Sumber: Crashnet
Video: Serunya Balapan MotoGP Doha 2021, Fabio Quartararo Jadi Pemenang
Baca Juga:
- Sejarah Baru Tergores, Inilah 9 Rekor yang Pecah Total di MotoGP Doha 2021
- Johann Zarco Senang Bikin Bangga Prancis Bareng Fabio Quartararo
- Video Highlights Kemenangan Fabio Quartararo di MotoGP Doha 2021
- Muak, Jack Miller Akui 3 Kali Ditabrak Joan Mir Sebelum Senggolan di Trek Lurus Doha
- Tanpa Poin di MotoGP Doha, Valentino Rossi: Sebenarnya Saya Lebih Cepat, Tapi...
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terpuruk di KTM, Johann Zarco Kaget Pimpin Klasemen MotoGP Bareng Ducati
Otomotif 6 April 2021, 08:55
-
Johann Zarco Senang Bikin Bangga Prancis Bareng Fabio Quartararo
Otomotif 5 April 2021, 15:27
-
Klasemen Sementara MotoGP 2021 Usai Seri Doha, Qatar
Otomotif 5 April 2021, 01:10
-
Hasil Pemanasan MotoGP Doha: Johann Zarco Kalahkan Duet Yamaha
Otomotif 4 April 2021, 20:10
-
Hasil FP4 MotoGP Doha: Johann Zarco Kalahkan Catatan Maverick Vinales
Otomotif 3 April 2021, 23:59
LATEST UPDATE
-
Mengapa Liam Rosenior Tak Langsung Debut Usai Resmi Tukangi Chelsea?
Liga Inggris 6 Januari 2026, 20:31
-
Manchester United Pilih Pelatih Interim Sampai Akhir Musim?
Liga Inggris 6 Januari 2026, 19:58
-
Live Streaming Sassuolo vs Juventus - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 6 Januari 2026, 19:45
-
Liam Rosenior Boyong 3 Staf dari Strasbourg ke Chelsea, Debut Resmi di Piala FA
Liga Inggris 6 Januari 2026, 19:42
-
Daftar Pemain Voli Putra Surabaya Samator di Proliga 2026
Voli 6 Januari 2026, 19:31
-
IBL Indonesia 2026 Dimulai 10 Januari 2026, Total Gelar 137 Pertandingan
Basket 6 Januari 2026, 19:15
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 6 Januari 2026, 19:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40






















KOMENTAR