
Bola.net - Para pembalap dan tim-tim peserta MotoGP 2023 baru saja selesai menjalani tes pramusim pertama di Sepang, Malaysia, pada 10-12 Februari 2022 lalu. Dalam tes tersebut, para pembalap punya tugas bejibun, karena harus mengevaluasi semua perangkat baru, terutama mesin dan perangkat aerodinamika.
Menjajal perangkat-perangkat ini sangatlah krusial, karena mesin-mesin mereka akan disegel semalam sebelum sesi latihan pertama digelar di Seri Portugal pada 24-26 Maret 2023, dan semua pabrikan harus menyetorkan dua desain fairing mereka kepada Direktur Teknis MotoGP untuk dipakai sepanjang musim.
Uniknya, kebanyakan tim memakai corak hitam dalam tes pramusim kali ini. Mereka justru jarang memakai corak khas masing-masing yang berwarna-warni seperti biasanya. Menggunakan perangkat baru yang tidak dicat memang cukup menghemat biaya, apalagi jika perangkat-perangkat itu kerap dibongkar pasang dan belum tentu dipakai di kemudian hari.
Dari 11 tim yang ada, hanya ada satu tim yang tidak memakai corak hitam sama sekali sepanjang tes pramusim, yakni Gresini Racing, yang menaungi Alex Marquez dan Fabio di Giannantonio. Pasalnya, mereka sekadar mengendarai Ducati Desmosedici GP22 dan tak memiliki begitu banyak perangkat baru.
Nah, bagaimana sih penampakan motor-motor MotoGP ketika semuanya menjadi serba hitam? Motor siapa yang paling keren? Berikut foto-fotonya.
Aprilia Racing

Aprilia Racing memang dikenal kerap menggunakan corak serba hitam pada masa pramusim. Jadi, Aleix Espargaro dan Maverick Vinales pun harus mengenakan baju balap yang juga hanya berwarna hitam dan putih ketika mengevaluasi berbagai perangkat baru dari RS-GP 2023.
CryptoDATA Aprilia RNF

Tim satelit Aprilia ini merupakan salah satu tim yang belum menggelar peluncuran dan presentasi tim di MotoGP 2023. Ini adalah salah satu alasan mengapa Miguel Oliveira dan Raul Fernandez masih memakai corak hitam pada motor-motor mereka, apalagi skuad ini masih merahasiakan sponsor barunya sampai 16 Maret 2023 nanti.
Ducati Lenovo Team

Pecco Bagnaia dan Enea Bastianini memang lebih banyak menghabiskan tes pramusim di Sepang dengan corak asli Ducati Lenovo Team yang sudah dipamerkan pada 23-24 Januari lalu. Namun, keduanya juga sesekali terlihat memakai corak hitam ketika menjajal berbagai perangkat aerodinamika terbaru dari Desmosedici GP23.
Prima Pramac Racing

Mengingat Johann Zarco dan Jorge Martin juga mengendarai Desmosedici GP23, maka mereka juga ditugaskan untuk mengevaluasi perangkat aerodinamika dari Ducati. Atas alasan itu pula kedua rider juga sesekali mengenakan corak hitam pada body motor mereka di tes pramusim Sepang.
Mooney VR46 Racing Team

Seperti Gresini Racing, para rider Mooney VR46 Racing hanya mengendarai Desmosedici GP22. Mereka pun tidak ditugaskan untuk menjajal perangkat aerodinamika terbaru. Namun, VR46 menghadirkan corak khusus untuk tes pramusim di Sepang. Corak ini didominasi warna hitam, sedikit mengurangi warna kuning dari yang biasa terlihat pada 2022.
Repsol Honda

Repsol Honda biasanya menjadi tim yang all-out memakai corak khasnya, yakni oranye-putih-merah, dalam tes pramusim. Namun, kali ini mereka lebih banyak menggunakan corak hitam. Pasalnya, Marc Marquez dan Joan Mir bertugas menjajal begitu banyak perangkat baru, dari fairing, swingarm, sampai mesin, mengingat Honda puasa kemenangan pada 2023.
LCR Honda

Seperti Repsol Honda, LCR Honda mendapati kedua ridernya, Alex Rins dan Takaaki Nakagami, menaiki RC213V versi 2023. Alhasil, mereka juga dilibatkan dalam pengembangan motor, dan memiliki tugas yang cukup mirip dengan Marquez dan Mir. Atas alasan inilah mereka juga memakai corak hitam sepanjang tes di Sepang. Apalagi, mereka juga belum melakukan presentasi tim.
Red Bull KTM Factory Racing

Brad Binder dan Jack Miller punya tugas menumpuk dalam tes pramusim di Sepang. Berbagai perangkat baru dipasang dan dicopot kembali tiap kali mereka hendak turun lintasan. Mereka pun lebih banyak menggunakan corak hitam alih-alih corak Red Bull yang sudah dipamerkan dalam peluncuran skuad mereka beberapa pekan lalu.
Tech 3 GASGAS Factory Racing

Meski merupakan skuad GASGAS, Tech 3 Racing akan mengendarai motor RC16 seperti milik duet Red Bull KTM. Pol Espargaro pun bertugas untuk membantu Binder dan Miller mengevaluasi seluruh perangkat baru, sementara Augusto Fernandez melanjutkan proses adaptasinya sebagai rookie. Corak hitam pun dipakai karena mereka baru akan melakukan presentasi tim pada 4 Maret 2023.
Monster Energy Yamaha

Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli memang tak menggunakan corak hitam polos dalam tes di Sepang meski juga punya banyak perangkat yang harus dicoba. Namun, seperti biasa, corak Monster Energy Yamaha cukup gelap karena didominasi warna hitam khas Monster Energy yang merupakan sponsor utama mereka.
Baca juga:
- Aprilia RNF Sinyalir Raul Fernandez Bisa Ulang Gebrakan Fabio Quartararo
- Iker Lecuona Nantikan Balapan Pertama di WorldSBK Mandalika, Ogah Cedera Lagi
- Xavi Vierge Tak Sabar Balapan di WorldSBK Mandalika: Saya Cinta Indonesia!
- Foto: Honda Luncurkan Skuad WorldSBK 2023, Lecuona-Vierge Kini Lebih Berpengalaman
- 7 Rider MotoGP Ganti Pabrikan, Mayoritas Langsung Optimistis Hadapi Musim 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Honda Masih Jeblok, Alex Marquez: Senangnya Bisa Lebih Cepat dari Mereka!
Otomotif 15 Februari 2023, 16:25
-
Ducati Sempat Bermasalah, Kini Enea Bastianini Tak Lagi Cemaskan Sprint Race
Otomotif 15 Februari 2023, 15:44
-
Makin Natural Kendarai Aprilia, Akankah Maverick Vinales Acak-Acak Rencana Ducati?
Otomotif 15 Februari 2023, 13:48
-
Foto: Motor-Motor MotoGP Mendadak Jadi Serba Hitam, Tim Mana yang Paling Keren?
Otomotif 15 Februari 2023, 12:01
-
Aprilia RNF Sinyalir Raul Fernandez Bisa Ulang Gebrakan Fabio Quartararo
Otomotif 15 Februari 2023, 10:05
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR