Bola.net - Pebalap Pramac Racing, Francesco Bagnaia, mengaku dirinya sempat terdistraksi oleh gemilangnya performa rider Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, di MotoGP musim lalu. Kepada GPOne, 'Pecco' menyebut bahwa mereka seolah sedang bertukar 'peran'.
Saat masih di kelas yang lebih ringan, Bagnaia selalu tampil baik, bahkan menjuarai Moto2 2018. Di lain sisi, Quartararo, meski sempat dijuluki 'The Next Marc Marquez' karena dominan di CEV Moto3, justru hanya meraih 4 podium dan 1 kemenangan di Moto3 dan Moto2.
Uniknya, saat keduanya turun di MotoGP 2019, hasil mereka seolah 'bertukar'. Bagnaia duduk di peringkat 15 dan paceklik podium, sementara Quartararo di peringkat 5, meraih 7 podium dan 6 pole, serta sempat menantang Marc Marquez dalam memperebutkan kemenangan.
Seolah Bertukar Peran
"Wajar orang lupa apa yang Anda lakukan sebelumnya. Fabio menjalani musim yang menakjubkan, menemukan motor yang membuatnya langsung nyaman. Kami seolah tukar peran: di uji coba, hasil Fabio seperti hasil saya dalam balapan. Bakal lebih baik jika saya melakukan apa yang ia lakukan," ujar Bagnaia.
Bagnaia pun mengaku sempat iri dirinya tak bisa langsung kompetitif seperti Quartararo, namun secara perlahan mampu mengenyahkan pikiran-pikiran tersebut dan lebih fokus pada diri sendiri, dan tak memedulikan kritik dari pihak luar.
"Ketika Anda turun di kelas baru dan melihat rider yang sebelumnya ada di belakang Anda kini justru ada di depan, tentu Anda akan coba memberi penjelasan. MotoGP adalah kategori tertinggi dan ada banyak faktor yang memengaruhi hasil," ungkapnya.
Harus Paham Lebih Jauh
"Pada awalnya, saya 'menderita' melihat Fabio, tapi setelahnya saya hanya memikirkan cara untuk tampil sebaik mungkin dengan yang saya punya. Tapi mungkin 'maksimal' versi saya tidaklah cukup. Jadi kami harus memahami apa yang kami butuhkan untuk tampil lebih baik," pungkasnya.
Sepanjang 2019, Bagnaia mengendarai Ducati Desmosedici GP18 yang dipakai Jorge Lorenzo pada 2018. Meski begitu, tahun ini akan mendapatkan GP20 spek pabrikan, seperti milik Andrea Dovizioso, Danilo Petrucci (Ducati Team), dan tandemnya sendiri, Jack Miller.
Bagnaia masih dalam pemulihan retak tulang pergelangan tangan kiri akibat kecelakaan hebat di Valencia, November lalu. Akibat absen dari uji coba pascamusim di Valencia dan Jerez, ia akan menjajal GP20 untuk pertama kali di uji coba pramusim Sepang, Malaysia, 7-9 Februari.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Francesco Bagnaia: Tak Bela Tim Pabrikan Ducati, Tak Masalah
Otomotif 18 Januari 2020, 13:18
-
Francesco Bagnaia Akui Sempat Terdistraksi Fabio Quartararo
Otomotif 18 Januari 2020, 13:00
-
Jack Miller Lelang Helm MotoGP demi Bantu Korban Kebakaran Australia
Otomotif 9 Januari 2020, 09:25
-
Jack Miller: MotoGP 2019 Lebih Baik dari Moto3 2014
Otomotif 3 Januari 2020, 13:50
-
Jack Miller Bidik Tim Pabrikan Ducati, Tak Terancam Rider Muda
Otomotif 26 Desember 2019, 10:35
LATEST UPDATE
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR