Bola.net - - Pembalap Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales mengaku bingung dan tak memahami faktor apa yang membuatnya terjatuh pada lap kedua MotoGP Austin di Circuit of The Americas, Texas, Amerika Serikat akhir pekan lalu, di mana ia harus gagal finis usai meraih kemenangan di dua seri pertama.
Pembalap berusia 22 tahun ini pun curiga ban depan medium yang ia pilih merupakan penyebab kecelakaannya. Vinales menyatakan data yang terkumpul membuktikan bahwa ia tak melakukan kesalahan, namun mengaku ban depannya memang terasa berbeda ketimbang sesi pemanasan pada pagi harinya.
"Saya tak tahu penyebabnya. Kami telah memeriksa semuanya, dan semua sama. Kecepatannya sama, bahkan sedikit lambat dari sesi pemanasan. Isi tangki juga sama, jadi insiden ini aneh. Saya tak tahu harus berkata apa. Saya tahu ban saya tak sebaik sesi pemanasan, karena saya merasakan peringatan pada sisi kiri ban pada awal lap kedua," ujarnya kepada Crash.net.
Maverick Vinales (c) Yamaha
Berkat hasil buruk ini, Vinales harus rela melihat puncak klasemen pembalap diambil alih oleh tandemnya sendiri, Valentino Rossi dengan 56 poin. Ia berada di peringkat kedua dengan 50 poin, dan bertekad kembali merebutnya di Sirkuit Jerez, Spanyol pada 5-7 Mei mendatang.
"Kita lihat saja apa yang akan terjadi di Jerez. Saya senang karena pekan balap di Austin begitu sulit namun kami bisa tampil kuat di kualifikasi dan pemanasan. Tentu saya kecewa atas hasil balap saya, namun kami bekerja dengan sangat baik. Kami tahu kami bisa meraih kemenangan, jadi kami harus tetap bekerja keras dan harus jauh lebih fokus," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Finis, Vinales Curiga Ban Depan Jadi Penyebab
Otomotif 25 April 2017, 13:00
-
Marquez Tercepat di Sesi Pemanasan MotoGP Austin
Otomotif 23 April 2017, 22:20
-
Asapi Vinales, Marquez Rebut 5 Pole Beruntun di MotoGP Austin
Otomotif 23 April 2017, 09:40
-
8 Rider Jatuh, Vinales Pimpin Latihan Ketiga MotoGP Austin
Otomotif 22 April 2017, 23:25
-
Vinales-Marquez Tercepat, Zarco Memukau di Sesi Latihan Austin
Otomotif 22 April 2017, 09:05
LATEST UPDATE
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR