
Bola.net - - Pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi mengaku punya perasaan campur aduk dalam menjalani pekan balap di Sepang, Malaysia. Sepanjang pekan balap, ia tampil cukup kompetitif. Sempat memimpin selama 15 lap, Rossi pun terjatuh pada Lap 16 tepat di Tikungan 1, di mana klub penggemarnya menonton.
Akibat kecelakaan ini, The Doctor harus finis di posisi 18 dan merelakan kemenangan jatuh ke tangan Marc Marquez. Di lain sisi, ia mengaku kepada Crash.net bahwa ia sangat senang bisa kembali tampil kompetitif, usai kesulitan menapakkan kaki di tangga podium sejak rehat musim panas.
"Rasanya campur aduk. Di satu sisi, saya sangat senang karena ini balapan terbaik musim ini bagi saya, apalagi kondisinya sulit, begitu pula lintasannya. Ini sangat penting. Di lain sisi, ini sangat disayangkan. Saya sangat kecewa atas kesalahan itu. Menjalani balapan dengan baik namun pulang tanpa poin membuat saya frustrasi," ujarnya.
Menjauh dari Dovi, Didekati Vinales
Down but not out 💪 @ValeYellow46 explains the moment he crashed out of the lead at the #MalaysianGP 😣🇲🇾 #MotoGP 🎥 pic.twitter.com/BdP2XHsrLE
— MotoGP™🏁🇲🇾 (@MotoGP) November 5, 2018
Andai memenangi balapan kali ini, Rossi sejatinya berpeluang merebut peringkat runner up dari Andrea Dovizioso. Sayang, hal ini gagal terwujud. Rossi tetap berada di peringkat ketiga pada klasemen pebalap dengan 195 poin, tertinggal 25 poin dari Dovizioso, dan justru kini hanya unggul dua poin dari tandemnya sendiri, Maverick Vinales di peringkat keempat.
"Padahal, hasil ini bakal sangat penting untuk klasemen. Kini Dovi telah menjauh dan kami harus bertarung dengan Maverick untuk peringkat ketiga. Tapi saya rasa Valencia bakal penting karena lintasannya salah satu yang paling sulit. Jika kami bisa kuat di sana, maka bakal positif," ungkapnya.
Kecewa Ikut Jejak Marini

Kegagalan Rossi ini pun semakin terasa pedih jika melihat prestasi sang adik, Luca Marini di sesi balap Moto2. Rider 21 tahun yang membela Sky Racing VR46 ini sukses merebut kemenangan perdana di arena Grand Prix. Hasil serupa ingin diraih Rossi di kelas MotoGP, namun kecelakaan membuyarkan segalanya.
"Kami harus katakan bahwa ini adalah kesalahan pertama saya musim ini, karena saya selalu meraih hasil baik kecuali Argentina. Mungkin ini momen paling buruk. Saya sangat kecewa atas kecelakaan ini. Saya menjalani mimpi selama 15 lap, apalagi adik saya menang, harusnya ini bisa jadi hari yang hebat. Tapi beginilah adanya," tutup Rossi.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Honda: Rossi Tetap Harus Diberi Ucapan Selamat
Otomotif 6 November 2018, 15:55
-
Valentino Rossi Menangis Lihat Bagnaia-Marini Gemilang di Sepang
Otomotif 6 November 2018, 12:10
-
Sama-Sama Ngotot, Marquez 'Rileks' Usai Rossi Jatuh
Otomotif 6 November 2018, 11:10
-
Gagal Ikuti Jejak Sang Adik di Sepang, Rossi Merasa Campur Aduk
Otomotif 6 November 2018, 10:10
-
Vinales Menang, Yamaha Menolak Lupakan Masalah
Otomotif 30 Oktober 2018, 13:45
LATEST UPDATE
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
-
Membandingkan Gaji Pemain West Ham dengan Gaji Pemain Championship
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:03
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR