
Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, kecewa berat gagal naik podium dan mengulang kemenangan di MotoGP Ceko yang digelar di Automotodrom Brno, Minggu (9/8/2020). Namun, mengingat situasi di trek memang sangat sulit, ia bersyukur bisa sekadar finis di posisi ketujuh.
Start dari posisi kedua, Quartararo melorot ke posisi ketiga usai tersalip Franco Morbidelli dan Aleix Espargaro. Ia sempat kembali menyalip Espargaro, namun ditempel ketat oleh Brad Binder. Sekalinya disalip Binder pada Lap 9, Quartararo pun terus terjun bebas.
Ia tersalip oleh Pol Espargaro (yang kemudian jatuh dan gagal finis), begitu juga tersalip Johann Zarco, Alex Rins, Valentino Rossi, dan bahkan Miguel Oliveira. Dalam balapan ini, Quartararo memakai ban belakang medium, yang ternyata juga sulit dikendalikan.
Balapan Terberat di MotoGP
"Balapan ini sangat berat. Usai dua kali menang beruntun dengan keunggulan lima detik, tentu Anda ingin tetap di papan atas, kembali memperebutkan kemenangan. Akhir pekan ini saya tak punya ritme balap yang sama seperti di Jerez, walau sempat mengalami kemajuan di FP4 hingga bikin saya percaya bisa meraih podium," ujarnya via Crash.net.
"Tapi sejak tikungan ketiga, ban belakang saya selip, saya tahu potensi ban ini sangat buruk dan sulit dikendalikan. Sangat sulit juga untuk tetap tenang karena saat Alex, Vale, dan Miguel menyalip, saya tak bisa apa-apa dan tak bisa melawan. Ini balapan tersulit dalam karier saya di MotoGP," lanjut rider berusia 21 tahun ini.
Sulit Diterima, Tapi Disyukuri Saja
Meski menyebut balapan ini yang terberat sejak awal 2019, Quartararo memilih bersikap tenang dan meyakini hasil dan performa buruk ini memang ada kalanya bisa terjadi. Kini ia bertekad melakukan analisa penyebab buruknya performa di Brno, demi siap menjalani balapan berikutnya.
"Memang ada kalanya Anda tak bisa tampil baik, tapi Anda harus tahu alasannya. Kami harus melakukan analisa. Kami mengalami kemajuan di FP4, tapi malah mundur di balapan. Jadi, sulit menerima hasil macam ini. Tapi saya berkendara di limit pada Lap 1 sampai 21, dan saya rasa baik dapat 9 poin dalam situasi ini. Tahun lalu saya tahu saya bisa kecelakaan jika ngotot," pungkasnya.
Menjelang pekan balap MotoGP Austria di Sirkuit Red Bull Ring pada 14-16 Agustus mendatang, Quartararo tetap berada di puncak klasemen pembalap dengan koleksi 59 poin, unggul 17 poin atas Maverick Vinales di peringkat kedua.
Video: Momen Brad Binder Menangi MotoGP Ceko
Baca Juga:
- Tanpa Podium, Valentino Rossi Akui Lebih Kompetitif di Brno Ketimbang Jerez
- Johann Zarco Lega Naik Podium di MotoGP Ceko Meski Sempat Dipenalti
- Menangi MotoGP Ceko, Brad Binder: 10 Lap Terakhir Tergila dalam Hidup Saya
- Franco Morbidelli: Saya Naik Podium Berkat Jasa Valentino Rossi
- 7 Potret Cantik Courtney Renniers, Pacar Brad Binder Pemenang MotoGP Ceko
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Maverick Vinales Bingung Raih Hasil Terburuk Bareng Yamaha di MotoGP Ceko
Otomotif 10 Agustus 2020, 14:12
-
Gagal Menang, Fabio Quartararo Bersyukur Dapat 9 Poin di MotoGP Ceko
Otomotif 10 Agustus 2020, 12:45
-
Tanpa Podium, Valentino Rossi Akui Lebih Kompetitif di Brno Ketimbang Jerez
Otomotif 10 Agustus 2020, 11:40
-
Franco Morbidelli: Saya Naik Podium Berkat Jasa Valentino Rossi
Otomotif 10 Agustus 2020, 09:05
-
Klasemen Sementara MotoGP 2020 Usai Seri Brno, Ceko
Otomotif 9 Agustus 2020, 20:05
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Takjub dengan Momen Arsenal Angkat Trofi Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 13:14
-
Menanti Dinasti Arsenal di Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 12:40
-
Melihat di Balik Proses Perginya Pep Guardiola dari Manchester City
Liga Inggris 25 Mei 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR