
Bola.net - Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, mengaku tetap berpuas diri finis di posisi 7 dalam balapan MotoGP Ceko di Sirkuit Brno pada Minggu (4/8/2019), meski gagal menapakkan kaki di podium. Hal ini ia sampaikan kepada Speedweek.
Usai mencatat waktu terbaik di sesi latihan kedua (FP2) pada Jumat (2/8/2019), El Diablo tak bisa berbuat banyak dalam sesi kualifikasi (3/4/2019) yang diguyur hujan, hingga hanya mampu menduduki posisi tercepat ke-10.
Start dari belakang membuat balapan jadi sulit, terutama pada saat start. Beruntung, dengan ban depan medium dan belakang lunak, Quartararo bisa mempertahankan posisi pada lap pertama, meski sempat cemas soal tikungan pertama yang masih basah.
Akui Harus Hati-Hati
"Ini pekan balap yang berat, karena kami tak tampil baik di kondisi kering. Memilih ban yang tepat sangatlah rumit. Saya menjalani start dengan baik, tapi harus melaju di bagian trek yang masih basah dengan ban kering," ungkap rider Prancis ini.
Dalam empat lap, Quartararo naik ke posisi 8 usai menyalip Takaaki Nakagami dan Danilo Petrucci. Pada Lap 10, akhirnya ia naik ke posisi 7 usai mengasapi Pol Espargaro, namun rider 20 tahun ini tak bisa memberi perlawanan sengit pada Valentino Rossi di posisi 6.
"Garis balap yang ideal di tikungan pertama sangatlah sempit, jadi saya harus berkendara dengan hati-hati. Pada akhirnya, saya harus puas dengan finis ketujuh. Itulah target saya, dan saya tetap jadi debutan terbaik dalam balapan ini," ujarnya.
Andai Start Lebih Baik
Quartararo pun yakin dirinya bisa tampil lebih kompetitif andai cuaca Brno benar-benar kering sepanjang pekan balap. Selain bisa mencatat waktu yang lebih baik di kualifikasi, ia juga bisa mengendalikan usia ban lebih baik pula dalam balapan.
"Jika start lebih depan dengan kondisi yang benar-benar kering, mungkin bakal jadi keuntungan. Jadi harusnya saya start dari posisi 7, 4 atau 1. Start dari belakang membuat saya harus melakukan segalanya demi menyalip, jadi saya tak bisa menghemat ban," tutupnya.
Akibat hasil ini, Quartararo melorot ke peringkat 9 pada klasemen pebalap MotoGP dengan 76 poin, tertinggal 10 poin dari Jack Miller (Pramac Racing) di peringkat 7, dan dua poin dari Cal Crutchlow (LCR Honda) di peringkat 8.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Vinales: Hasil Brno Bukti Yamaha Hanya Beruntung di Assen
Otomotif 5 Agustus 2019, 16:00
-
Gagal Podium, Fabio Quartararo Tetap Puas Finis Ketujuh
Otomotif 5 Agustus 2019, 14:40
-
Tertabrak Johann Zarco, Franco Morbidelli Lempar Kritik Tajam
Otomotif 5 Agustus 2019, 13:45
-
Valentino Rossi Keluhkan M1 yang Sensitif pada Kondisi Trek
Otomotif 5 Agustus 2019, 12:30
-
Valentino Rossi Beber Alasan Minta Balapan MotoGP Ceko Ditunda
Otomotif 5 Agustus 2019, 12:00
LATEST UPDATE
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 10 Januari 2026
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 07:00
-
Prediksi Tottenham vs Aston Villa 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 07:00
-
Prediksi Everton vs Sunderland 10 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 06:25
-
Hasil Piala Afrika Tadi Malam: Mazraoui Pulangkan Bryan Mbeumo ke MU
Bola Dunia Lainnya 10 Januari 2026, 06:00
-
Bukan Pelatih, Lionel Messi Ungkap Rencana Pensiun, Apa Itu?
Bola Dunia Lainnya 10 Januari 2026, 06:00
-
Prediksi Como vs Bologna 10 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 05:00
-
6 Rekor Mustahil yang Bisa Dihancurkan Cristiano Ronaldo Tahun 2026
Asia 10 Januari 2026, 04:30
-
Prediksi Charlton vs Chelsea 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Roma vs Sassuolo 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 00:00
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
























KOMENTAR