
Bola.net - MotoGP Legend sekaligus 15 kali juara dunia, Giacomo Agostini, mengaku sama sekali tak habis pikir mengapa Marc Marquez meninggalkan Repsol Honda di MotoGP 2024. Pasalnya, ia meyakini bahwa Honda pasti akan bangkit karena masih memiliki departemen balap yang fantastis.
Marquez memilih meninggalkan Honda saat kontraknya masih tersisa satu musim. Ia pun dikabarkan akan hengkang ke Ducati melalui Gresini Racing. Di skuad asal Italia itu, sang delapan kali juara dunia uniknya takkan mendapatkan motor baru, melainkan motor lama, alias Desmosedici GP23.
Agostini memperingatkan Marquez bahwa Honda adalah pabrikan motor raksasa yang memiliki sumber daya mumpuni. Apalagi kini divisi balap motor dan mobil sudah dilebur di bawah Honda Racing Corporation (HRC), sehingga divisi MotoGP bisa mendapatkan banyak 'ilmu' dari divisi Formula 1.
Peringatkan Marc Marquez Bahwa Honda Tangguh di F1

"Marc adalah satu-satunya rider di dunia yang memutuskan meninggalkan Honda. Saya pikir ia bakal bertahan, dengan jaminan bernaung di pabrikan terbesar di dunia balap motor, yang mesinnya masih menang di Formula 1," ujar Agostini kepada GPOne pada rabu (4/10/2023).
Pria asal Italia ini juga geleng-geleng melihat Marquez rela-rela saja melepaskan kontrak Honda yang kabarnya bernilai €13 juta (Rp213,2 miliar) per musim. Marquez memang dikabarkan takkan mendapatkan gaji jika benar-benar membela Gresini tahun depan.
"Ada juga pertanyaan soal gajinya: siapa yang akan membayarnya? Sebagai hasilnya, ia melepaskan 12,5 juta euro, atau bahkan lebih. Ada sesuatu yang terjadi di luar dugaan kita, sesuatu yang tak bisa saya pahami!" ungkap eks pembalap GP500 berjuluk 'Ago' ini.
Anggap Lebih Logis Pindah ke KTM

Menurut Agostini, Marquez seharusnya memilih pindah ke KTM saja, meski itu berarti KTM harus mengorbankan dua rider karena mereka juga ingin menggaet Pedro Acosta. Namun, rencana ini mustahil dilakukan musim depan, setelah Dorna Sports melarang KTM membentuk tim ketiga.
"Menurut saya, pindah KTM tampak lebih logis. KTM bakal harus melepas dua pembalap [untuk melakukannya], tapi itu takkan jadi masalah. Bayar saja mereka. Jujur saja, saya tak bisa melihat Marc di Gresini, tanpa motor pabrikan, dan tanpa uang sepeser pun!" tutup Agostini.
Marquez dikabarkan akan pindah ke Gresini tanpa memboyong satu pun anggota timnya dari Repsol Honda, tak terkecuali sang crew chief, Santi Hernandez. Ia dikabarkan bekerja dengan Frankie Carchedi, crew chief yang membantu Joan Mir menjuarai MotoGP 2020 bareng Suzuki.
Sumber: GPOne
Baca juga:
- Tinggalkan Honda, Marc Marquez Banjir Dukungan dari Para Rival: Kau Legenda!
- Jorge Lorenzo: Marc Marquez Bisa Juarai MotoGP 2024 Bareng Ducati Jika Adaptasinya Mulus
- Pesan Alex Marquez untuk Marc Marquez yang Tinggalkan Repsol Honda: Kau Pemberani!
- Marc Marquez Menangis Kirim Pesan Pamit ke Kru Repsol Honda: Ini Bukan Keputusan dari Hati
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tinggalkan Honda, Marc Marquez Banjir Dukungan dari Para Rival: Kau Legenda!
Otomotif 5 Oktober 2023, 15:13
-
Pesan Alex Marquez untuk Marc Marquez yang Tinggalkan Repsol Honda: Kau Pemberani!
Otomotif 5 Oktober 2023, 11:40
LATEST UPDATE
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR