
Bola.net - Usai resmi diumumkan akan meninggalkan Repsol Honda di MotoGP akhir musim ini pada Rabu (4/10/2023), Marc Marquez membeberkan pesan yang ia kirimkan kepada awak krunya untuk mengucapkan kata perpisahan. Ia mengunggahnya lewat X dan Instagram, berikut swafoto dirinya menangis.
Menurut Marquez, pesan tersebut ia kirimkan kepada salah satu krunya yang selama ini membantunya. Namun, ia tak menyebutkan nama kru tersebut. Meski begitu, banyak pihak berasumsi bahwa kru tersebut adalah sang crew chief, Santi Hernandez, yang sudah mendampinginya sejak di Moto2 2011.
Motorsport.com juga melansir Marquez diduga akan pindah ke Gresini Racing sendirian, tanpa memboyong satu pun anggota tim dari Honda. Ia dikabarkan akan bekerja dengan Frankie Carchedi, crew chief Fabio di Giannantonio saat ini, yang menjuarai MotoGP 2020 bersama Joan Mir dan Suzuki.
Keputusan Terberat dalam Hidup

Dalam pesan yang diduga sudah dikirim terlebih dahulu secara pribadi tersebut, Marquez menyatakan bahwa keputusan hengkang dari Honda adalah keputusan terberat dalam hidupnya. Pasalnya, mereka sudah berkolaborasi selama 11 tahun dan meraih enam gelar dunia bersama-sama.
Uniknya, sang delapan kali juara dunia juga menyatakan bahwa keputusan hengkang ini tak diambil berdasarkan suara hati, melainkan karena keinginan untuk kembali bertarung di depan dan mendapatkan kesempatan untuk menjadi juara dunia lagi di kelas para raja.
Berikut transkrip pesan Marc Marquez kepada salah satu awak kru Repsol Honda yang tak disebutkan namanya, seperti yang dikutip dari X.
Pesan Marc Marquez untuk Kru Repsol Honda

"Aku ingin berbagi dengan kalian mengenai pesan yang kukirimkan kepada salah satu anggota tim:
"Aku tak tahu bagaimana harus memulainya, aku tak tahu apakah aku melakukan hal yang benar atau salah, aku tak tahu apa yang akan terjadi pada masa depan, aku tak tahu apakah semua ini akan berjalan baik. Namun, yang kutahu adalah segala hal yang kita raih bersama.
"Ini keputusan terberat dalam hidupku, dituntun oleh kepala dan keberanian, BUKAN hati. Di hatiku, timku selalu kalian, timku SELAMANYA, yang telah mendukungku dan akan mendukungku. Namun, ada satu hal yang pasti bagiku, aku ingin kembali mencoba menjadi rider terbaik di dunia, dan atas alasan itulah aku harus bersenang-senang di atas motor.
"Aku memakai teori seperti yang dipakai pendaki gunung dari buku yang kauberikan padaku untuk dibaca. Jika aku bisa memanjat Everest dalam tiga hari, mengapa aku harus memanjatnya dalam lima hari? Secara logis, jauh lebih berisiko memanjat dalam tiga hari, kau bakal terlalu menguras diri dan kau mungkin takkan bisa ke puncak. Namun, jika aku tak mencoba, aku takkan pernah tahu.
"Kau selalu bilang padaku dan aku menerapkannya: ikuti insting, karakter, dan keberanianmu. Dengan begitu, takkan ada yang bisa mengalahkanmu.
"Pada akhirnya, hatiku terenyuh mengatakan ini, dan seperti yang kautahu, hubungan kita sangatlah istimewa, jadi kuharap jalan kita bertemu kembali. Kita akan nikmati enam seri tersisa musim ini."
❤️ #MM93 pic.twitter.com/8hvGEjsfA5
— Marc Márquez (@marcmarquez93) October 4, 2023
Sumber: X/MarcMarquez93
Baca juga:
- Marc Marquez dan Jonathan Rea: 6 Kali Juara Dunia yang Pilih Putus Kontrak Tim Karena Tak Kompetitif
- Diizinkan Pergi, Marc Marquez: Terima Kasih atas Perjalanan Hebat Ini, Honda!
- 17 Rekor Mencengangkan Marc Marquez Bareng Repsol Honda di MotoGP, Bakal Sulit Diulang!
- Resmi Pisah, Inilah Deretan Prestasi Marc Marquez Bareng Repsol Honda di MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tinggalkan Honda, Marc Marquez Banjir Dukungan dari Para Rival: Kau Legenda!
Otomotif 5 Oktober 2023, 15:13
-
Pesan Alex Marquez untuk Marc Marquez yang Tinggalkan Repsol Honda: Kau Pemberani!
Otomotif 5 Oktober 2023, 11:40
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR