
Bola.net - General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, meyakini bahwa tim balap Valentno Rossi, Mooney VR46 Racing Team, tak punya alasan kuat untuk pindah ke Yamaha di MotoGP dalam waktu dekat. Ia yakin bahwa paket motor yang ditawarkan Ducati masih lebih superior.
Rossi memang membentuk tim balap di MotoGP sejak 2022 lalu, dan skuad itu uniknya menjadi tim satelit Ducati walau ia sendiri merupakan legenda, ikon, dan duta global Yamaha. Kontrak kolaborasi antara VR46 dan Ducati pun akan habis pada akhir 2024 mendatang.
Sejak awal musim, terdapat spekulasi bahwa VR46 akan meninggalkan Ducati pada 2025. Pasalnya, Yamaha tak memiliki tim satelit, dan sangat ingin berkolaborasi dengan skuad Rossi. Namun, Dall'igna sangsi hal ini bakal terjadi selama Yamaha tak memperlihatkan perbaikan pada YZR-M1.
Yakin VR46 Puas atas Performa Ducati

Seperti yang diketahui, M1 kini sedang terpuruk meski di tangan juara 2021, Fabio Quartararo, dan runner up 2020, Franco Morbidelli. "Saya rasa tim Valentino cukup senang dengan kami. Saat ini, saya tak lihat alasan mereka harus ganti [pabrikan]," ujar Dall'Igna via Speedweek, Jumat (15/9/2023).
Pria asal Italia yang juga mantan Direktur Teknis Aprilia Racing ini juga semakin yakin Rossi takkan memindahkan timnya ke Yamaha usai melihat Marco Bezzecchi dan Luca Marini konsisten bertarung di papan atas bersama Desmosedici setiap akhir pekan.
"Tentu saja ada koneksi penting antara Rossi dan Yamaha. Yamaha jelas ingin menggaet tim Valentino. Namun, hubungan kami dengan tim VR46 juga sangat baik. Pembalap dan tim mereka sangat puas atas kerja sama kami," ungkap Dall'Igna.
Valentino Rossi Juga Tak Berniat Pindahkan Tim ke Yamaha

Hal serupa juga sudah disampaikan Rossi pada pertengahan Agustus lalu. Lewat majalah Prancis, MAG, menegaskan skuadnya tersebut takkan berpikir untuk meninggalkan Ducati dalam waktu dekat. Apalagi jika melihat Yamaha yang saat ini sangat sulit tampil kompetitif.
"Kami punya dua pembalap yang baik, dan mengingat motor-motor Ducati sangat kompetitif, hasil kami pun baik pula. Atas alasan itu, kami tidak sedang mempertimbangkan ganti motor. Kami menginginkan motor-motor yang kompetitif dan saat ini Yamaha bukan motor yang kompetitif," ungkapnya.
Musim depan, Rossi bahkan mendapati semua anak didiknya di VR46 Riders Academy membela Ducati. Selain Bezzecchi dan Marini di VR46 serta Pecco Bagnaia di Ducati Lenovo Team, Franco Morbidelli juga dipastikan akan membela Prima Pramac Racing sebagai pengganti Johann Zarco.
Sumber: Speedweek, MAG
Baca juga:
- Daftar Pembalap Moto2 2024: Ai Ogura ke MT Helmets - MSI, Siapa Penggantinya di Honda Asia?
- Pecco Bagnaia: Marc Marquez yang Sekarang Mirip Valentino Rossi pada 2006
- Masa Depan Sudah Beres, Franco Morbidelli Tanpa Beban Hadapi Masa-Masa di Yamaha
- Daftar Pembalap Formula 1 2024: Oscar Piastri Resmi Bela McLaren sampai 2026
- Daftar Pembalap WorldSBK 2024: BMW Pindahkan Scott Redding ke Tim Satelit
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gigi Dall'Igna Sebut Skuad Valentino Rossi Tak Punya Alasan Kuat Pindah ke Yamaha
Otomotif 21 September 2023, 15:18
-
Pecco Bagnaia: Marc Marquez yang Sekarang Mirip Valentino Rossi pada 2006
Otomotif 21 September 2023, 14:07
-
Semua Murid Valentino Rossi Bela Ducati di MotoGP 2024, Apa Kabar Yamaha?
Otomotif 19 September 2023, 11:44
-
Sayang Kakak: Luca Marini Resmi Tetap Bela Mooney VR46 Racing Team di MotoGP 2024
Otomotif 7 September 2023, 19:11
-
Alasan Marco Bezzecchi Bertahan di Mooney VR46: Alami, Bangga Bela Skuad Valentino Rossi
Otomotif 31 Agustus 2023, 10:38
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR