
Bola.net - General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, menyatakan bahwa alam semesta memang ingin pihaknya kehilangan satu tim satelitnya dalam waktu dekat. Hal ini pun benar-benar akan terjadi di MotoGP 2025, ketika mereka akan kehilangan Prima Pramac Racing yang bakal pindah ke Yamaha.
Pramac bergabung ke MotoGP pada 2002 bersama Yamaha, dan pindah ke Ducati pada 2004. Musim depan, mereka pun kembali ke Yamaha. Banyak pihak kaget atas keputusan sang Team Principal, Paolo Campinoti, ini. Pasalnya, sejak 2017, Pramac dipercaya sebagai tim satelit utama Ducati dan mendapatkan alokasi motor spek pabrikan terbaru.
Lewat Sky Sport Italia di Assen, Belanda, Minggu (30/4/2024), Dall'Igna pun berterima kasih kepada Campinoti dan Pramac atas kerja samanya selama ini. Ia juga menegaskan bahwa Pramac merupakan bagian penting dari kebangkitan Ducati di MotoGP, yang puncaknya terjadi lewat gelar dunia 2022 dan 2023.
Kerap Diminta Kurangi Motor Gara-Gara 'Ducati Cup'

"Saya ingin berterima kasih kepada Pramac dan Paolo atas tahun-tahun yang kami jalani bersama, dan atas hal-hal indah yang sudah kami lakukan. Ducati juga berkembang berkat kontribusi mereka, berkat fakta bahwa bersama mereka, kami mengembangkan motor dan talenta yang mengendarainya," ujar Dall'Igna.
Dall'Igna pun sangat menyadari adanya tuntutan publik agar Ducati segera mengurangi armadanya, mengingat mereka memiliki delapan tim sejak 2022. Fenomena banyaknya rider dan tim Ducati ini bahkan membuat MotoGP dijuluki 'Ducati Cup' oleh banyak pihak, apalagi para rider dan motor Ducati sangat kompetitif.
"Mereka jelas melakukan pekerjaan penting dan kami prihatin dari sudut pandang profesional dan manusiawi bahwa kami akan kehilangan realita yang indah dan penting ini. Sayangnya, seluruh dunia ingin kami kehilangan tim tahun depan, dan inilah yang terjadi," ungkap mantan Direktur Teknis Aprilia Racing itu.
Jago Urus 8 Rider, Atur 6 Rider Pasti Lebih Mudah

Di lain sisi, Dall'Igna yakin pengurangan rider dan motor dari delapan menjadi enam takkan memberikan dampak negatif yang signifikan bagi Ducati. Menurutnya, Ducati sangat berpengalaman bertindak adil dalam menyediakan dukungan teknis kepada delapan rider, sehingga mengatur enam rider takkan jadi kendala.
"Sudah jelas enam motor cukup untuk meneruskan pekerjaan kami di level tertinggi. Saya lebih senang punya delapan, tapi kami bisa bekerja dengan enam... Kami mungkin bekerja lebih baik dari lainnya dalam mengatur delapan motor. Saya pun yakin kami bisa bekerja dengan enam," pungkasnya.
Sebagai catatan, empat dari enam kursi Ducati yang tersedia di MotoGP 2025 dipastikan akan dihuni oleh Pecco Bagnaia, Marc Marquez, Alex Marquez, dan Fermin Aldeguer. Kini dua kursi lainnya masih menjadi rebutan antara Fabio di Giananntonio, Franco Morbidelli, dan juga Jack Miller, yang dikabarkan ingin kembali ke lingkup Ducati.
Sumber: Sky Sports
Baca Juga:
- Frankie Carchedi Takkan Ikut Marc Marquez Pindah ke Ducati Lenovo Team di MotoGP 2025
- Lewis Hamilton Dikabarkan Bakal Beli Gresini Racing di MotoGP, Sudah Mulai Negosiasi
- Pramac Tuduh Ducati Tak Peduli Lagi pada Program Junior: Kebalikan dari Yamaha!
- Daftar Pembalap MotoGP 2025: Alex Marquez Tetap Bela Gresini, Dapat Kontrak Baru 2 Musim
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Sementara MotoGP 2024 Usai Seri Belanda di Assen
Otomotif 30 Juni 2024, 20:06
-
Klasemen Sementara MotoGP 2024 Usai Sprint Race Seri Belanda di Assen
Otomotif 29 Juni 2024, 20:45
LATEST UPDATE
-
Milan vs Como, Davide Bartesaghi: Sudah Main Bagus, Tapi Ada yang Kurang
Liga Italia 19 Februari 2026, 19:14
-
Drama Milan vs Como, Allegri Siapkan Aksi Balasan: Bakal Saya Sleding!
Liga Italia 19 Februari 2026, 18:49
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Malut United 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:34
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs PSM 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:21
-
Live Streaming Brann vs Bologna - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Fenerbahce vs Nottm Forest - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:46
-
Live Streaming PAOK vs Celta Vigo - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:45
-
Milan vs Como Hanya Seri karena Blunder Maignan, Gabbia: Jangan Fokus pada Satu Kesalahan
Liga Italia 19 Februari 2026, 17:41
-
Milan vs Como: 2 Poin yang Hilang Terasa Menyakitkan Bagi Gabbia
Liga Italia 19 Februari 2026, 17:27
-
Sukses dengan Cunha, Manchester United Berminat Boyong Berlian Wolverhampton Ini?
Liga Inggris 19 Februari 2026, 16:43
-
Cari Bek Kanan Baru, Manchester United Impor Raja Assist Borussia Dortmund?
Liga Inggris 19 Februari 2026, 16:20
-
MU Ultimatum Barcelona: 30 Juta Euro atau Rashford Balik ke Old Trafford!
Liga Inggris 19 Februari 2026, 16:01
-
Begini Cara Tim Medis Barcelona Jaga Performa Lamine Yamal Selama Puasa Ramadan
Liga Spanyol 19 Februari 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48























KOMENTAR