
Bola.net - General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, membenarkan dirinya dan sang rider, Andrea Dovizioso, kerap cekcok soal arah pengembangan Desmosedici di MotoGP. Meski begitu, via Marca, Minggu (16/8/2020), Dall'Igna menyatakan hal ini tak selalu berarti negatif dan terjadi karena keduanya ingin Ducati menjadi lebih baik.
Di sela MotoGP Austria, Sabtu (15/8/2020), Dovizioso secara mengejutkan mengumumkan tak mau lagi membela Ducati pada 2021. Rumornya, keputusan ini diambil Dovizioso karena ia kerap berseberangan pendapat dengan para insinyur Ducati soal pengembangan motor.
Selama dua tahun belakangan, ia memang kerap mengkritik Dall'Igna yang ia anggap mengabaikan keluhan soal performa menikung yang tak kunjung usai sejak 2013. Ketegangan bahkan terlihat jelas dalam film dokumenter 'Undaunted' yang dirilis Red Bull TV pada Februari lalu.
Memilih Bungkam Soal Pemicu Perpisahan

"Wajar saja jika dua orang punya dua pandangan berbeda soal apa yang terjadi. Benar Andrea dan saya kadang punya pandangan berbeda, tapi saya juga yakin perbedaan ini demi memperbaiki Ducati secara keseluruhan. Saya yakin ini valid bagi Andrea dan saya. Kami sama-sama yakin, opini kami sama-sama bisa memperbaiki sistem Ducati," ujar Dall'Igna.
Baik Dovizioso, Dall'Igna, maupun representatif Ducati Corse lainnya memilih bungkam soal apa yang memicu perpisahan ini. Manajer pribadi 'Dovi', Simone Battistella, juga telah membantah bahwa ini akibat masalah finansial. Seperti Dovizioso, Dall'Igna juga menyatakan pihaknya ingin fokus saja pada persaingan musim ini.
"Bersama Andrea, kami putuskan untuk tak banyak bicara soal detail yang melatarbelakangi keputusan yang ia buat, karena kami harus fokus pada target juara, yang kami yakin bisa kami raih. Apa yang terjadi, hanya Andrea dan kami yang tahu, meski ada banyak spekulasi. Realitanya kami memang tak bisa dapat solusi yang cocok untuk kedua belah pihak," lanjut Dall'Igna.
Tetap Bangga Pernah Kerja Sama dengan Dovizioso

Meski berpisah tahun depan, Dovizioso masih tercatat sebagai rider yang paling setia membela Ducati. Ia telah berseragam merah sejak 2013 ketika tandemnya terus berganti-ganti. Bersama-sama, mereka telah menjadi runner up tiga kali beruntun, mengoleksi 40 podium yang 13 di antaranya merupakan kemenangan.
Dall'Igna, yang bergabung dengan Ducati sejak 2014, mengaku tetap bangga atas kerja keras yang ia lakoni bersama Dovizioso selama ini. "Saya tetap bangga atas kinerja yang kami lakukan bersama Andrea selama bertahun-tahun. Kami telah membuat para tifosi kembali bermimpi," tuturnya.
"Masing-masing dari kami sudah berperan pada banyak hal. Seperti yang Andrea bilang, mustahil lepas dari kesalahan. Jadi, selama perjalanan ini, kami juga pernah melakukan kesalahan, yang kadang membuat kami harus mengambil keputusan menyakitkan meski memang diperlukan," pungkas Dall'Igna.
Video: Maverick Vinales Jatuhkan Diri dalam Kecepatan Tinggi di MotoGP Styria
Baca Juga:
- Jakub Kornfeil Sebut Valentino Rossi Diselamatkan 'Roh' Marco Simoncelli di MotoGP Austria
- Takaaki Nakagami, Kuda Hitam Honda yang Mendadak Diandalkan Sejak Marc Marquez Absen
- Miguel Oliveira: Sudah Berpendidikan, Jago di MotoGP Pula
- Valentino Rossi Dukung Pecco Bagnaia Bela Tim Pabrikan Ducati
- Marc Marquez Tekad Balapan Sebelum MotoGP 2020 Berakhir
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gigi Dall'Igna: Wajar Cekcok dengan Andrea Dovizioso, Toh Demi Kebaikan Ducati
Otomotif 27 Agustus 2020, 13:21
-
Marc Marquez Heran Andrea Dovizioso Ogah Bela Ducati Lagi
Otomotif 26 Agustus 2020, 15:29
-
Andrea Dovizioso Hengkang, Inilah 3 Rider Moto2 Incaran Ducati
Otomotif 25 Agustus 2020, 14:47
-
Dovizioso Ogah Mimpi Juarai MotoGP Selama Ducati Tak Benahi Performa
Otomotif 25 Agustus 2020, 13:04
-
Marc Marquez: MotoGP 2020 Bakal Jadi Duel Quartararo vs Dovizioso
Otomotif 24 Agustus 2020, 16:11
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR