Bola.net - - Team Principal Repsol Honda sekaligus Direktur Komunikasi dan Marketing Honda Racing Corporation (HRC), Livio Suppo yakin pemberitaan soal aerodinamika MotoGP terlalu dilebih-lebihkan dalam beberapa tahun terakhir. Kepada Crash.net, Suppo bahkan menyatakan winglet atau sayap aerodinamika sejatinya tak memberi pengaruh penting pada performa motor.
Setelah larangan penggunaan winglet digulirkan musim ini, Yamaha kembali memicu topik aerodinamika usai terlihat memakai 'fat fairing' di uji coba pramusim Malaysia dua pekan lalu. Keputusan Yamaha ini membuat banyak orang terkejut karena diperkenalkan begitu dini, berkebalikan dengan Ducati yang ingin merahasiakan versi mereka sampai seri pembuka.
Fat fairing YZR-M1 2017. (c) AFP
"Mungkin Yamaha ingin dapat piala sebagai pihak pertama yang memperkenalkan hal berbeda! Karena belakangan winglet dikenal sebagai ide Ducati, dan sekarang, jika salah satu pihak menghadirkan solusi macam itu (fairing), maka semua orang akan berkata bahwa yang lain mencontek Yamaha," ujar Suppo skeptis.
Pria Italia ini pun gerah dengan pembicaraan yang terlalu fokus pada aerodinamika, hingga membuat orang lupa pada performa mesin. "Beberapa tahun terakhir orang terlampau fokus pada aerodinamika. Tapi saya dengar Andrea Dovizioso (Ducati) mengira akan ada perubahan besar tanpa winglet. Nyatanya, akselerasi memang lebih buruk, tapi motornya lebih mudah membelok," tuturnya.
Suppo juga yakin winglet bukan faktor utama yang membuat Ducati menang di Austria tahun lalu, melainkan hanya karena Desmosedici cocok dengan jenis lintasannya. Bahkan ia juga menegaskan bahwa Dani Pedrosa mampu memenangkan balapan di Misano tanpa winglet.
"Jujur saja, saya rasa terlalu banyak rumor soal aerodinamika. Meski saya bukan engineer, saya sudah 20 tahun hidup di 'dunia' ini, maka saya bisa paham bahwa hal-hal macam ini memang menarik dibicarakan karena memang 'terlihat', namun pengaruhnya pada performa tidaklah terlalu penting," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Crew Chief Vinales: Gelar Rossi Bukan Obsesi Yamaha
Otomotif 14 Februari 2017, 13:00
-
Honda: Aerodinamika MotoGP Terlalu Dilebih-lebihkan
Otomotif 14 Februari 2017, 09:30
-
Vinales: Rahasia Terbesar Valentino Rossi Adalah...
Otomotif 13 Februari 2017, 13:45
-
'Belum Berkeluarga, Valentino Rossi Lebih Sedikit Masalah'
Otomotif 13 Februari 2017, 11:45
-
Rossi-Vinales Lanjutkan Tur Asia ke Thailand dan Vietnam
Otomotif 13 Februari 2017, 09:45
LATEST UPDATE
-
Man United Mengendus Peluang Transfer Alejandro Balde dari Barcelona
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Leverkusen vs Olympiacos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Newcastle vs Qarabag FK - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Inter vs Bodo/Glimt - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Liga Champions Minggu Ini: Misi Berat Juventus dan Inter
Liga Champions 24 Februari 2026, 19:19
-
Tempat Menonton Malut United vs Persija: Live Streaming BRI Super League di Vidio
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 18:58
-
Performa Mendukung, Yakinlah Manchester United Amankan Tiket Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 18:44
-
Lini Serang Real Madrid Sebenarnya Tak Sebagus Itu
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 18:14
-
Tak Diduga-duga, Anthony Gordon Bersaing dengan Mbappe di Top Skor UCL!
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:47
-
Soal Kasus Vinicius, Jose Mourinho Disebut Salah Berkomentar
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:17
-
Prediksi Juventus vs Galatasaray 26 Februari 2026
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:04
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35

























KOMENTAR