Bola.net - - Pebalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso mengaku kecewa atas hasil hari pertama uji coba pascamusim MotoGP Valencia, Spanyol pada Selasa (20/11) meski mencatat waktu tercepat keempat. Pasalnya, catatan waktu ini ia bubuhkan di atas Desmosedici GP18, mengingat ia tak sempat menjajal GP19.
Dovizioso menjalani 38 lap dan menghabiskan sebagian besar waktunya untuk mencari setup kering pada GP18, mengingat sepanjang pekan balap lalu lintasannya selalu dalam kondisi basah. Sayang, sekalinya ia berhasil menemukan setup kering sebagai referensi untuk GP19, hujan kembali mengguyur Sirkuit Ricardo Tormo hingga sesi berakhir.
"Kami tak bisa mengerjakan motor baru. Kami mencari setup dasar pada motor 2018 karena tak berkendara di kondisi kering selama pekan balap. Jadi sulit melihat perbedaan saat melakukan perbandingan, jadi kami harus melakukan pengamatan dengan jelas. Tapi saat kami siap, hujan turun. Jadi hari ini kami nyaris tak melakukan apa pun," ujarnya kepada Crash.net.
Fokus Sasis dan Keseimbangan
Dovizioso juga mengonfirmasi bahwa fokus utama selama musim dingin ini adalah sasis dan keseimbangan motor, meski Ducati sukses mengakhiri musim 2018 sebagai motor terbaik dibanding para rivalnya. Meski begitu, ia yakin pengerjaan sasis dan keseimbangan GP19 hanya bisa dilakukan dalam kondisi kering.
"Untungnya kami punya pondasi yang sangat baik dan kini kami mengerjakan hal-hal detail. Saat menjajal mesin baru, mudah untuk paham bedanya. Tapi saat menjajal sasis atau keseimbangan motor, tugas kami makin banyak dan sulit memahaminya. Inilah alasan kami ingin memahaminya dengan cara yang tepat," ungkap DesmoDovi.
Harapkan Cuaca Bersahabat
Di lain sisi, Dovizioso khawatir hari kedua uji coba (21/11) juga bisa terganggu oleh hujan. "Besok kita lihat kondisinya. Cuacanya harus baik untuk melakukan perbandingan, karena ini tak sekadar mencoba motor baru," tuturnya.
"Kami harus ambil keputusan penting sekarang untuk dikerjakan selama musim dingin. Untungnya, situasi mesin kami membuat saya tak perlu cemas, seperti saat memikirkan sasis dan keseimbangan motor," pungkas runner up MotoGP 2017 dan 2018 ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hujan Bikin Andrea Dovizioso Gagal Jajal Ducati Terbaru
Otomotif 21 November 2018, 13:50
-
Klasemen Akhir MotoGP 2018 usai Seri Valencia
Otomotif 18 November 2018, 21:59
-
Hasil Balap MotoGP Valencia 2018: Sempat Bendera Merah, Dovizioso Menang
Otomotif 18 November 2018, 21:48
-
Demi Ducati, Dovizioso Ingin Dobrak Kutukan Valencia
Otomotif 15 November 2018, 10:40
-
Dovizioso: Suasana Ducati Tegang Sejak Lorenzo Menang
Otomotif 13 November 2018, 09:30
LATEST UPDATE
-
Mulai Gacor di Man United, Bukti Keputusan Ineos Beli Benjamin Sesko Tidak Salah
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:45
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs PSM 25 Februari 2026
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 20:45
-
Cunha, Mbeumo, Sesko: Bukti Rekrutmen Manchester United Mulai Tepat Sasaran
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:45
-
Man United Mengendus Peluang Transfer Alejandro Balde dari Barcelona
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Leverkusen vs Olympiacos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Newcastle vs Qarabag FK - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Inter vs Bodo/Glimt - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Liga Champions Minggu Ini: Misi Berat Juventus dan Inter
Liga Champions 24 Februari 2026, 19:19
-
Tempat Menonton Malut United vs Persija: Live Streaming BRI Super League di Vidio
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 18:58
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35

























KOMENTAR