Bola.net - Pebalap Pramac Ducati, Andrea Iannone mengaku senang bisa finis kelima di MotoGP Jerman yang digelar di Sirkuit Sachsenring, Minggu (13/7). Ia pun sukses menjadi pebalap Ducati terbaik.
Pebalap Italia berusia 24 tahun ini, berhasil mengalahkan duet tim pabrikan Ducati, Andrea Dovizioso dan Cal Crutchlow, serta rekan setimnya sendiri, Yonny Hernandez. Hasil ini juga merupakan hasil terbaik Iannone selama berkarir di kelas tertinggi.
"Saya senang karena ini hasil terbaik saya di MotoGP. Kondisi lintasan saat start begitu buruk, karena beberapa bagian masih basah. Saya berusaha keras menempel Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi, dan berhasil," ujar Iannone kepada MotoGP.com.
The Maniac Joe pun puas atas peningkatan performanya dari seri ke seri. "Saya puas atas hasil saya di paruh pertama musim ini. Saya bisa meraih poin untuk membayar hasil gagal finis. Sejak tahun lalu, performa saya sudah meningkat," pungkasnya. (mgp/kny)
Pebalap Italia berusia 24 tahun ini, berhasil mengalahkan duet tim pabrikan Ducati, Andrea Dovizioso dan Cal Crutchlow, serta rekan setimnya sendiri, Yonny Hernandez. Hasil ini juga merupakan hasil terbaik Iannone selama berkarir di kelas tertinggi.
"Saya senang karena ini hasil terbaik saya di MotoGP. Kondisi lintasan saat start begitu buruk, karena beberapa bagian masih basah. Saya berusaha keras menempel Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi, dan berhasil," ujar Iannone kepada MotoGP.com.
The Maniac Joe pun puas atas peningkatan performanya dari seri ke seri. "Saya puas atas hasil saya di paruh pertama musim ini. Saya bisa meraih poin untuk membayar hasil gagal finis. Sejak tahun lalu, performa saya sudah meningkat," pungkasnya. (mgp/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Iannone, Rider Ducati Terbaik di Sachsenring
Otomotif 14 Juli 2014, 17:45
-
Crutchlow, Penentu Peluang Laverty di Ducati
Otomotif 11 Juli 2014, 15:00
-
Uji Coba Sachsenring, MotoGP Hanya Tunjuk Tiga Rider
Otomotif 8 Juli 2014, 18:00
-
'Stefan Bradl Bisa Jadi Pengganti Andrea Iannone'
Otomotif 4 Juli 2014, 18:45
-
'Sulit Tarik Pebalap Muda ke Ducati'
Otomotif 3 Juli 2014, 13:00
LATEST UPDATE
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR