
Bola.net - CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, mengaku bahwa ia sejatinya sudah mengincar Raul Fernandez sejak rider Spanyol itu lulus dari Moto3, tepatnya usai melihat balapan pertamanya di Moto2 pada 2021. Dalam balapan di Qatar kala itu, Fernandez finis kelima dan Rivola langsung menyusun rencananya.
Fernandez memang sudah lama jadi topik perbincangan di MotoGP. Pada 2016, ia duduk di peringkat 3 baik di JuniorGP maupun di Red Bull Rookies Cup. Ia bahkan jadi juara di JuniorGP pada 2018. Ia kemudian menjalani debut penuh di Moto3 pada 2019. Usai debut yang kelam, ia pindah ke Red Bull KTM Ajo pada 2020 dan menggebrak.
Ia meramaikan perebutan gelar meski mengakhiri musim di peringkat 4. Pada 2021, ia naik ke Moto2 dengan tim yang sama. Ia meraih 7 pole, 12 podium, 8 kemenangan, dan mengakhiri musim sebagai runner up dengan margin 4 poin dari Remy Gardner. Jumlah kemenangannya juga mematahkan rekor Marc Marquez pada 2012 (7).
Peringatan untuk Raul Fernandez

"Usai Raul menjalani balapan pertamanya di Moto2, saya menemui keluarganya. Saya bisa bilang bahwa saya ingin menggaetnya untuk jangka panjang, karena ia bertalenta hebat. Saya tak yakin ia telah menunjukkannya di KTM. Saya pun yakin motor kami lebih cocok untuknya berkat gaya balapnya," ujar Rivola via Speedweek, Senin (2/1/2023).
Harapan Rivola pun terwujud. Pada 2023, Fernandez akan membela Aprilia lewat CryptoDATA Aprilia RNF. Meski begitu, pria Italia ini memperingatkan bahwa Fernandez harus ulet dalam menyesuaikan diri di skuad baru. "Meski Anda punya talenta super, Anda harus beradaptasi dengan apa yang Anda punya," tuturnya.
"Ia belum menunjukkannya musim lalu, tetapi saya masih percaya ia bisa melakukannya. Saya rasa ia butuh waktu. Jika Anda tampil seperti yang ia lakukan di Moto2 dan kemudian menjalani musim MotoGP seperti itu, Anda mungkin agak bingung dan bertanya-tanya, 'Siapa aku? Rider yang baik atau buruk?'" lanjut Rivola.
Raul Fernandez Punya 3 Panutan yang Baik

Eks Sporting Director Scuderia Ferrari di Formula 1 ini juga menyatakan Aprilia juga harus sabar membimbing rider 21 tahun itu dalam mempelajari RS-GP. Di lain sisi, Fernandez juga harus banyak belajar dari tiga seniornya, yakni Aleix Espargaro, Maverick Vinales, dan Miguel Oliveira, yang sudah berpengalaman di MotoGP.
"Kami harus memberi waktu kepada diri sendiri tanpa memaksakan Raul. Tiga rider lainnya, yakni Aleix, Maverick, dan Miguel bakal sangat cepat. Jadi, Raul bakal punya panutan yang baik. Ia sangat muda, masih punya banyak waktu. Kami pun percaya padanya, begitu pula RNF," ungkap Rivola.
"Ketika bertemu RNF, kami memutuskan bahwa kami menginginkan rider berpengalaman dan rider yang hampir masih debutan. Kami punya target yang jelas dan kami beruntung bisa meraihnya. Kami punya ekspektasi tinggi dan kami tahu kami tak punya motor tercepat, sehingga kami harus bekerja keras," pungkasnya.
Statistik Prestasi Raul Fernandez
Jumlah Grand Prix: 78
Jumlah pole: 13
Jumlah podium: 16
Jumlah kemenangan: 10
2016: Moto3 MH6 Team - Peringkat 32 (hanya ikut 1 balapan)
2017: Moto3 Aspar Team - Peringkat 40 (hanya ikut 3 balapan)
2018: Moto3 Ángel Nieto Team & Red Bull KTM Ajo - Peringkat 28 (hanya ikut 4 balapan)
2019: Moto3 Aspar Team - Peringkat 21
2020: Moto3 Red Bull KTM Ajo - Peringkat 4
2021: Moto2 Red Bull KTM Ajo - Runner up
2022: MotoGP Tech3 KTM Factory Racing - Peringkat 22
Sumber: Speedweek
Baca juga:
- VR46 Sebut Marco Bezzecchi Berkarakter, Bakal Jadi Idola Baru MotoGP
- Yamaha Loyo, Fabio Quartararo Soal Kans Pindah Tim: Nggak Perlu Takut Perubahan
- Lewis Hamilton Injak Usia 38 Tahun, Mercedes Pede Bakal Sepakati Kontrak Baru
- 8 Tandem Marc Marquez di Repsol Honda: Wah, Semuanya Juara Dunia!
- Stefan Bradl: Naungi Marc Marquez Adalah Berkah Sekaligus Kutukan Bagi Tim
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tak Dapat Motor Baru dari Ducati, VR46: Itu Keputusan Kami Sendiri
Otomotif 10 Januari 2023, 16:07
-
Impian Terwujud, Aprilia Ternyata Incar Raul Fernandez Sejak Lulus dari Moto3
Otomotif 10 Januari 2023, 14:44
-
VR46 Sebut Marco Bezzecchi Berkarakter, Bakal Jadi Idola Baru MotoGP
Otomotif 10 Januari 2023, 13:07
-
Yamaha Loyo, Fabio Quartararo Soal Kans Pindah Tim: Nggak Perlu Takut Perubahan
Otomotif 10 Januari 2023, 11:41
-
8 Tandem Marc Marquez di Repsol Honda: Wah, Semuanya Juara Dunia!
Otomotif 9 Januari 2023, 15:48
LATEST UPDATE
-
5 Alasan Arsenal Bakal Kalahkan Tottenham di Derby London Utara Malam Ini
Liga Inggris 22 Februari 2026, 14:28
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 12:52
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 2 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 22 Februari 2026, 12:51
-
5 Fakta Spektakuler di Balik Podium Aldi Satya Mahendra di WorldSSP Australia 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 12:14
-
Aldi Satya Mahendra Masuk Top 5 Klasemen WorldSSP 2026 Usai Podium di Race 2 Seri Australia
Otomotif 22 Februari 2026, 11:35
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 11:20
-
Bekuk Lecce, Inter Milan Kian Percaya Diri untuk Hadapi Bodo/Glimt
Liga Italia 22 Februari 2026, 11:08
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



















KOMENTAR