- Sembilan gelar dunia telah direbut Valentino Rossi dalam 23 tahun ia berkarier di Grand Prix. Hingga saat ini, The Doctor ternyata belum juga mau menyerah dalam mengejar gelar dunia yang ke-10.
Sembilan gelar dunia ini pun ia raih lewat koleksi 232 podium yang 115 di antaranya merupakan kemenangan, yang juga ia raih di empat kategori berbeda, yakni GP125, GP250 dan GP500.
Dari kesembilan gelar ini, mana saja yang jadi favorit Rossi? Dalam wawancaranya bersama Monster Energy, ia pun mengungkapkan jawabannya, sekaligus menjelaskan momen buruk apa yang akan ia ubah andai bisa memutar waktu.
Tiga Gelar Bermakna
"Saya punya tiga gelar paling bermakna: 2004 adalah gelar pertama dengan Yamaha, 2008 adalah saat saya juara lagi usai dua tahun tanpa gelar dan saya raih dengan Bridgestone. Kemudian 2001, karena itu adalah tahun terakhir 500cc, dan rasanya spesial. Itu adalah kesempatan terakhir," ujarnya.
Meski begitu, jika harus memilih satu, ternyata Rossi memilih gelar dunia MotoGP 2004. "Jika saya harus salah satu, maka saya pilih 2004, karena tak ada yang mengira saya bakal menang dengan Yamaha. Saya pikir saya bisa... tapi jujur saja tidak di tahun pertama. Tadinya saya pikir saya butuh satu tahun pengalaman sebelum juara," ungkapnya.
Momen Buruk
Meski begitu, Rossi punya penyesalan mendalam pada dua momen buruk di sepanjang karirnya, yakni saat ia kalah dari Nicky Hayden pada 2006 dan kalah dari Jorge Lorenzo pada 2015.
"Saya punya beberapa momen tak terlupakan. Saya punya banyak kemenangan, tapi penyesalan saya adalah musim 2006 dan 2015, karena saya menjalani seri terakhir di puncak klasemen dan justru kehilangan dua gelar dunia. Jika memungkinkan, saya ingin mengubahnya," pungkas Rossi. (me/dhy)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inilah Tiga Gelar Dunia Favorit Valentino Rossi
Otomotif 5 September 2018, 13:05
-
Valentino Rossi Bicara Rasa Takut Bila Masa Pensiun Datang
Otomotif 5 September 2018, 12:25
-
Valentino Rossi: Berusia 39 Tahun Bukanlah Kelemahan
Otomotif 5 September 2018, 11:40
-
Valentino Rossi Dukung Luca Marini Rebut Gelar Moto2 2019
Otomotif 4 September 2018, 15:40
-
Rossi Bentuk VR46 Riders Academy Demi Masa Depan Italia di MotoGP
Otomotif 4 September 2018, 12:50
LATEST UPDATE
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 26 Februari 2026, 08:18
-
Rapor Pemain Real Madrid vs Benfica: Vinicius Jadi Penentu
Liga Champions 26 Februari 2026, 08:03
-
Man of the Match Juventus vs Galatasaray: Victor Osimhen
Liga Champions 26 Februari 2026, 07:48
-
Man of the Match PSG vs Monaco: Desire Doue
Liga Champions 26 Februari 2026, 06:49
-
Daftar Lengkap Tim Lolos ke 16 Besar Liga Champions 2025/26
Liga Champions 26 Februari 2026, 06:22
-
Man of the Match Real Madrid vs Benfica: Aurelien Tchouameni
Liga Champions 26 Februari 2026, 05:37
-
Hasil PSG vs Monaco: Gagal Menang, Les Parisiens Tetap Lolos ke 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 05:23
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58



















KOMENTAR