"Saat ini level motor MotoGP sungguh sulit dipercaya," ujarnya kepada Crash.net. "Motor-motor ini menyenangkan, karena punya batasan tinggi di semua sektor, yakni pengereman, tenaga untuk akselerasi, kecepatan tikungan dan grip."
Hingga kini, The Doctor telah mengoleksi tujuh gelar dunia kelas tertinggi dengan 80 kemenangan. Ia pun mengaku punya tiga motor favorit dari motor-motor yang ia kendarai sejak tahun 2000.
"Saya akan menjajarkan motor saya tahun ini dengan Honda NSR500 (2000-2001) dan Yamaha YZR M1 2005. Motor saya tahun ini punya level yang sama dengan kedua motor itu," tutur pebalap Movistar Yamaha MotoGP ini.
Catatan karir Valentino Rossi di GP500/MotoGP:
2000: Honda 500cc 2-tak (2 kemenangan, runner-up)
2001: Honda 500cc 2-tak (11 kemenangan, juara)
2002: Honda 990cc 4-tak (11 kemenangan, juara)
2003: Honda 990cc 4-tak (9 kemenangan, juara)
2004: Yamaha 990cc 4-tak (9 kemenangan, juara)
2005: Yamaha 990cc 4-tak (11 kemenangan, juara)
2006: Yamaha 990cc 4-tak (5 kemenangan, runner-up)
2007: Yamaha 800cc 4-tak (4 kemenangan, peringkat tiga)
2008: Yamaha 800cc 4-tak (9 kemenangan, juara)
2009: Yamaha 800cc 4-tak (6 kemenangan, juara)
2010: Yamaha 800cc 4-tak (2 kemenangan, peringkat tiga)
2011: Ducati 800cc 4-tak (0 kemenangan, peringkat tujuh)
2012: Ducati 1000cc 4-tak (0 kemenangan, peringkat enam)
2013: Yamaha 1000cc 4-tak (1 kemenangan, peringkat empat)
2014: Yamaha 1000cc 4-tak (0 kemenangan, peringkat tiga)*
*) Setelah 12 seri [initial]
Sumber: Crash.net (cn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inilah Tiga Motor MotoGP Favorit Valentino Rossi
Otomotif 2 September 2014, 21:00
-
Dovizioso Cepat, Rossi Beri Ducati Selamat
Otomotif 2 September 2014, 15:00
-
Lagi, Valentino Rossi Malah 'Benci' Patahkan Rekor
Otomotif 2 September 2014, 11:00
-
Rossi Puas Raih Podium Perdana di Silverstone
Otomotif 31 Agustus 2014, 21:15
-
Klasemen Sementara MotoGP 2014 Usai Seri Inggris
Otomotif 31 Agustus 2014, 20:30
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR