
Bola.net - Selama dua tahun terakhir, Ducati banjir kritik dari pembalap, pengamat, dan penggemar karena menurunkan delapan motor di MotoGP. Pasalnya, jumlah ini lebih dari sepertiga jumlah grid yang tersedia. Namun, Ducati yakin bahwa MotoGP justru memang butuh banyak ketersediaan motor dari mereka.
Ducati sudah pernah menurunkan delapan motor, terakhir pada 2018. Pada 2019, mereka menyusut jadi enam motor saja usai Aspar Team mundur dari MotoGP dan krunya diambil alih Petronas Yamaha SRT. Namun, pada 2022, Ducati kembali menurunkan delapan motor gara-gara kedatangan Mooney VR46 dan Gresini Racing.
VR46 diketahui mengambil alih slot Esponsorama Racing yang memutuskan mundur dari MotoGP, sementara Gresini bergabung setelah memilih berpisah dari struktur Aprilia Racing usai tujuh musim berkolaborasi. Alhasil, Ducati pun memiliki satu tim pabrikan, tiga tim satelit, dan total delapan pembalap.
Lewat Speedweek, Kamis (6/4/2023), Paolo Ciabatti selaku Sporting Director Ducati Corse mengakui bakal bagus jika MotoGP membatasi jumlah motor yang boleh dikerahkan sebuah pabrikan. Namun, kenyataannya hal tersebut belum bisa diberlakukan dalam waktu dekat akibat alasan-alasan tertentu.
Lebih Mudah Atur 6 Motor Ketimbang 8

"Kini kami [MotoGP] punya 6 pabrikan dan 22 pembalap. Tak bisa dihindari jika sebuah pabrikan punya enam atau delapan motor di lintasan. Mungkin memang masuk akal untuk memberlakukan pembatasan enam motor per pabrikan pada masa mendatang," ungkap pria asal Italia tersebut.
"Untuk jangka medium dan jangka panjang, lebih mudah bagi pabrikan untuk mengendalikan situasi jika punya enam motor ketimbang delapan. Namun, saat ini, tak perlu ada aksi. Pasalnya, saat ini Ducati sedang mengisi celah yang ada di kejuaraan ini," lanjut Ciabatti.
Seperti yang diketahui, VR46 dan Gresini memilih kerja bareng Ducati karena mereka ditolak oleh pabrikan lain. VR46 tak bisa berkolaborasi dengan Yamaha pada 2022, karena saat itu Yamaha masih terikat kontrak dengan RNF. Gresini juga ditolak oleh Suzuki, karena mereka tak menginginkan tim satelit.
Mesin Kompetitif, Ramah pada Rider Muda

Andai Ducati tak membuka pintu, maka VR46 dan Gresini terancam tak bisa berlaga di MotoGP. Selain itu, Ducati juga menyediakan motor kompetitif dengan biaya sewa yang murah. "Hal ini tak seharusnya dinilai sebagai hal negatif, karena kami mengerahkan mesin-mesin kompetitif," ungkap Ciabatti.
"Kami memberi kesempatan bagi para rider muda untuk berprogres di MotoGP dan naik podium. Kami berkontribusi pada pertunjukan lewat empat tim dengan sponsor-sponsor berbeda. Ada banyak ajang lain yang didominasi satu jenama saja tetapi penonton masih bisa menikmatinya," pungkasnya.
Uniknya, Ducati berpotensi kembali menyusut jadi enam motor saja pada 2025 mendatang, mengingat kontrak VR46 dengan mereka akan habis pada akhir 2024. Skuad milik Valentino Rossi itu saat ini sedang dirayu oleh Yamaha untuk menjadi tim satelit baru mereka.
Sumber: Speedweek
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc Marquez Resmi Absen Lagi di MotoGP Austin, Cedera Tangan Belum Pulih
Otomotif 11 April 2023, 21:01
-
Belum 2 Musim, Marco Bezzecchi Heran Bisa Berkembang Pesat di MotoGP
Otomotif 11 April 2023, 15:55
-
Makin Kompetitif Bareng Ducati, Alex Marquez Pede Raih Poin Lagi di Austin
Otomotif 11 April 2023, 15:34
-
Diprotes Para Pembalap, CEO Dorna Ngeyel Pertahankan Sprint Race di MotoGP
Otomotif 11 April 2023, 14:31
LATEST UPDATE
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
-
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia Futsal 2026
Tim Nasional 7 Januari 2026, 17:50
-
Live Streaming Napoli vs Verona - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 17:30
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR