
Bola.net - Usai berhasil tampil kompetitif di Seri Portugal dan Argentina, Alex Marquez mengusung kepercayaan diri tinggi menjelang MotoGP Austin di Circuit of The Americas (COTA), Texas, pada 14-17 April 2023. Terutama usai naik podium di Argentina, Marquez yakin bisa meraup lebih banyak poin lagi di Austin.
Usai terpuruk selama dua musim bersama LCR Honda Castrol, Marquez memang berada dalam situasi yang lebih baik bersama Gresini Racing. Mengendarai Ducati Desmosedici GP22, adik Marc Marquez ini selalu tampil mencolok. Ia bahkan sukses menyabet pole dan finis ketiga dalam main race Seri Argentina.
Marquez pun kini tengah berada di peringkat keempat pada klasemen pembalap dengan koleksi 33 poin, tertinggal 17 poin dari Marco Bezzecchi (Mooney VR46 Racing Team) yang saat ini berada di puncak. Melihat awal musim yang positif, tentunya Marquez berharap bisa meneruskan tren ini.
Anggap COTA Sirkuit yang Sulit

"Austin merupakan sirkuit yang jelas menuntut fisik, jadi bakal sangat penting tiba di sana dengan bugar 100% dan beristirahat dengan baik. Itu sirkuit yang sulit, tetapi saya masih sangat menyukainya," ungkap Marquez lewat rilis resmi tim pada Selasa (11/4/2023).
"Sirkuitnya sangat campur aduk, karena beberapa areanya mengalir, sementara di bagian-bagian lainnya punya banyak perubahan arah. Kami harus motor yang lincah dan stabil. Kami pun datang dari dua seri yang bikin percaya diri, dan saya bertekad meraih poin di tiap balapan," lanjutnya.
Uniknya, Marquez mengaku belum benar-benar klop dengan GP22, yang musim lalu mengantar Pecco Bagnaia jadi juara dunia. Rider berusia 26 tahun ini mengaku masih kerap nyaris terjatuh dari motor, dan hal tersebut menandakan bahwa ia belum sepenuhnya bisa menjinakkan motor tersebut.
Merasa Belum 100% Cocok dengan Ducati
"Saya selalu percaya pada diri sendiri, dan saya tahu saya bisa cepat. Namun, memulai musim dengan solid, tampil kompetitif sejak awal, saya tak menduganya. Meski begitu, kami tetap harus melakukan segalanya dengan tepat," ucap juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019 ini lewat Marca.
"Saya belum 100% cocok dengan motor ini. Saya mengalami banyak momen menakutkan, itu berarti saya masih tak bisa mengendalikan motor dengan baik. Namun, saya senang. Saya nyaman dengan tim saya, tapi di atas segalanya, punya motor kompetitif membantu segalanya lebih mulus," tutup Marquez.
Sebelum naik podium di main race MotoGP Argentina, Marquez finis kelima dalam sprint race di seri yang sama. Ia juga finis kesembilan dalam sprint race MotoGP Portugal, dan finis kelima dalam main race.
Sumber: Gresini Racing, Marca
Baca juga:
- Diprotes Para Pembalap, CEO Dorna Ngeyel Pertahankan Sprint Race di MotoGP
- Toprak Razgatlioglu Dekati Monster Yamaha, Ini 5 Juara WorldSBK yang Icipi Kerasnya MotoGP
- Isi Kekosongan, Mengapa MotoGP Justru Butuh Ducati Turunkan 8 Motor?
- Miguel Oliveira Bakal Hadir di MotoGP Austin, Belum Tentu Ikut Balapan
- Jadwal Balapan dan Link Live Streaming MotoGP Austin di Trans7 dan SPOTV, 14-17 April 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Makin Kompetitif Bareng Ducati, Alex Marquez Pede Raih Poin Lagi di Austin
Otomotif 11 April 2023, 15:34
-
2 Kali Duel Lawan Pecco Bagnaia, Alex Marquez: Semua Ducati Sama Saja
Otomotif 5 April 2023, 10:47
-
Podium di MotoGP Argentina, Alex Marquez Penuhi Misi Bungkam Mulut Haters
Otomotif 3 April 2023, 14:14
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR