
Bola.net - Pebalap Pramac Racing, Jack Miller, mengaku dirinya harus menghadapi beberapa risiko demi membela Ducati Team di MotoGP 2021. Kepada The Race, Senin (15/6/2020), Miller menyatakan bahwa ia bertekad membayar penuh kepercayaan yang telah diberikan padanya.
Kabar Miller merapat ke tim pabrikan Ducati sejatinya sudah konsisten jadi pembicaraan di paddock sejak awal 2019. Meski begitu, akhirnya kontrak tersebut benar-benar resmi ia genggam pada akhir Mei lalu. Kini, ia merasa bisa lebih fokus menjalani musim terakhirnya dengan Pramac.
"Menyambut musim baru usai urusan tahun depan selesai bakal bagus. Waktu yang akan bicara, tapi saat ini rasanya membantu, mengingat semua telah ditandatangani. Biasanya, saya tampil baik sampai saatnya negosiasi kontrak tiba, goyah sedikit, lalu kembali tampil baik. Jadi semoga tahun ini yang baik-baiknya saja terjadi," ujarnya.
Gaji Kecil, Kontrak Hanya Setahun
JackAss pun menyatakan bahwa sejak membela Pramac Racing pada 2018, targetnya adalah naik ke tim pabrikan sesegera mungkin. Performanya yang meningkat tajam pada 2019 pun membantu. Mendapatkan Desmosedici terbaru, ia tak menyia-nyiakan kesempatan, dan sukses merebut lima podium.
Miller pun dikabarkan dapat tawaran menggiurkan dari Red Bull KTM Factory Racing, namun ia justru menolak. Rider Australia ini pun mengaku lebih memilih membela tim pabrikan Ducati, sesuai impiannya sejak lama, meski harus lapang dada hanya menerima kontrak setahun dan gaji yang kabarnya hanya bernilai 1 juta euro per musim.
"Target utama saya sejak bergabung ke Pramac adalah membela tim pabrikan Ducati. Saya telah ambil beberapa risiko demi dapat kesempatan itu: kontrak setahun, gaji yang sangat rendah, hanya karena saya masih muda dan mampu menerimanya demi masuk tim pabrikan. Tapi ini adalah jalan paling jelas bagi saya," ungkapnya.
Harus Berpikir Terbuka demi Puaskan Ducati
"Hasil kuat pada paruh kedua 2019, yakni tahun pertama saya pakai motor terbaru, sukses membantu saya dapat kontrak ini. Saya makin kuat seiring berjalannya musim, dan saya rasa inilah kuncinya. Target saya adalah jadi rider tim pabrikan Ducati. Jelas saya lihat tawaran lain, tapi tak ada yang seserius tawaran Ducati," lanjut Miller.
Rider berusia 25 tahun ini juga yakin, kepercayaan yang diberikan Ducati juga dipicu oleh fakta dirinya tak pernah protes jika diminta menjajal berbagai perangkat baru dan inovatif, contohnya seperti perangkat holeshot device terbaru yang ia jajal di MotoGP Thailand 2019 lalu.
"Mereka menaruh percaya pada saya. Saya juga tak pernah menolak apa pun yang mereka beri. Itu perilaku yang baik, karena Ducati adalah pabrikan yang suka mengembangkan motor dan melemparkan perangkat-perangkat aneh kepada Anda. Anda pun harus menerimanya dengan pikiran terbuka dan lihat apa yang akan terjadi," pungkas Miller.
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
- 'Pendepakan Alex Marquez Bakal Bikin Marc Marquez Akhiri Kontrak Lebih Awal'
- Fabio Quartararo: Semua Rider Tiru Program Latihan Marc Marquez
- Ducati: Berat Rasanya Harus Depak Petrucci demi Gaet Miller
- Espargaro: Tolak Bela Honda Seperti Tolak Bela Ferrari
- Ducati Masih Terbuka untuk Petrucci Sebelum Dovizioso Ambil Keputusan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jack Miller: Hasil Baik di MotoGP Bukti Saya Bukan Lelucon
Otomotif 16 Juni 2020, 11:05
-
Jack Miller Tuding Honda Selalu Setengah Hati Beri Dukungan
Otomotif 16 Juni 2020, 10:50
-
Jack Miller Rela Digaji Rendah demi Bela Ducati Team
Otomotif 16 Juni 2020, 10:35
-
Ducati Beber Alasan Hanya Kontrak Jack Miller Selama Setahun
Otomotif 13 Juni 2020, 12:25
-
'MotoGP 2021 Akan Jadi Masa Pembuktian Jack Miller'
Otomotif 13 Juni 2020, 09:50
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Bermain Hanya dengan Kondisi Fisik 70 Persen
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 20:54
-
Surabaya Samator Tutup Babak Reguler Proliga 2026 dengan Kemenangan
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 20:23
-
Juventus Amburadul di Bursa Transfer: 3 Musim, Hanya 2 Pemain yang Sukses!
Liga Italia 22 Februari 2026, 20:22
-
Gagal ke Final Four, Bandung BJB Tandamata Kejar Kemenangan atas Jakarta Livin Mandiri
Voli 22 Februari 2026, 20:01
-
Persis Solo Terpuruk: 300 Hari Tanpa Kemenangan di Laga Kandang!
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 18:32
-
Nonton Live Streaming Persib vs Persita di Indosiar - BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 18:01
-
Inter Milan di Serie A: 92,6 Persen Scudetto!
Liga Italia 22 Februari 2026, 17:41
-
Bek Mereka Masuk Incaran MU, Juventus: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 17:00
-
5 Laga Tanpa Menang, Ada Apa dengan Juventus?
Liga Italia 22 Februari 2026, 16:46
-
Kata Michael Carrick soal Kobbie Mainoo: Dia Tulang Punggung Masa Depan MU!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 16:22
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Minggu 22 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 16:07
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 22 Februari 2026, 15:53
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR