Bola.net - - CEO KTM, Stefan Pierer menyatakan bahwa pihaknya menjadikan Suzuki Ecstar sebagai panutan dalam menjalani debut MotoGP tahun ini bersama Red Bull KTM Factory Racing, yang menaungi dua pembalap muda, Pol Espargaro dan Bradley Smith. Hal ini disampaikan Pierer kepada Motorsport di sela peluncuran tim di Austria, Senin (20/2).
Suzuki memang vakum dari MotoGP pada akhir 2011, dan kembali pada 2015 dengan paket motor dan rider yang cukup kompetitif. Sedikit kesulitan pada tahun pertama, Suzuki berhasil meraih empat podium termasuk satu kemenangan pada musim kedua. Hal ini pun dijadikan Pierer sebagai patokan pihaknya untuk memperbaiki diri.
Suzuki GSX-RR milik Andrea Iannone. (c) Suzuki
"Saya selalu berkata pada para kolega saya, bahwa sebagai referensi, Suzuki telah bekerja dengan sangat baik. Suzuki jelas patokan kami. Beberapa uji coba pertama memang sulit, karena kami menjajal berbagai setup dan kami belum punya pondasi yang baik seperti yang lain," ungkap Pierer.
Meski belum bisa menembus posisi 10 besar, uji coba pramusim di Australia pekan lalu membuat seisi KTM cukup optimis, mengingat Espargaro dan Smith mengakhiri uji coba hanya dengan ketertinggalan 1,308 dan 1,429 detik dari rider tercepat yang membela Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales.
"Segalanya berjalan sangat baik, dan uji coba di Phillip Island sangat memotivasi kami dan membuktikan bahwa kami menuju ke arah yang tepat. Di Dakar, kami butuh waktu tujuh tahun sebelum juara, namun pada tiga tahun pertama di MotoGP kami ingin dekat dengan podium dan bahkan meraihnya," pungkas Pierer.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jalani Debut MotoGP, KTM Jadikan Suzuki Panutan
Otomotif 22 Februari 2017, 12:30
-
Suzuki Wajib Kreatif demi Bekuk Honda-Yamaha di MotoGP
Otomotif 22 Februari 2017, 11:30
-
Iannone Tak Cemaskan Catatan Waktu di Australia
Otomotif 20 Februari 2017, 13:30
-
Marquez Pimpin Hari Pertama Uji Coba MotoGP Australia
Otomotif 15 Februari 2017, 17:00
-
Aleix Espargaro Masih Tak Habis Pikir Didepak Suzuki
Otomotif 14 Februari 2017, 10:45
LATEST UPDATE
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
-
Hadapi Musim yang Padat, Persib Kelola Fisik dan Mental
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 16:58
-
Luis De La Fuente: Belgia Dulu, Baru Prancis!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 15:00
-
Romelu Lukaku: Belgia Punya Semua yang Dibutuhkan untuk Jegal Spanyol!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 14:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR