Bola.net - - Direktur Motorsport KTM, Pit Beirer membeberkan alasan mengapa pihaknya memutuskan untuk turun dalam kejuaraan Moto2 musim ini. Dalam acara peluncuran resmi tim di Austria pada hari Senin (20/2), Beirer pun menyatakan bahwa proyek Moto2 merupakan proyek 'penyelamatan' para rider muda yang mereka kembangkan.
Selama ini, KTM hanya turun di kelas teringan dan para juara mereka naik kelas yang lebih tinggi bersama pabrikan lain. Dengan keputusan turun di MotoGP sebagai tim pabrikan untuk pertama kali musim ini, KTM akhirnya juga memutuskan turun di Moto2 sebagai pemasok sasis Ajo Motorsport demi menjembatani rider mereka dari Moto3.
Skuat KTM Moto3, Moto2 dan MotoGP 2017. (c) KTM
"Ini impian jadi nyata, karena di kejuaraan lain seperti reli, motocross dan enduro, kami mengembangkan rider muda dan terus menaungi mereka sepanjang karir. Dalam road race, kami mengembangkan banyak rider di Red Bull Rookies Cup yang lalu naik ke Moto3, tapi dari sanalah kami justru kehilangan mereka, dan ini membuat kami sedih," ujar Beirer kepada Crash.net.
Sejak Moto3 digulirkan pada 2012, KTM meraih gelar lewat Sandro Cortese (2012), Maverick Vinales (2013) dan Brad Binder (2016). Pada 2014 dan 2015, mereka meraih runner up lewat Jack Miller dan Miguel Oliveira. Cortese, Vinales dan Miller lepas dari genggaman, namun lewat proyek Moto2 tahun ini, KTM sukses 'menyelamatkan' Binder dan Oliveira.
"Kami memutuskan melakukan proyek MotoGP lebih dulu, di mana kami butuh rider top suatu hari nanti, dan kehilangan mereka rasanya mengecewakan. Bayangkan saja rider seperti Brad harus meninggalkan kami. Jadi kami harus menutup jurang ini. Dengan turun di Moto2, 'anak-anak' bisa bertahan bersama kami di semua kelas jika mereka karir mereka cukup gemilang," pungkas Beirer.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
KTM ke Moto2 Karena Tak Mau Kehilangan Rider Muda
Otomotif 22 Februari 2017, 09:30
-
Belum Siap, Alex Marquez Bakal Tolak Tawaran ke MotoGP
Otomotif 21 Februari 2017, 15:15
-
Tekad Juarai MotoGP, KTM Sebut Honda Sering Curang
Otomotif 21 Februari 2017, 14:00
-
Valentino Rossi dan VR46 Riders Academy Bidik Empat Gelar
Otomotif 21 Februari 2017, 12:00
-
LCR Honda Buka Pintu untuk Morbidelli di MotoGP 2018
Otomotif 14 Februari 2017, 14:00
LATEST UPDATE
-
Drama Menit Akhir Liverpool Kembali Terjadi, Slot Akui Timnya Tak Pantas Menang?
Liga Inggris 24 Februari 2026, 23:10
-
Viktor Gyokeres dan Respons Sempurna Arsenal
Liga Inggris 24 Februari 2026, 22:37
-
Mulai Gacor di Man United, Bukti Keputusan Ineos Beli Benjamin Sesko Tidak Salah
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:45
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs PSM 25 Februari 2026
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 20:45
-
Cunha, Mbeumo, Sesko: Bukti Rekrutmen Manchester United Mulai Tepat Sasaran
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:45
-
Man United Mengendus Peluang Transfer Alejandro Balde dari Barcelona
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Leverkusen vs Olympiacos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Newcastle vs Qarabag FK - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Inter vs Bodo/Glimt - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Liga Champions Minggu Ini: Misi Berat Juventus dan Inter
Liga Champions 24 Februari 2026, 19:19
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35

























KOMENTAR