Saat ini, Lorenzo berada di peringkat kedua pada klasemen pebalap dengan 115 poin, hanya tertinggal 10 poin dari Marc Marquez dan unggul 12 poin dari Valentino Rossi. Melihat ketatnya persaingan papan atas, Por Fuera pun bertekad bangkit dari keterpurukan di Catalunya.
"Hasil Barcelona sangat disayangkan. Saya tahu balapan itu akan berjalan berat, terutama setelah saya merasa performa ban menurun dalam 5-6 lap, dan akhirnya kecelakaan itu terjadi. Kini kami harus melupakan insiden itu dan kembali bertarung di Assen," ujarnya dalam rilis resmi tim.
Selama berkarir di kelas tertinggi, Lorenzo hanya mengoleksi tiga podium di Assen, yang salah satunya merupakan kemenangan yang ia raih pada tahun 2010. Menurutnya, prestasi ini bertolak belakang dengan karakter YZR-M1 yang biasanya bersahabat dengan lintasan bersejarah tersebut.
"Balapan di Belanda selalu menjadi pengalaman manis-pahit. Saya menyukai lintasannya, namun saya meraih hasil baik dan buruk di sana. Layout-nya selalu cocok untuk YZR-M1, jadi kami akan berusaha untuk meraih hasil baik di sana. Saya sudah tak sabar untuk balapan!" tutup Lorenzo. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Lorenzo Akui Hasilnya di Assen Angin-Anginan
Otomotif 23 Juni 2016, 11:00
-
Jorge Lorenzo 'Dikejutkan' Tes Doping di Lugano
Otomotif 22 Juni 2016, 12:00
-
Marquez: Lorenzo Lebih Kuat, Rossi Lebih Konsisten
Otomotif 18 Juni 2016, 12:00
-
Jorge Lorenzo Rencanakan Uji Coba Mercedes Formula 1
Otomotif 18 Juni 2016, 10:00
-
Marquez: Pertarungan vs Lorenzo-Rossi Sengit Sampai Akhir
Otomotif 17 Juni 2016, 11:00
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00




















KOMENTAR