Bola.net - - Rider Ducati Corse, Jorge Lorenzo menyatakan bahwa penggantinya di Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales memiliki banyak persamaan dengan dirinya. Hal ini disampaikan Lorenzo kepada Autosport menjelang MotoGP Argentina yang digelar di Sirkuit Termas de Rio Hondo akhir pekan ini.
Usai Lorenzo memutuskan hijrah ke Ducati, Yamaha segera mencari penggantinya. Pilihan mereka jatuh kepada Vinales yang dua tahun sebelumnya membela Suzuki Ecstar. Dalam balapan perdananya bersama Yamaha, Vinales langsung meraih kemenangan, menyusul dominasi yang ia tunjukkan selama uji coba pramusim.
"Entah mengapa, tekad Maverick mengingatkan pada diri saya sendiri. Seperti saya dulu, ia juga tak percaya pada mitos apapun. Saya biasa merasakan kekuatan yang sama dan motivasi yang fresh seperti yang ia tunjukkan sekarang; yakni keyakinan soal kemampuan untuk menang," ujar Lorenzo.
Maverick Vinales dan Valentino Rossi (c) Yamaha
Tak hanya itu, Vinales juga membuat sang tandem, Valentino Rossi terbayangi oleh kesuksesannya. Lorenzo yakin rider 22 tahun ini menghadirkan tantangan besar dan berat bagi The Doctor, yang kini telah berusia 38 tahun dan masih susah payah meraih gelar dunianya yang ke-10.
"Tak mudah bagi Vale untuk terus balapan pada usianya. Saat Anda berusia 38 tahun, maka setiap musim bakal lebih berat dari sebelumnya; ini disadari Vale sendiri. Anda tak melihat banyak rider berusia 38 tahun yang bisa secepat dia. Ini tidak mudah, apalagi jika Anda punya tandem segemilang dan sekuat Maverick," pungkas Lorenzo.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Keanu Reeves: Marquez Bagai 'Singa', Rossi Supercerdas
Otomotif 6 April 2017, 15:00
-
Jorge Lorenzo Akui Maverick Vinales Mirip Dirinya
Otomotif 6 April 2017, 14:00
-
MotoGP Argentina 2017, Grand Prix Ke-350 Valentino Rossi
Otomotif 6 April 2017, 13:00
-
Fakta-Fakta Unik Menjelang MotoGP Argentina 2017
Otomotif 5 April 2017, 15:15
-
Argentina Sirkuit Favorit, Rossi Tekad Naik Podium Lagi
Otomotif 5 April 2017, 13:15
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR