
Bola.net - Saat mengumumkan dirinya bergabung dengan Repsol Honda pada pertengahan 2018, Jorge Lorenzo digadang-gadang bisa menjadi rider MotoGP pertama yang mampu meraih kemenangan dengan tiga pabrikan sekaligus. Nyatanya, dengan semua kesulitan musim ini, Lorenzo belum bisa mewujudkannya.
Sebagai tiga kali juara dunia MotoGP, Lorenzo sukses meraih 44 kemenangan bersama Yamaha, dan tiga bersama Ducati. Kepada Crash.net baru-baru ini, ia pun mengaku bahwa salah satu ambisinya adalah meraih kemenangan dengan Honda, namun menyayangkan hal itu belum terjadi juga.
Meski begitu, ia yakin kemenangan masih memungkinkan, yakni jika ia sudah pulih benar dari cedera retak tulang belakang, sementara Honda Racing Corporation (HRC) mau memenuhi beberapa permintaan teknisnya pada motor RC213V 2020 agar ia lebih kompetitif lagi.
Ogah Bayangkan Kemenangan
"Saat ini, kemenangan terasa sangat jauh, tapi masih merupakan kemungkinan (di masa depan). Meski begitu, menang bareng Honda sangatlah sulit. Jika membayangkan diri saya menang, malah makin sulit lagi. Saat ini, hal itu mustahil," ungkap rider Spanyol berusia 32 tahun ini.
Salah satu kemungkinan Lorenzo bisa menang adalah ketika sebuah balapan MotoGP berjalan dalam kondisi cuaca yang tak biasa, atau dirinya mendapat keberuntungan. Meski begitu, Lorenzo mengaku ingin menang berdasar kemampuannya sendiri, bukan berdasarkan keberuntungan.
Hanya Ingin Menang Karena Layak
"Di MotoGP, apa pun memang bisa terjadi. Kadang-kadang Anda bisa beruntung, tapi saya tak mau menang hanya karena beruntung atau ambil untung dari kondisi tak biasa. Saya hanya ingin menang ketika saya memang layak mendapatkannya dan cukup cepat untuk mengalahkan semua orang," tutupnya.
Saat ini, Lorenzo tengah menjalani masa losing streak atau paceklik kemenangan terpanjang dalam kariernya, karena telah melewati 25 balapan tanpa kemenangan. Sebelumnya, ia sempat melewati 23 balapan tanpa kemenangan, yakni saat membela Ducati, sebelum akhirnya memenangi Mugello, Italia, tahun lalu.
Baca Juga:
- Terpuruk di Honda, Jorge Lorenzo Tak Pusingkan Kontrak 2021
- Target Utama Fabio Quartararo di Valencia: Bekuk Jack Miller
- Jorge Lorenzo Tekad Bantu Repsol Honda Rebut Gelar Dunia Tim
- Usai Pesta di Cervera, Marc Marquez Fokus ke MotoGP Valencia
- Salut pada Lorenzo dalla Porta, Valentino Rossi Cari Talenta Baru
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Lorenzo: Menang Bareng Honda Memungkinkan, Tapi Sulit
Otomotif 13 November 2019, 11:50
-
Terpuruk di Honda, Jorge Lorenzo Tak Pusingkan Kontrak 2021
Otomotif 13 November 2019, 11:15
-
Jorge Lorenzo Tekad Bantu Repsol Honda Rebut Gelar Dunia Tim
Otomotif 13 November 2019, 08:55
-
Sulit di Honda, Jorge Lorenzo: Yamaha Sempurna, Ducati Manis
Otomotif 12 November 2019, 14:00
-
Jorge Lorenzo Akui Lebih Pede dengan Honda Versi 2018
Otomotif 12 November 2019, 10:25
LATEST UPDATE
-
Adrien Rabiot Ungkap Masalah Milan Usai Kalah dari Udinese
Liga Italia 12 April 2026, 14:32
-
Barcelona Unggul 9 Poin, Hansi Flick Ingatkan La Liga Belum Usai
Liga Spanyol 12 April 2026, 14:02
-
Klasemen Pembalap AP250 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 12 April 2026, 14:01
-
Tempat Menonton Persib vs Bali United: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Bola Indonesia 12 April 2026, 13:32
-
Mikel Arteta Sebut Kekalahan dari Bournemouth Pukulan Telak bagi Arsenal
Liga Inggris 12 April 2026, 13:08
-
Mikel Arteta Arteta Minta Maaf Usai Arsenal Tumbang dari Bournemouth
Liga Inggris 12 April 2026, 13:00
-
Live Streaming Parma vs Napoli - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 12 April 2026, 13:00
-
Arsenal Kalah, Viktor Gyokeres Singgung Kondisi Lapangan
Liga Inggris 12 April 2026, 12:48
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45























KOMENTAR