
Bola.net - Pembalap Prima Pramac Racing, Jorge Martin, tegas mengaku tak takut kehilangan gelar dunia MotoGP 2023 jika kembali melanggar aturan tekanan ban Michelin. Menurutnya, lebih baik gagal juara karena gaspol tanpa kepikiran tekanan ban ketimbang kehilangan gelar gara-gara main aman.
Usai Seri Malaysia, Marco Bezzecchi sudah kehilangan kans matematis untuk jadi juara. Jadi, kini perebutan gelar hanya tinggal di antara Pecco Bagnaia dan Martin. Mereka pun dipisahkan oleh jarak 14 poin. Dengan dua seri tersisa, maka ada 74 poin tersedia yang bisa diperebutkan oleh keduanya.
Namun, Martin dan Bagnaia sama-sama sudah mengantongi peringatan dari FIM Stewards karena kedapatan sekali melanggar batas minimum tekanan ban, masing-masing di Thailand dan Malaysia. Jika melanggar sekali lagi, maka mereka bisa dijatuhi hukuman waktu tiga detik usai finis balapan.
Mulai Seri Inggris 2023, MotoGP resmi menyeragamkan sensor tekanan ban. Batas minimum ban depan 1,88 bar dan ban depan 1,7 bar. Mengingat tekanan ban melonjak seiring balapan, maka ban wajib di atas batas minimum selama 30% dari durasi sprint race dan 50% dari durasi main race.
Skala Hukuman untuk Pelanggar Tekanan Ban

Namun, mengingat sistem ini baru diperkenalkan pada tengah musim, FIM Stewards memberikan skala penalti bertahap bagi si pelanggar. Untuk saat ini, penalti hanya berlaku di sprint race dan main race. Berikut skala penalti yang diterapkan mulai Seri Inggris 2023.
- Pelanggaran pertama: Peringatan
- Pelanggaran kedua: Hukuman 3 detik
- Pelanggaran ketiga: Hukuman 6 detik
- Pelanggaran keempat: Hukuman 12 detik
- Mulai 2024: Diskualifikasi
Baik Bagnaia maupun Martin sama-sama berisiko melakukan pelanggaran untuk kedua kalinya, dan tentu ini akan berpengaruh pada perebutan gelar dunia di antara mereka. Namun, lewat Crash.net pada Minggu (12/11/2023), Martin malah mengaku bakal nekat mengambil risiko ini.
Pembalap Lain Juga Bisa Ikut Tentukan Juara

"Saya bisa ambil risiko itu. Pasalnya, saya tak mau finis keempat dengan tekanan ban yang baik. Saya lebih pilih berebut kemenangan dengan tekanan ban rendah. Lagipula, tiga detik tidaklah banyak. Kini Anda bisa naik podium bahkan dengan penalti tiga detik," ujar Martin.
"Saya tidak peduli kalah dari Pecco dengan margin 1 atau 80 poin. Jadi, saya akan ambil risiko itu dalam balapan-balapan berikutnya dan hanya akan ngotot," lanjut pembalap berjuluk 'Martinator' ini, yang finis kedua di sprint race dan finis keempat di main race Seri Malaysia.
Martin juga menyatakan bahwa dua seri tersisa musim ini, yakni Qatar dan Valencia, juga merupakan dua tempat yang sangat ideal untuk mempersempit margin poin dari Bagnaia. Namun, ia juga menyadari bahwa ancaman dari pembalap tangguh lainnya juga bisa mengacak-acak perebutan gelar.
"Jika ada dua tempat di mana Anda bisa mengejar poin, maka itu adalah Qatar dan Valencia, karena kami semua sangat berdekatan dan kami bisa meletakkan beberapa rider di antara Pecco dan saya. Jadi, Anda bisa meraih atau kehilangan banyak poin," pungkasnya.
Pelanggaran Aturan Tekanan Ban MotoGP 2023
MotoGP Catalunya
- Maverick Vinales: Main race (peringatan)
MotoGP San Marino
- Dani Pedrosa: Main race (peringatan)
MotoGP Indonesia
- Franco Morbidelli: Main race (peringatan)
- Raul Fernandez: Main race (peringatan)
- Aleix Espargaro: Main race (peringatan)
- Marco Bezzecchi: Main race (peringatan)
MotoGP Thailand
- Aleix Espargaro: Main race (3 detik)
- Pol Espargaro: Main race (peringatan)
- Jorge Martin: Main race (peringatan)
- Marc Marquez: Main race (peringatan)
MotoGP Malaysia
- Luca Marini: Main race (peringatan)
- Enea Bastianini: Main race (peringatan)
- Pecco Bagnaia: Main race (peringatan)
- Alvaro Bautista: Main race (peringatan)
- Iker Lecuona: Main race (peringatan)
Sumber: Crashnet
Baca juga:
- Luca Marini Soal Repsol Honda: Ducati Memang Oke, Tapi Saya Juga Ingin Bela Tim Pabrikan
- Digosipkan Terdepak, Enea Bastianini: Kemenangan Ini Pesan untuk Ducati!
- Marco Bezzecchi Dukung Luca Marini: Lebih Baik Memang ke Repsol Honda
- Fermin Aldeguer Beri Sinyal Bakal Gantikan Luca Marini di Skuad Valentino Rossi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ducati Soal Ide Tukar Jorge Martin dan Enea Bastianini: Kami Bisa Berbuat Semau Kami!
Otomotif 13 November 2023, 14:46
-
Jorge Martin: Mending Gagal Juara Gara-Gara Langgar Tekanan Ban daripada Main Aman
Otomotif 13 November 2023, 13:34
-
Klasemen Sementara MotoGP 2023 Usai Seri Malaysia di Sepang
Otomotif 12 November 2023, 14:53
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia: Jorge Martin Catat Waktu Tercepat, Kalahkan Alex Marquez
Otomotif 10 November 2023, 10:37
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR