
Bola.net - Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, senang kompetitif di atas motor RS-GP. Namun, usai MotoGP Americas di Circuit of The Americas (COTA) pada 27-29 Maret 2026, ia yakin Marco Bezzecchi masih jauh lebih superior.
Dalam Sprint pada Sabtu (28/3/2026). Martin meraih kemenangan usai membekuk rider Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia. Ini adalah kemenangan perdananya sejak akhir 2024, sebelum mengalami berbagai cedera parah.
Dalam balapan Grand Prix keesokan harinya, Martin start dari posisi ketujuh dan langsung membuntuti Bezzecchi, sebelum mereka kompak menyalip Pedro Acosta untuk finis di posisi 1-2 untuk kedua kalinya musim ini.
Merasa Salah Strategi

Sempat tertinggal, Martin bisa memangkas margin menjadi 2 detik saja dari 'Bez' saat finis. Meski begitu, ia meyakini menjalankan strategi yang salah pada awal balapan demi menjaga tekanan ban tetap dalam batasnya.
"Saya coba mendorong Marco sampai batasnya. Saya rasa saya salah memahami situasi dalam balapan, karena saya pikir pilihan terbaik adalah melaju di belakang Pedro dan Marco," ungkapnya via Crash.net.
"Kemudian, saya sadar bagian depan motor saya terlalu panas dan saya tak bisa berbuat apa-apa lagi. Saya coba mendorong Marco hingga akhir, tetapi dia sangat cepat. Dia berada di level yang luar biasa," lanjut Martin.
Terkendala Lengan Kiri
Meski begitu, Martin yakin bakal tetap kesulitan mengejar Bezzecchi andai ia lebih nekat mengejar pada awal balapan. Sebab, ia mengalami kendala di lengan kiri dalam tiga lap jelang finis.
"Saya mengerahkan semuanya, tapi di tiga lap terakhir saya harus menyerah karena lengan kiri saya benar-benar hancur. Saya tak bisa mengerem di Tikungan 12. Marco bekerja luar biasa, saya tak bisa apa-apa lagi," tutupnya.
Martin, Bezzecchi, dan para pembalap MotoGP lainnya akan menjalani balapan selanjutnya dalam MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez pada 24-26 April 2026 mendatang.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
- Marc Marquez Loyo di MotoGP Amerika 2026, Davide Tardozzi Sebut Kondisi Fisik Belum Ideal
- 5 Rekor Baru Tercatat di Balapan MotoGP Amerika 2026, Marco Bezzecchi Makin Tak Terbendung!
- Alami Highside di Balapan Moto3 Amerika 2026, Veda Ega Pratama Jelasakan Kesalahan Sendiri
- Marco Bezzecchi Berkuasa dari Start sampai Finis di Balapan MotoGP Amerika 2026, Aprilia Finis 1-2
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc Marquez Puji Dominasi Marco Bezzecchi, Sebut Bakal Sulit Dikalahkan
Otomotif 31 Maret 2026, 14:54
LATEST UPDATE
-
Dilema Xavi Espart bagi Barcelona: Bek Kanan dengan Jiwa Gelandang
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 13:10
-
Carlos Espi, 2 Gol dari 5 Tembakan
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 12:05
-
Arsenal dan Rekam Jejak Mereka Setelah Menjuarai Community Shield
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 11:16
-
Rodri Usung Target Juara Liga Champions di Barcelona, tapi Bisakah Ini Diwujudkan?
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 10:09
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR