Kembalinya Kejayaan Pembalap Italia, Bisa Sabet Gelar di 3 Kejuaraan Dunia Bergengsi pada 2026

Kembalinya Kejayaan Pembalap Italia, Bisa Sabet Gelar di 3 Kejuaraan Dunia Bergengsi pada 2026
Marco Bezzecchi, Kimi Antonelli, Nicolo Bulega (c) Aprilia Racing, Mercedes AMG Petronas, Ducati Corse

Bola.net - Italia tak pelak lagi sukses besar mencuri perhatian dunia motorsport pada 27-29 Maret 2026. Para pembalap Negeri Pizza berhasil menguasai tiga kejuaraan bergengsi sekaligus, yakni MotoGP, Formula 1, dan WorldSBK.

Tak hanya kompak meraih kemenangan dalam semua balapan yang mereka ikuti, melainkan juga kompak memuncaki klasemen pembalap. Ketiganya sama-sama dominan, sehingga berpeluang menyabet gelar dunia.

Uniknya, ketiga pembalap ini punya koneksi erat dengan ikon motorsport dan legenda MotoGP asal Italia, Valentino Rossi. Alhasil, kesuksesan ini tak hanya 'pesta' bagi Italia, melainkan juga bagi kubu 'The Doctor'.

Sebab, Marco Bezzecchi adalah anak didiknya, sementara Nicolo Bulega merupakan mantan anggota VR46 Riders Academy. Kimi Antonelli juga merupakan partner latihan Rossi dan anak-anak didiknya di arena gokart.

Berikut prestasi Bezzecchi, Antonelli, dan Bulega yang menandakan kebangkitan para pembalap Italia di dunia balap otomotif internasional. Simak ulasannya yuk, Bolaneters!

1 dari 3 halaman

Marco Bezzecchi

Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi (c) Aprilia Racing

Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi (c) Aprilia Racing

Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, tak pelak lagi jadi kandidat terkuat juara dunia MotoGP 2026. Sejak pramusim, ia menunjukkan performa menjanjikan, dan ini terbukti ketika musim balap berlangsung.

Anak didik Valentino Rossi ini menyapu bersih kemenangan Grand Prix di tiga seri pertama musim ini, termasuk di Seri Amerika akhir pekan lalu. Ia sedang memuncaki klasemen pembalap dengan koleksi 81 poin.

Jika berhasil menyabet gelar dunia, maka 'Bez' akan menjadi pembalap Italia ketujuh yang mampu menjuarai GP500/MotoGP, sekaligus mengikuti jejak Rossi dan sahabatnya sendiri, Pecco Bagnaia.

2 dari 3 halaman

Kimi Antonelli

Pembalap Mercedes AMG Petronas, Kimi Antonelli (c) AP Photo/Hiro Komae

Pembalap Mercedes AMG Petronas, Kimi Antonelli (c) AP Photo/Hiro Komae

Pembalap Mercedes AMG Petronas, Kimi Antonelli, sedang menjalani musim kedua di Formula 1 dan memberikan gebrakan awal musim ini, termasuk ketika ia menjadi pemenang termuda kedua sepanjang sejarah di GP China.

Ia menang lagi di GP Jepang akhir pekan lalu, yang membuatnya mengambil alih puncak klasemen pembalap dari George Russell. Menjadi pemimpin klasemen termuda sepanjang sejarah, ia sedang mengoleksi 72 poin.

Jika berhasil menyabet gelar dunia, maka Antonelli akan menggoreskan sejarah baru yang luar biasa. Sebab, pembalap Italia belum pernah menjuarai F1 lagi sejak Alberto Ascari menyabet mahkota juara pada 1953.

3 dari 3 halaman

Nicolo Bulega

Pembalap Aruba.it Racing Ducati, Nicolo Bulega (c) Ducati Corse

Pembalap Aruba.it Racing Ducati, Nicolo Bulega (c) Ducati Corse

Selagi Bezzecchi berkuasa di MotoGP dan Antonelli berkuasa di F1, Nicolo Bulega menyapu bersih enam kemenangan sekaligus dalam dua seri pertama WorldSBK 2026, termasuk di Seri Portugal akhir pekan lalu.

Hasil ini membuatnya menduduki puncak klasemen pembalap dengan kekuatan telak. Mengoleksi 124 poin, ia unggul 54 poin atas tandemnya sendiri di Aruba.it Racing Ducati, Iker Lecuona.

Jika berhasil merebut gelar dunia, maka 'Bulegass' akan menjadi juara WorldSBK pertama asal Italia sejak Max Biaggi pada 2012 lalu. Ia juga akan menjadi juara WorldSBK asal Italia kedua setelah Biaggi.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL