
Bola.net - Rider anyar Pramac Racing, Jorge Martin, mempelajari motor Desmosedici dari Jorge Lorenzo dan juga sang tandem, Johann Zarco, menjelang debutnya MotoGP 2021. Kepada GPOne, Selasa (19/1/2021), Martin mengaku yakin proses belajar dan adaptasinya takkan mudah. Atas alasan ini ia ingin menggali pelajaran sebanyak mungkin.
Juara dunia Moto3 2018 ini mengaku dirinya belum bisa bicara banyak soal potensi Desmosedici GP20, mengingat ia belum sekalipun menjalani uji coba dengan motor itu. Sejauh ini, ia baru berlatih dengan motor superbike Ducati Panigale V4S di Cartagena. Ia merasa nyaman, namun yakin Desmosedici GP20 akan punya cerita berbeda.
"Saya harus menjajal Desmosedici dulu untuk tahu potensinya. Saya bahkan belum pernah menaikinya saat mesinnya mati. Saya akan coba di Qatar nanti. Davide Tardozzi (Manajer Ducati Team) minta saya untuk tak berekspektasi apa pun, ia sarankan saya untuk tiba di uji coba dengan pikiran terbuka," ungkapnya.
Motor Tersulit Tapi Juga Paling Berpotensi

"Saat saya naik Panigale V4S, saya pikir bakal sulit, namun saya malah bersenang-senang. Tapi jika saya merasa mengendarai Desmosedici bakal sama baiknya dengan Panigale, mungkin saya salah, karena saya yakin takkan begitu. Jadi saya lebih memilih untuk tak berasumsi dan akan tetap berpikiran terbuka," lanjut Martin.
Debutan lainnya, yakni Enea Bastianini dan Luca Marini, mengaku selama ini sudah berusaha curi-curi informasi soal Desmosedici dari rider anyar Ducati Team, Francesco 'Pecco' Bagnaia. Lalu, siapa yang jadi junjungan Martin? Rider berusia 22 tahun ini mengaku dapat info dari Jorge Lorenzo, yang membela Ducati pada 2017 dan 2018 lalu.
"Saya sempat bicara dengan Jorge saat ia masih jadi rider Ducati. Menurutnya Desmosedici motor tersulit, tapi juga berpotensi paling besar. Jelas tahun pertama bakal sulit, namun dengan kerja keras, saya pasti bisa tampil baik. Saya adalah 'Jorge' kedua yang membela Ducati. Saya rasa jika bertahan di Ducati, Jorge bisa jadi juara dunia. Ia rider yang sangat kuat, sulit menyamai levelnya," ujarnya.
Johann Zarco Sudah Kuat di Esponsorama

Martin menyatakan, bertandem dengan Zarco juga bakal menguntungkan. Pasalnya, juara dunia Moto2 2015 dan 2016 itu sudah sempat semusim membela Ducati lewat Esponsorama Racing, dan Martin pun bisa belajar darinya. "Bakal berat melawan Johann. Hubungan kami baik, dan pertemuan pertama kami juga oke," kisahnya.
"Ia meraih gelar Moto2 bersama tim saya. Ia biasa mampir ke garasi kami dan kami ngobrol beberapa kali. Saya rasa ia di level yang sama dengan Jack (Miller) dan Pecco, dan tahun ini ia jadi favorit pemenang. Ia sangat kuat di Avintia, dan ia akan punya motor lebih baik di Pramac. Saya jelas akan banyak belajar darinya," tutup Martin.
Martin, Bastianini, dan Marini akan turun lintasan untuk pertama kalinya sebagai rider MotoGP dalam uji coba shakedown di Losail, Qatar, pada 5 Maret mendatang, yang dilanjutkan dengan uji coba pramusim di trek yang sama pada 6-7 dan 10-12 Maret nanti.
Sumber: GPOne
Video: Miguel Oliveira Menangi MotoGP Portugal 2020
Baca Juga:
- Marc Marquez, Salah Satu Alasan Pol Espargaro Ngotot ke Repsol Honda
- Ducati Bagai Ferrari-nya Balap Motor, Jorge Martin Tak Terbebani
- Belum Naik Desmosedici, Jorge Martin Sudah Dibikin Kagum Panigale
- Jorge Martin Sudah Saling Lirik dengan Ducati Sejak di Moto3
- Alex Rins Akui Sudah Fit, Merasa Tak Butuh Operasi Bahu
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Pelajari Ducati dari Jorge Lorenzo dan Johann Zarco
Otomotif 19 Januari 2021, 19:14
-
Andrea Dovizioso: Gigi Dall'Igna Hanya Mau Jorge Lorenzo, Marc Marquez Saja Ditolak
Otomotif 10 Januari 2021, 13:25
-
Jorge Lorenzo Sedih Tak Bisa Bayar Kepercayaan Repsol Honda
Otomotif 28 Desember 2020, 14:12
-
Dovizioso-Lorenzo Cekcok Lagi, Kali Ini Saling Tuduh Iri Pencapaian Masing-Masing
Otomotif 27 Desember 2020, 11:15
LATEST UPDATE
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR