
Bola.net - Pebalap Estrella Galicia 0,0 Marc VDS, Alex Marquez, sukses mengunci gelar dunia Moto2 2019 di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada Minggu (3/11/2019). Ini adalah gelar dunianya yang kedua, usai menjuarai Moto3 pada 2014 lalu.
Marquez merupakan adik kandung dari delapan kali juara dunia dari Repsol Honda MotoGP, Marc Marquez. Lahir di Cervera, 23 April 1996, ia mulai menarik perhatian dunia dengan turun di FIM CEV 125 pada 2010 lalu, meski mengakhiri musim di peringkat 11.
Masih membela Monlau Team, Marquez bertarung sengit dengan Alex Rins untuk memperebutkan gelar juara di kompetisi yang sama, namun harus duduk sebagai runner up pada akhir musim. Setelah kelas 125 diganti dengan Moto3 pada 2012, Marquez akhirnya sukses menjadi juara FIM CEV.
Saat turun di FIM CEV Moto3 2012, Marquez sempat menjalani wildcard di Moto3 Grand Prix di Jerez, Estoril, dan Catalunya, kemudian turun reguler sejak Seri Indianapolis, Amerika Serikat dengan Ambrogio Racing untuk menggantikan Simone Grotzkyj.
Rivalitas Sengit dengan Jack Miller
Pada 2013, Marquez turun secara penuh di Moto3 bersama Estrella Galicia 0,0, yang masih diorganisir oleh Monlau Team. Ia pun sukses meraih lima podium, dan merebut kemenangan perdananya di Sirkuit Twin Ring Motegi, Jepang.
Setahun kemudian, masih dengan tim yang sama, ia bersaing sengit dengan Jack Miller dalam memperebutkan gelar dunia. Kedua rider sama-sama mengoleksi 10 podium, di mana Miller meraih enam kemenangan, sementara Marquez meraih tiga.
Perebutan gelar pun terjadi sampai seri penutup di Valencia. Meski finis kedua, sementara Miller meraih kemenangan, Marquez sukses merebut gelar dunia dengan keunggulan dua poin saja atas Miller di klasemen akhir Moto3 2014.
Butuh Lima Tahun untuk Juarai Moto2
Pada 2015, Marquez pun naik ke Moto2 bersama Estrella Galicia 0,0 Marc VDS, namun ia mengalami paceklik podium selama nyaris dua musim, dan akhirnya berakhir di Aragon, Spanyol, pada 2016, saat ia finis kedua.
Pada 2017, ia mulai menunjukkan peningkatan, meraih enam podium, yang tiga di antaranya merupakan kemenangan. Setahun setelahnya, rider berjuluk The Pistols ini meraih enam podium, namun paceklik kemenangan.
Tahun ini, Marquez pun seolah menjadi rider yang berbeda. Menjalani musim lebih tenang dan kepala yang lebih dingin, ia makin konsisten bertarung di papan atas. Sejauh ini, ia sukses meraih 10 podium, yang lima di antaranya merupakan kemenangan.
Kedua Kali Juara Bareng Kakak
Gelar juara Moto3 2014 dan Moto2 2019 kini sudah ada di kantong Marquez. Meski belum sebanyak koleksi gelar sang kakak, prestasi ini jelas cukup baik untuk diapresiasi, dan merupakan bukti bahwa rider 23 tahun itu tak sekadar menebeng nama besar Marc Marquez.
Ini juga adalah kedua kalinya Marquez Bersaudara merebut gelar dunia, meningat pada 2014 lalu, Marc Marquez juga sukses meraih gelar dunia di kelas MotoGP.
Musim depan, Marquez tetap bertahan bersama Estrella Galicia 0,0 Marc VDS di Moto2, dan bertekad untuk naik ke MotoGP menyusul sang kakak pada 2021 mendatang.
Baca Juga:
- Operasi Bahu, Miguel Oliveira Juga Absen dari MotoGP Valencia
- Ai Ogura Beri Tribut untuk Afridza Munandar di Moto3 Malaysia
- Klasemen Sementara Moto3 2019 usai Seri Sepang, Malaysia
- Hasil Balap Moto3 Malaysia: Dalla Porta Menang, Masia Mencengangkan
- Hasil Pemanasan MotoGP Malaysia: Joan Mir dan Suzuki Terdepan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juarai Moto2 2019, Bukti Alex Marquez Tak Nebeng Nama Kakak
Otomotif 3 November 2019, 13:25
-
Klasemen Sementara Moto2 2019 usai Seri Sepang, Malaysia
Otomotif 3 November 2019, 13:20
-
Hasil Balap Moto2 Malaysia: Alex Marquez Kunci Gelar, Brad Binder Menang
Otomotif 3 November 2019, 13:10
-
Hasil Pemanasan Moto2 Malaysia: Luca Marini Tercepat
Otomotif 3 November 2019, 08:48
-
Hasil Kualifikasi Moto2 Malaysia: Alex Marquez Sabet Pole
Otomotif 2 November 2019, 13:26
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR