Bola.net - Meski sukses menjuarai MotoGP di tahun pertamanya, Marc Marquez mengaku tak ingin hidup mewah dan berfoya-foya. Menurutnya, mobil BMW M6 yang diberikan MotoGP musim ini bahkan adalah hadiah yang terlalu mewah.
"Saat ini saya tak menginginkan apapun. Saya mendapatkan hadiah mobil karena mendapatkan banyak pole. Bahkan hadiah itu terlalu mewah bagi saya! Tapi itu tetaplah hanya hadiah, jadi saya tak perlu terlalu bangga," ujar dalam wawancara bersama La Vanguardia.
Ketika ditanya apakah dirinya ingin membeli mansion mewah seperti milik Jorge Lorenzo di Barcelona, Spanyol, Marquez yang hingga kini masih serumah dengan orang tuanya pun menolak.
"Tidak!" jawabnya sembari tertawa. "Saat ini, saya merasa nyaman dengan apa yang ada. Saya tak mengeluh. Lagipula jika saya lepas dari orang tua, tak akan ada makanan di meja ketika saya pulang. Jika begitu, saya harus melakukan segala hal sendiri."
Marquez juga mengaku dirinya dan sang adik, Alex Marquez masih harus membantu orang tua di rumah. "Raja di rumah tentu ayah saya, dan ratunya adalah ibu saya. Saya dan Alex melayani. Di rumah, tidak ada juara dunia. Saya membersihkan tempat tidur sendiri. Saya dan Alex juga harus mengatur meja ketika waktu makan tiba," pungkasnya. (lv/kny)
"Saat ini saya tak menginginkan apapun. Saya mendapatkan hadiah mobil karena mendapatkan banyak pole. Bahkan hadiah itu terlalu mewah bagi saya! Tapi itu tetaplah hanya hadiah, jadi saya tak perlu terlalu bangga," ujar dalam wawancara bersama La Vanguardia.
Ketika ditanya apakah dirinya ingin membeli mansion mewah seperti milik Jorge Lorenzo di Barcelona, Spanyol, Marquez yang hingga kini masih serumah dengan orang tuanya pun menolak.
"Tidak!" jawabnya sembari tertawa. "Saat ini, saya merasa nyaman dengan apa yang ada. Saya tak mengeluh. Lagipula jika saya lepas dari orang tua, tak akan ada makanan di meja ketika saya pulang. Jika begitu, saya harus melakukan segala hal sendiri."
Marquez juga mengaku dirinya dan sang adik, Alex Marquez masih harus membantu orang tua di rumah. "Raja di rumah tentu ayah saya, dan ratunya adalah ibu saya. Saya dan Alex melayani. Di rumah, tidak ada juara dunia. Saya membersihkan tempat tidur sendiri. Saya dan Alex juga harus mengatur meja ketika waktu makan tiba," pungkasnya. (lv/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Insiden Jerez' Jadi Momen Favorit Marc Marquez
Otomotif 14 Desember 2013, 15:00
-
Ingin Kurangi Kecelakaan, Marquez Tetap Agresif
Otomotif 14 Desember 2013, 13:00
-
Inilah Daftar Terbaru Pebalap MotoGP 2014
Otomotif 14 Desember 2013, 11:00
-
Juarai MotoGP, Marquez Tak Mau Hidup Mewah
Otomotif 14 Desember 2013, 09:00
-
FIM Resmi Ubah Kalender Balap MotoGP 2014
Otomotif 13 Desember 2013, 20:00
LATEST UPDATE
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR