
Bola.net - Pembalap Aprilia Racing, Maverick Vinales, memang gagal finis dalam MotoGP Jerman di Sachsenring, Minggu (19/6/2022). Meski begitu, ia telah menunjukkan lonjakan performa di atas RS-GP dengan meramaikan perebutan podium dan mengancam sang tandem, Aleix Espargaro. Sebelumnya, hal ini jarang terlihat dari Vinales.
Start kesembilan, Vinales berjibaku dengan banyak rider pada lap pembuka, dan kemudian menyalip Jorge Martin dan Takaaki Nakagami. Ia kemudian juga membabat Luca Marini dan Fabio di Giannantonio untuk naik ke posisi keenam. pembalap Spanyol ini pun beruntung naik satu posisi lagi usai Pecco Bagnaia terjatuh pada Lap 4.
Setelah Jack Miller menjalani long lap penalty, Vinales naik ke posisi keempat dan sejak itu menebar ancaman kepada Espargaro. Sayangnya, pada Lap 8, Vinales mengalami kendala teknis. Rear ride height device motor RS-GP miliknya mendadak aktif dan tak bisa diatasi. Alhasil, ia kembali ke pit pada akhir Lap 19 dan gagal finis.
Pakai Versi Otomatis
Viñales has retired 💥
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) June 19, 2022
There appears to be an issue with his ride height device and has had to return to the pits 😓#GermanGP 🇩🇪 pic.twitter.com/hcSNBb4bev
"Balapan kali ini sungguh disayangkan. Saya merasa sangat kompetitif. Awalnya saya mampu menyalip Luca dan Jorge, lalu menemukan ritme balap yang sangat baik. Meski begitu, saya senang atas kemajuan Aprilia dibanding tahun lalu. Saya yakin kami segera bisa tampil konsisten dengan para rider terbaik," ujar Vinales via GPOne.
Sebagai catatan, kali ini Espargaro memakai rear ride height device manual, sementara Vinales membantu Aprilia bereksperimen dengan versi otomatis. Sayang, eksperimen ini justru jadi senjata makan tuan. "Saya sangat menikmati balapan ini, sayangnya saya terpaksa gagal finis ketika balapan menyisakan 10 lap akibat kerusakan rear ride height device," ujar Top Gun.
"Ketika hendak menyerang Aleix, saya merasakan vibrasi. Di Tikungan 8, dalam 180 km/jam, ban depan saya terkunci dan saat itulah saya sadar ride height device saya rusak, karena motor saya merendah dan kaki saya menapak di aspal. Saya coba mematikannya, namun tak bisa. Saya pikir tadinya ban saya pecah, ternyata tidak," lanjutnya.
Alami Kemajuan Penting

Kendala yang sama dialami rider Red Bull KTM, Brad Binder, di Mandalika, Indonesia. Bedanya, Binder nekat tetap berkendara karena turun hujan, sehingga ia finis kedelapan. Namun, mengingat kondisi trek Sachsenring sangat ekstrem akibat gelombang panas, Vinales merasa berbahaya jika ia nekat melanjutkan balapan.
"Mustahil untuk berkendara terus, jadi saya berhenti karena bertahan di trek bakal bahaya. Sangat disayangkan, karena saya yakin bisa mengejar Aleix. Kendala ini menghancurkan balapan saya. Namun, saya senang karena kami mengalami kemajuan penting meski masih harus memperbaiki kualifikasi. Kami sudah mendekat ke depan," tutupnya.
Balapan selanjutnya akan digelar di Sirkuit Assen, Belanda, pada 24-27 Juni 2022 mendatang. Musim lalu, Vinales start dari pole dan finis kedua di trek tersebut, yakni saat ia masih membela Monster Energy Yamaha.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
- Kaki Para Rider Terbakar, Honda Tanpa Poin untuk Pertama Kali dalam 40 Tahun di MotoGP
- Tunggu 3 Bulan, Lewis Hamilton Akhirnya Podium Lagi di Formula 1 Kanada
- Dapat Long Lap Penalty, Jack Miller Tetap Bisa Naik Podium di Sachsenring
- Yakin Takkan Dibantu Team Order, Johann Zarco: Dukungan Ducati Sudah Mentok
- Pecco Bagnaia Marah Gagal Finis Lagi, Tak Terima Jatuh di Sachsenring
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hanya Soal Waktu: Maverick Vinales Pede Bisa Menang Bareng Aprilia
Otomotif 20 April 2022, 12:35
-
Hasil Pemanasan MotoGP Austin: Maverick Vinales dan Aprilia Memimpin
Otomotif 10 April 2022, 22:07
-
Aprilia Minta Maverick Vinales Segera Susul Aleix Espargaro Sabet Hasil Oke
Otomotif 5 April 2022, 15:55
LATEST UPDATE
-
Dean James Bersinar di Eredivisie: Bawa Go Ahead Eagles Raih Peringkat ke-2 Klasemen
Tim Nasional 24 Agustus 2026, 14:12
-
Ambisi Sandy Walsh Bersama Persib: Kejar Gelar Keempat hingga Tantang Klub Asia
Bola Indonesia 24 Agustus 2026, 13:48
-
Tanpa Striker Murni, Barcelona Ternyata Tetap Ganas di Area Penalti
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 13:16
-
Makna Selebrasi Spiderman Raphinha di Balik Kemenangan 5-0 Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 12:17
-
Ferran Torres Debut dan Cetak 2 Gol, PSG Selamat dari Kekalahan
Liga Eropa Lain 24 Agustus 2026, 12:01
-
Kesempatan Xavi Espart, Agresivitas Gavi, dan Debut Impresif Anthony Gordon
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 11:41
-
Debut Impian Anthony Gordon, 2 Assist dalam Kemenangan Besar Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 11:19
-
Adrien Rabiot Sudah Memahami Tuntutan Ruben Amorim di AC Milan
Liga Italia 24 Agustus 2026, 11:08
-
Randal Kolo Muani Bikin Luciano Spalletti Frustrasi
Liga Italia 24 Agustus 2026, 10:19
-
Barcelona Menang Besar 5-0, Ulasan Performa Para Pemain di Markas Elche
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 10:09
-
AC Milan Tekuk Torino, Berikut Performa Pemain di Setiap Lini
Liga Italia 24 Agustus 2026, 09:53
-
Juventus Tekuk Frosinone, Bremer Gemilang, Kolo Muani Melempem
Liga Italia 24 Agustus 2026, 09:07
-
Nyaris Terkapar, Bagaimana Performa Para Pemain Liverpool di Kandang Newcastle?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 08:27
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR