
Bola.net - Tak pelak lagi awal musim 2022 jadi penentu masa depan Jack Miller di Ducati Lenovo Team. Sayang, ketika harus meraih hasil baik dalam MotoGP Qatar di Losail, Minggu (6/3/2022), ia justru gagal finis akibat kendala elektronik pada Desmosedici GP22 miliknya. Lewat Crash.net, Miller pun menyebut motornya 'tersesat'.
Miller sejatinya tampil cukup apik sepanjang akhir pekan, duduk di posisi 4 dalam kualifikasi. Namun, pada awal balapan, ia melorot ke posisi 10 akibat start yang buruk. Seiring bertambahnya lap, rider Australia ini justru terus menghilang dari posisi 10 besar. Pada Lap 6, ia secara mengejutkan memilih kembali ke garasi dan tidak finis.
Runner up Moto3 2014 ini menyatakan sejak start terdapat kendala pada sistem engine map, yang bikin motornya 'tersesat dan bingung' atas keberadaannya di lintasan. Tenaga mesinnya menghilang di trek lurus, yang seharusnya jadi kekuatan terbesar Ducati, dan justru muncul di tikungan-tikungan yang Miller lewati.
Sudah Coba Gonta-Ganti Engine Map

"Ada sesuatu yang hilang di elektronik. Saya dapat tenaga mesin 100% di area-area yang sangat janggal. Di trek lurus, tenaganya malah hilang. Saya terus-terusan harus pakai gigi empat demi keluar dari tikungan terakhir. Semua orang jadi menyalip. Saya pikir saya bakal ditabrak dari belakang, hanya karena lamban," curhat Miller.
Miller menyatakan bahwa dalam enam lap ia sudah berusaha memperbaiki engine map, namun motornya tetap tidak bereaksi. Tenaga besar dari mesinnya yang tiba-tiba muncul di antara tikungan-tikungan juga bikin Miller kesulitan mengendalikan motornya, karena gasnya terbuka kelewat besar ketika hendak membelok.
"Saya sudah melakukan segalanya, mengganti engine map dari A ke B ke C, menyalakan dan mematikan sistem, tapi tak ada yang terjadi. Pada satu momen, mesin saya meledak-ledak di antara tikungan, sehingga gasnya terbuka lebar-lebar. Tentu saja gas saya terbuka, namun saya tak mengira akan seterbuka itu," lanjutnya.
Semoga Tak Terjadi Lagi
#JM43 🎙️: "I tried all that I could and gave my best, but today it wasn't to be"#QatarGP #ForzaDucati pic.twitter.com/6ltwE321Dy
— Ducati Corse (@ducaticorse) March 6, 2022
Hal ini membuat pembalap berusia 27 tahun itu merasa dalam bahaya, terutama di tikungan terakhir. Tak bisa berakselerasi, ia pun jadi melaju lamban hingga justru menghalang-halangi laju para rivalnya. Alhasil, ia memutuskan untuk kembali ke pit dan tak melanjutkan balapan.
"Saya takut nyaris ditabrak dari belakang setiap kali saya keluar dari tikungan terakhir, karena saya ada di garis balap tapi tak bisa berakselerasi. Saya pun memutuskan lebih baik masuk ke pit. Bisa dikatakan motor kami jadi terasa sangat asing. Kami tahu masalahnya, kami tahu apa yang terjadi. Semoga tak terjadi lagi," tutupnya.
Rekan setim Miller, Pecco Bagnaia, juga gagal finis dalam balapan ini. Bagnaia mengalami selip di Tikungan 1 pada Lap 12, dan turut menyeret Jorge Martin ke gravel. Dengan begini, Ducati Lenovo Team ada di dasar klasemen tim dengan 0 poin.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
- Gresini Kental Nuansa Indonesia, Enea Bastianini Diminta Menang Lagi di Mandalika
- Sebut MotoGP Qatar 'Bencana', Fabio Quartararo Makin Ragu Soal Kontrak Yamaha
- Gagal Finis di Qatar, Pecco Bagnaia Kritik Ducati: Saya Ini Bukan Test Rider
- Tabrak Jorge Martin, Pecco Bagnaia: Manuver Saya Tidak 'Gila'
- Marc Marquez Belum Klop dengan Honda Teranyar, Legawa Finis Kelima di Qatar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kendala Elektronik Ducati Bikin Motor Jack Miller 'Tersesat' di MotoGP Qatar
Otomotif 8 Maret 2022, 09:43
-
Jack Miller Soal Kontrak Ducati: Tiap Awal Tahun Saya Diremehkan Terus
Otomotif 4 Maret 2022, 14:25
-
Harmonis: Pecco Bagnaia Desak Ducati Pertahankan Jack Miller di MotoGP 2023
Otomotif 23 Februari 2022, 14:05
-
Posisi di Ducati Terancam, Jack Miller: Bodoh Kalau Saya Tak Waspada
Otomotif 16 Februari 2022, 14:35
LATEST UPDATE
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR