
Bola.net - - Pebalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, menolak kesulitannya beradaptasi dengan motor RC213V disebut sebagai kisah 'lunturnya kekuatan sang dewa'. Hal ini ia nyatakan kepada Marca, sebelum bertolak ke Jepang untuk menemui para teknisi dan insinyur Honda Racing Corporation (HRC) pekan lalu.
Sebagai lima kali juara dunia, Lorenzo memang dianggap sebagai salah satu rider MotoGP terbaik dalam dua dekade belakangan. Meski begitu, Por Fuera yakin dirinya tak layak disebut sebagai 'dewa', melainkan pebalap yang mampu tampil baik dan kuat di kejuaraan balap motor terakbar di dunia.
"Saya tak pernah merasa saya ini dewa. Bisa dikatakan saya hanya mampu bekerja dengan sangat baik dalam kejuaraan olahraga yang kebetulan sangat populer. Tapi saat ini saya juga tidak lebih 'rendah', karena saya selalu menjadi orang yang sama, hanya saja hasil saya saat ini berbeda," ujarnya.
Akui Sulit Memotivasi Diri Sendiri
Sejak membela Honda awal musim ini, rider Spanyol tersebut tak memungkiri dirinya sangat kesulitan beradaptasi, dan hal ini terlihat jelas dari hasil balapnya di enam seri pertama. Belum naik podium, Lorenzo terhitung dua kali finis ke-13, dua kali finis ke-12, sekali finis ke-11, dan sekali gagal finis.
"Tak mudah menghadapi krisis, tapi saya belum berminat ke psikolog. Otak dan pengalamanlah yang membantu, tapi tentu sangat sulit, karena ini pekerjaan yang butuh disiplin tinggi. Usai 17 tahun berkarier, tak mudah memotivasi diri sendiri ketika sulit meraih hasil baik. Yang jelas, saya harus bersenang-senang dan bersemangat untuk terus bekerja," ungkapnya.
Ingin Ulang Gebrakan 2018
Meski begitu, ada satu hal yang membuat Lorenzo terus berpikir positif, yakni fakta dirinya pernah mengalami situasi sulit serupa di Ducati sepanjang musim 2017 dan 2018, namun akhirnya mampu keluar dari penderitaan paceklik kemenangan dengan memenangi balapan di Mugello, Catalunya, dan Austria.
"Saya sangat kesulitan di Ducati, tapi akhirnya bisa menang, menunjukkan bahwa saya bisa berhasil. Jadi mengapa saya tak bisa melakukannya lagi? Lagipula, dalam olahraga ini ada banyak juara yang kariernya dianggap sudah habis tapi justru 'terlahir kembali' dan mampu menutup mulut para kritikus," pungkasnya.
Menjelang MotoGP Catalunya, Spanyol di Sirkuit Barcelona-Catalunya pada 14-17 Juni nanti, Lorenzo tengah berada di peringkat 14 pada klasemen pebalap dengan koleksi 19 poin.
Baca Juga:
- Masa Depan Jack Miller Ditentukan Spesifikasi Motor Ducati
- Usai Dovizioso, Valentino Rossi Janji Bakal Turun di DTM
- Alami Spin, Dovizioso Gagal Finis 10 Besar di DTM Misano
- Jadwal Siaran Langsung: MotoGP Catalunya, Spanyol 2019
- Klasemen Sementara MotoGP 2019 usai Seri Mugello, Italia
- Hasil Balap MotoGP Italia: Danilo Petrucci Rebut Kemenangan Perdana
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kesulitan di Honda, Lorenzo Pede Ulang Kebangkitan di Ducati
Otomotif 10 Juni 2019, 14:30
-
Lorenzo: Masa-Masa Ducati Sudah Berat, Honda Lebih Sulit Lagi
Otomotif 31 Mei 2019, 14:30
-
Menang Tahun Lalu, Jorge Lorenzo Merendah Jelang Mugello
Otomotif 31 Mei 2019, 13:30
-
Marquez-Lorenzo Kompak Ingin Akhiri Nasib Buruk di Mugello
Otomotif 29 Mei 2019, 10:15
-
Marquez: Tak Wajar Lihat Lorenzo Terlempar dari 10 Besar
Otomotif 28 Mei 2019, 13:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR