Bola.net - Pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi mengaku keputusannya mengganti sang kepala mekanik, Jeremy Burgess dengan Silvano Galbusera merupakan pertaruhan 'berbahaya'.
Namun setelah start dari posisi ke-10 di MotoGP Qatar dan mampu bersaing dengan Marc Marquez untuk memperebutkan kemenangan, Rossi yakin keputusannya telah terbayar.
"Tahun lalu saya melakukan pertaruhan yang berbahaya, karena Silvano tak punya pengalaman di MotoGP. Namun sejak uji coba World Superbike pada tahun 2010, saya mengenalnya dengan baik dan merasa nyaman," ujarnya kepada Crash.net.
Rossi pun mengaku kian percaya diri musim ini. "Saya sangat senang, karena ia bekerja dengan sangat baik. Saya rasa tahun ini saya bisa lebih kuat, karena kami bisa bekerja lebih keras terutama dalam meningkatkan setup untuk balapan," pungkasnya. [initial]
Sumber: Crash.net (cn/kny)
Namun setelah start dari posisi ke-10 di MotoGP Qatar dan mampu bersaing dengan Marc Marquez untuk memperebutkan kemenangan, Rossi yakin keputusannya telah terbayar.
"Tahun lalu saya melakukan pertaruhan yang berbahaya, karena Silvano tak punya pengalaman di MotoGP. Namun sejak uji coba World Superbike pada tahun 2010, saya mengenalnya dengan baik dan merasa nyaman," ujarnya kepada Crash.net.
Rossi pun mengaku kian percaya diri musim ini. "Saya sangat senang, karena ia bekerja dengan sangat baik. Saya rasa tahun ini saya bisa lebih kuat, karena kami bisa bekerja lebih keras terutama dalam meningkatkan setup untuk balapan," pungkasnya. [initial]
Sumber: Crash.net (cn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Opel Bertekad Jual Mobil Adam Edisi Valentino Rossi
Otomotif 25 Maret 2014, 19:00
-
Max Biaggi Puji Performa Valentino Rossi di Qatar
Otomotif 25 Maret 2014, 13:00
-
Kinerja Galbuera Memuaskan, Valentino Rossi Kian Pede
Otomotif 25 Maret 2014, 11:00
-
Gagal Finis di MotoGP Qatar, Lorenzo Puji Rossi
Otomotif 24 Maret 2014, 13:00
-
Kalah dari Marquez, Rossi Senang Bisa Nostalgia
Otomotif 24 Maret 2014, 09:00
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR