Bola.net - Pembalap baru Pramac Racing, Jorge Martin, mengaku percaya diri bisa tampil garang juga di MotoGP, jika mengingat dirinya sangat kompetitif selama turun di Moto3 dan Moto2. Hal ini disampaikan pembalap berusia 22 tahun tersebut dalam wawancaranya dengan Motorsport Espana pada Rabu (20/1/2021).
Martin memang selalu jadi rider papan atas di semua kelas balap yang ia geluti. Pada 2014, ia sukses jadi juara Red Bull Rookies Cup, mengalahkan juara dunia MotoGP 2020, Joan Mir. Ia akhirnya pindah ke Moto3 pada 2015. Meski terseok-seok bersama Mahindra selama dua musim, talentanya tetap mencolok di paddock MotoGP.
Martin menggebrak sekalinya memakai Honda bersama Gresini Racing pada 2017. Ia meraih sembilan pole dan sembilan podium, yang salah satunya kemenangan, dan duduk di peringkat 4 pada klasemen akhir. Pada 2018, ia makin dominan: meraih 11 pole, 10 podium, 7 kemenangan, dan sukses merebut gelar dunia.
Momen Paling Bahagia dalam Hidup
Say 👋🏻 to @88jorgemartin !!! #PramacRacing #JM89 #ForzaDucati pic.twitter.com/bCfvuxBKW8
— Pramac Racing MotoGP (@pramacracing) January 19, 2021
Martinator naik ke Moto2 2019 bersama Red Bull KTM Ajo. Pakai sasis buatan KTM, ia langsung tampil kompetitif dengan dua podium. Pada 2020, KTM menarik sasisnya dan bekerja sama dengan Kalex. Martin sempat diragukan bisa beradaptasi, namun justru meraih enam podium, dua kemenangan, dan mengakhiri musim di peringkat 5.
Kiprah mentereng ini pun membuatnya dilirik banyak pabrikan MotoGP. KTM salah satunya, namun mereka akhirnya lebih memilih Danilo Petrucci untuk diletakkan di Tech 3 karena berpengalaman. Honda juga sempat ingin menggaetnya lagi, namun juga batal. Ducati, yang sudah mengamatinya sejak di Moto3, akhirnya jadi pelabuhan Martin di kelas tertinggi tahun ini.
"Sejak awal 2020, banyak pabrikan melirik saya dan saya melihat langkah mewujudkan impian. Saat saya putuskan ke Ducati, itulah momen saya sadar semua jadi nyata. Sebelum saya mengira bakal naik kelas tahun ini, saya punya opsi lain. Tapi momen saya meraih kesepakatan dengan Ducati adalah momen paling bahagia dalam hidup saya," ujarnya.
Kesempatan Datang pada Saat yang Tepat
"Saya rasa momen krusial ini datang pada saat yang tepat. Saya merasa punya level yang layak. Di Moto2, saya terbukti sangat kompetitif. Mungkin dalam beberapa balapan saya kurang berpengalaman dengan motornya, tapi saat dapat motor apa pun, saya selalu berebut podium dan kemenangan. Jadi, saya sangat tenang dan yakin atas apa pun yang saya lakukan," ungkap rider Spanyol ini.
Meski begitu, debut Martin di MotoGP juga berpotensi terganggu pandemi Covid-19 seperti halnya yang dialami para debutan tahun lalu. Uji coba pramusim di Malaysia pun dibatalkan, hingga para debutan kehilangan tiga hari uji coba di atas motor baru mereka. Martin pun kecewa, namun bukan berarti ini mengurangi intensitas latihannya.
"Debutan butuh waktu adaptasi dalam musim yang normal, terdiri dari 19-20 balapan, sebagai 'uji coba' dan latihan berkendara secara maksimal. Sejauh ini, kami kehilangan tiga hari uji coba, dan ini sungguh disayangkan. Saya pun harus memanfaatkan semua kesempatan untuk latihan, seperti yang saya lakukan dengan Panigale," tutupnya.
Sumber: Motorsport Espana
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
- Tetap di MotoGP Sampai 2026, Ducati Makin Getol Rebut Gelar Dunia Pembalap
- 'Move on' dari MotoGP, Tito Rabat Berambisi Bangkit Lewat WorldSBK
- Marc Marquez Kembali Latihan Fisik Pertama Kali Sejak Operasi Ketiga
- Michael van der Mark Yakin Tito Rabat Menggebrak di WorldSBK
- Ducati Corse Resmi Tetap Berkompetisi di MotoGP Sampai 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengenal Rookie MotoGP 2021 - Bagian 1: Jorge Martin
Otomotif 21 Januari 2021, 15:44
-
Kompetitif di Moto3 dan Moto2, Jorge Martin Pede Juga Garang di MotoGP
Otomotif 21 Januari 2021, 11:55
-
Gabung Pramac Racing, Johann Zarco Ingin Samai Level Jack Miller
Otomotif 20 Januari 2021, 15:40
-
Jorge Martin: Usai Kasus Marc Marquez, Dokter MotoGP Pasti Lebih Waspada
Otomotif 20 Januari 2021, 09:57
-
Jorge Martin Sempat Galau Jadi Rebutan Banyak Pabrikan MotoGP
Otomotif 20 Januari 2021, 08:25
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Roma vs Sassuolo - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 10 Januari 2026, 17:00
-
Prediksi Susunan Pemain Chelsea vs Charlton, Debut Liam Rosenior
Liga Inggris 10 Januari 2026, 16:49
-
Harry Maguire Bakal Comeback di Laga MU vs Brighton, Tapi...
Liga Inggris 10 Januari 2026, 15:30
-
Marc Klok, Adam Alis, dan 2 Mantan Pemain Persija yang Kini Membela Persib
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 15:28
-
Live Streaming Man City vs Exeter City - Link Nonton FA Cup/Piala FA di Vidio
Liga Inggris 10 Januari 2026, 15:00
-
Aspar Team Sebut CFMoto Godok Rencana Balapan di MotoGP, Tapi Jalannya Takkan Mulus
Otomotif 10 Januari 2026, 14:47
-
Darrren Fletcher Pastikan MU Bakal All-In ke FA Cup
Liga Inggris 10 Januari 2026, 14:15
-
Login! Arsenal Ramaikan Perburuan Transfer Marc Guehi
Liga Inggris 10 Januari 2026, 13:30
-
Luis Enrique Enggan Perpanjang Kontrak di PSG, MU Siaga Satu!
Liga Inggris 10 Januari 2026, 12:30
-
Bandung BJB Tandamata Buka Proliga 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan, Risco Herlambang Puas
Voli 10 Januari 2026, 11:40
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52

























KOMENTAR