
Bola.net - Pembalap anyar Pramac Racing, Jorge Martin, memberikan pembelaan pada Marc Marquez soal keputusannya untuk kembali balapan di MotoGP Andalusia 2020 empat hari usai operasi pasca kecelakaan di Seri Spanyol. Namun, ia juga tak memungkiri para dokter MotoGP nantinya pasti akan jauh lebih berhati-hati dalam melakukan analisa.
Marquez diketahui jatuh di MotoGP Spanyol pada Juli tahun lalu dan mengalami patah tulang humerus kanan. Dua hari usai insiden, ia operasi di Barcelona, dan empat hari kemudian coba turun di Seri Andalusia. Namun, usai turun di sesi latihan ketiga, lengannya bengkak dan memar hingga ia memutuskan mundur demi fokus kembali di Ceko.
Sayang, beberapa hari sebelum berangkat ke Ceko, plat titanium di lengan Marquez patah usai ia coba membuka jendela rumah hingga harus operasi lagi, bahkan absen sepanjang musim. Banyak pihak menyalahkan Marquez dan menyebut keputusannya turun di Andalusia adalah langkah kelewat ambisius, namun Martin membelanya.
Wajar Saja Pembalap Cedera Ingin Segera Balik Balapan

"Saya tak tahu soal kondisi Marc, timnya mengendalikan semuanya secara tertutup. Tapi jelas ini kasus tak biasa. Usai Brno, pergelangan tangan saya patah, tapi saya naik motor enam hari setelahnya dan naik podium. Kami ini pembalap, tentu kami ingin kembali sesegera mungkin usai cedera," ujar Martin via GPOne, Selasa (19/1/2021).
Martin juga menyatakan ini tak sepenuhnya kesalahan rider. Saat cedera, rider pasti konsultasi lebih dulu dengan dokter apakah ia cukup fit untuk turun lintasan. Kala itu, dr. Xavier Mir menyatakan Marquez cukup fit, dan faktor itu lah membuat Marquez jadi merasa yakin dirinya tak apa-apa jika coba turun di Seri Andalusia.
"Jika dokter bilang Anda bisa balapan, tentu Anda akan coba balapan. Marc mencobanya, dan saya rasa ia tak melakukan hal aneh. Sayang, ia cedera lagi dan semua jadi bencana. Entah bagaimana kabarnya, tapi hal ini sungguh merugikannya. Tapi saya yakin ia akan kembali dengan ambisi menang dan tampil kuat seperti dulu," ujar Martin.
Penilaian Para Dokter Bakal Berubah
Martin yakin kasus Marquez takkan memengaruhi perilaku para pembalap di lintasan, dan mereka akan mengambil risiko sama besarnya di tiap balapan. Namun, juara dunia Moto3 2018 ini yakin insiden tersebut justru bakal memengaruhi penilaian para dokter saat menangani para rider yang cedera.
"Menurut saya, peristiwa yang dialami Marc takkan memengaruhi mentalitas pembalap lain. Namun, juga tergantung target macam apa yang Anda bidik. Jika Anda memperebutkan gelar dunia, tentu sebagai pembalap Anda akan mencoba balapan," ungkap rider berusia 22 tahun ini.
"Saya sendiri masih debutan. Jika saya cedera, saya akan menunggu sampai pulih, seperti Pecco (Bagnaia) tahun lalu. Namun, saya yakin para dokter takkan lagi dengan mudah memperbolehkan kami melakukan hal-hal macam ini seperti dulu. Mereka pasti meminta kami menunggu lebih lama," pungkas Martin.
Sumber: GPOne
Video: Juarai MotoGP 2020, Joan Mir Akhiri Puasa Gelar 20 Tahun Suzuki
Baca Juga:
- Pol Espargaro: Saya Pindah ke Repsol Honda pada Momen Terbaik
- Jorge Martin Sempat Galau Jadi Rebutan Banyak Pabrikan MotoGP
- Jorge Martin Pelajari Ducati dari Jorge Lorenzo dan Johann Zarco
- Pol Espargaro: Saya Pindah ke Repsol Honda untuk Jadi Juara Dunia
- Marc Marquez, Salah Satu Alasan Pol Espargaro Ngotot ke Repsol Honda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Crew Chief Marc Marquez Lebih Pilih Stefan Bradl Ketimbang Andrea Dovizioso
Otomotif 20 Januari 2021, 13:55
-
Jorge Martin: Usai Kasus Marc Marquez, Dokter MotoGP Pasti Lebih Waspada
Otomotif 20 Januari 2021, 09:57
-
Marc Marquez, Salah Satu Alasan Pol Espargaro Ngotot ke Repsol Honda
Otomotif 19 Januari 2021, 18:35
-
Pol Espargaro: Hubungan dengan Marc Marquez Jauh Lebih Baik Ketimbang Dulu
Otomotif 18 Januari 2021, 16:07
-
Razlan Razali: Marc Marquez Hanya Satu dalam Sejuta, Semoga Cepat Balapan Lagi
Otomotif 18 Januari 2021, 10:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR