
- Cedera dan absennya Tito Rabat di MotoGP Misano, San Marino ternyata berbuntut panjang bagi timnya, Reale Avintia Racing. Selain tak diketahui kapan Rabat bisa kembali balapan, tim asal Spanyol ini didera kontroversi pemilihan pembalap penggantinya.
Dalam pekan balap di Misano, Avintia memilih rider Prancis dari FIM CEV Superbike, Christophe Ponsson yang tak pernah sekalipun turun di ajang Grand Prix. Minimnya pengalaman Ponsson, ditambah fakta ia tak pernah menjalani uji coba, kontan membuat rider-rider MotoGP cemas, mengingat motor MotoGP memiliki level teknis yang sangat sulit dipelajari dalam pekan balap.
Menurut rider Aprilia Racing Team Gresini, Aleix Espargaro, Ponsson menjadi topik perdebatan di antara para rider MotoGP yang menghadiri rapat Komite Keselamatan pada hari Jumat (7/9) di Misano. Menurutnya, rider yang tak punya pengalaman di ajang Grand Prix, bisa menghadirkan risiko lebih tinggi di lintasan.
GPC Gulirkan Aturan Baru

Empat hari setelah MotoGP Misano, situs MotoGP.com pun merilis regulasi terbaru mengenai status rider pengganti. Federasi Balap Motor Internasional (FIM), Dorna Sports dan Asosiasi Pabrikan (MSMA) yang tergabung dalam Komite Grand Prix (GPC) menyatakan bahwa sebuah tim balap MotoGP tak boleh menggaet seorang rider pengganti tanpa persetujuan GPC.
Muncul kekhawatiran bahwa tim-tim MotoGP bisa memanipulasi regulasi saat ini untuk menukar mesin di dalam tim yang yang sama, atau dengan tim lain, dan kemungkinan membantu rider yang hampir melebihi batas alokasi mesinnya. Dengan banyaknya kemungkinan skenario, regulasi akan dimodifikasi agar rider pengganti tak boleh merupakan rider yang tengah terkontrak dengan MotoGP, kecuali disetujui oleh GPC, demikian rilis MotoGP.com.
Ponsson, yang di Misano mengendarai Ducati Desmosedici GP16 milik Xavier Simeon, sejatinya dijadwalkan untuk turun balapan di empat seri untuk menggantikan Rabat, yakni di Misano, Aragon, Thailand dan Motegi. Meski begitu, keterlibatan rider 22 tahun tersebut di tiga seri usai Misano ditolak oleh GPC.
Penolakan GPC pun berujung dengan Avintia terpaksa menjadi rider pengganti lainnya. Rider MV Agusta Reparto Corse WorldSBK, Jordi Torres pun ditunjuk untuk turun di Aragon. Torres pernah turun di ajang Moto2 selama empat musim, sebelum pindah ke WorldSBK pada 2015. Aragon pun akan menjadi momen debutnya di MotoGP.
Layangkan Tuduhan pada Crutchlow-Miller

Keputusan GPC ini pun kontan membuat Ponsson naik pitam. Melalui laman Facebook-nya pada Sabtu (15/9), Ponsson pun merilis pernyataan resmi soal \'kehebohan\' ini. Ia menuduh Dorna Sports memiliki alasan politik dan menginginkan rider Spanyol untuk diturunkan di Aragon, serta menyatakan bahwa rider LCR Honda Castrol, Cal Crutchlow dan rider Alma Pramac Racing, Jack Miller sebagai \'penghasut\' rider-rider MotoGP lainnya agar mendepak Ponsson.
Pernyataan resmi Ponsson:
Christophe menandatangani kontrak berisi 17 halaman yang menyatakan ia akan berkendara di MotoGP Misano, Aragon, Thailand dan Jepang. Tak ada pasal untuk memutuskan kesepakatan sebelumnya. Saat rilis ini diunggah, Chris belum juga diberitahu secara resmi oleh tim soal modifikasi atau pembatalan apa pun. Satu-satunya kontak yang ia dapat adalah kemarin (14/9) pada pukul 04.30 saat ia berlatih dengan Ruben Xaus (eks rider MotoGP dan WorldSBK): pemilik tim menelepon Ruben, dan mengatakan bahwa Chris takkan turun di Aragon karena Dorna menginginkan rider Spanyol!
Ruben Xaus memperingatkan bahwa itu mustahil karena ada kontrak untuk empat seri. Si pemilik tim menjelaskan bahwa keputusan tersebut terutama diakibatkan Cal Crutchlow dan Jack Miller yang mengusulkan dan meyakinkan rider-rider lain untuk mendepak Christophe. Ia menjelaskan bahwa para rider MotoGP mendesak Dorna untuk menggelar rapat GPC dan memasukkan para rider MotoGP dalam memilih rider pengganti! Christophe merasa sangat kecewa dan cukup muak atas semua ini.
Belum ada tanggapan resmi baik dari Reale Avintia Racing, GPC maupun Cal Crutchlow dan Jack Miller mengenai pernyataan resmi Ponsson tersebut. Para rider MotoGP pun akan kembali turun lintasan di MotoGP Aragon, Spanyol pada 20-23 September. Rabat sendiri kini telah memulai fase latihan dan rehabilitasi, dengan target kembali di Thailand pada 7-9 Oktober mendatang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kontroversi Avintia: Crutchlow-Miller Dituduh 'Depak' Ponsson dari MotoGP
Otomotif 18 September 2018, 09:55
-
Digantikan Torres di MotoGP Aragon, Rabat Ingin Kembali di Thailand
Otomotif 16 September 2018, 18:35
-
BMW Tegaskan Ogah 'Buang-Buang Uang' di MotoGP
Otomotif 18 Februari 2016, 16:00
-
Tengah Musim, Nasib Melandri di Aprilia Ditentukan
Otomotif 20 Mei 2015, 16:30
-
Max Biaggi Bakal Comeback ke World Superbike?
Otomotif 11 Mei 2015, 14:45
LATEST UPDATE
-
Tanpa Lautaro, Cristian Chivu Yakin Inter Bisa Balikkan Keadaan Lawan Bodo/Glimt
Liga Italia 24 Februari 2026, 11:17
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 10:52
-
Everton vs Man Utd: Ini Keistimewaan Senne Lammens yang Dipuji Carrick
Liga Inggris 24 Februari 2026, 10:09
-
Ducati Tak Cemaskan 3 Kecelakaan Marc Marquez di Tes Thailand, Tak Pengaruhi Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 09:49
-
Sesko dan Lammens Membuka Jalan Man Utd ke Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:17
-
Man Utd Lebih Hidup di Tangan Carrick, Sesko Hadir Sebagai Striker Murni
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:08
-
Memuji Keputusan Michael Carrick di Laga Everton vs Man Utd
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR