Bola.net - - Legenda Reli Dakar yang kini menjabat sebagai Direktur KTM Spanyol, Marc Coma, menyatakan dirinya sangat ingin melihat Marc Marquez membela Red Bull KTM Factory Racing di MotoGP 2021 mendatang. Hal tersebut disampaikan Coma dalam wawancaranya bersama Marca baru-baru ini.
Coma yang merupakan lima kali juara Reli Dakar di kategori motor, menyatakan bahwa kolaborasi Marquez dan KTM bukanlah hal mustahil, mengingat kedua belah pihak disponsori oleh Red Bull dan Marquez pernah membela KTM saat masih turun di GP125 2008 dan 2009.
"Kita harus ingat bahwa Marc pernah menjadi bagian dari keluarga KTM. Setiap proyek pasti harus melalui langkah-langkah tertentu, dan proyek KTM di MotoGP telah berevolusi dengan langkah yang tepat. Saat motor kami sudah kompetitif, kenapa tidak? Kenapa tidak menggaet Marc?" ujar Coma.
Takkan Lelah Merayu
Kolaborasi Marquez dan KTM di MotoGP memang sempat nyaris terjadi. Keduanya dikabarkan menjalani negosiasi serius pada akhir 2017 dan awal 2018, sebelum Marquez akhirnya memilih bertahan di Repsol Honda. Coma pun menyatakan KTM takkan menyerah begitu saja dalam usaha merekrut Marquez.
"Pada musim sebelumnya (2017), sudah ada langkah yang dilakukan oleh KTM, yakni menawarinya kontrak untuk bergabung dengan kami. Secara pribadi, saya sangat ingin Marc bergabung dengan KTM," ungkap pria berusia 42 tahun ini.
Juga Bakal Jaya di Reli Dakar
Belakangan ini, Marquez juga mengaku ingin mencoba peruntungan di ajang Reli Dakar, di mana KTM tak sekalipun pernah terkalahkan sejak 2001 di kategori motor. Coma pun tak ragu Marquez bakal kompetitif di ajang tersebut, namun lebih menyarankan untuk ikut di kategori mobil saja.
"Saat ini, ia punya banyak peluang untuk meraih lebih banyak gelar dunia di MotoGP. Tapi saya yakin ia juga bakal tampil baik di Dakar. Saran saya adalah jangan ikut di kategori motor, tapi berpartisipasi saja di kategori mobil. Dengan begitu, kariernya di olahraga ini bakal lebih panjang. Jadi, mengapa tidak?" tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ikut Lomba Lari Gunung, Marc Marquez Dikalahkan Sang Adik
Otomotif 14 Januari 2019, 15:15
-
'Tak Ingin Pindah Tim, Marquez Ogah Lupa Jasa Honda'
Otomotif 14 Januari 2019, 13:45
-
'KTM Takkan Menyerah Kembali Gaet Marc Marquez'
Otomotif 14 Januari 2019, 10:45
-
Rossi Minta Safety Commission MotoGP Bikin Grup WhatsApp
Otomotif 12 Januari 2019, 11:20
-
Ducati: Marquez Terkuat, Tapi Tak Mustahil Dikalahkan
Otomotif 11 Januari 2019, 12:30
LATEST UPDATE
-
Hasil Al-Nassr vs Al-Qadisiyah: Ronaldo Cetak Gol, tapi Tim Tuan Rumah Tetap Kalah
Asia 9 Januari 2026, 03:29
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR