Bola.net - Setelah gagal finis di San Marino, Dani Pedrosa akan menghadapi pekan balap yang krusial di MotoGP Aragon hari Minggu (30/9) mendatang. Kini, ia tertinggal 38 poin dari pemuncak klasemen sementara pebalap, Jorge Lorenzo.
Pedrosa yang akan berulang tahun ke-27 pada hari Sabtu nanti, selalu finis di posisi kedua dalam dua tahun terakhir.
"Kami selalu menjalani balapan yang baik di Aragon, dan sirkuitnya menakjubkan. Awal bulan ini kami melakukan uji coba di sana dan semuanya berjalan baik," ujar Pedrosa.
Meski begitu, Pedrosa berpendapat bahwa hasil yang ia raih nantinya akan ditentukan oleh kondisi Aragon. Menurutnya, semua tergantung apakah cuaca akan panas atau dingin, dan apakah lintasannya kotor atau bersih.
"Cuaca akan sangat penting. Semoga akhir pekan ini cuaca baik-baik saja. Dengan begitu, penggemar bisa menikmati balapan. Sepertinya hujan akan turun pada hari Jumat (sesi latihan). Kita lihat saja apakah kami bisa beruntung selama akhir pekan," tutupnya.
Musim ini, Pedrosa dan Lorenzo masing-masing pernah mengalami sekali gagal finis, dan keduanya disebabkan oleh pebalap lain. Lorenzo gagal finis di Belanda karena tertabrak Alvaro Bautista, sedangkan Pedrosa gagal finis di San Marino akibat tertabrak Hector Barbera. (cn/kny)
Pedrosa yang akan berulang tahun ke-27 pada hari Sabtu nanti, selalu finis di posisi kedua dalam dua tahun terakhir.
"Kami selalu menjalani balapan yang baik di Aragon, dan sirkuitnya menakjubkan. Awal bulan ini kami melakukan uji coba di sana dan semuanya berjalan baik," ujar Pedrosa.
Meski begitu, Pedrosa berpendapat bahwa hasil yang ia raih nantinya akan ditentukan oleh kondisi Aragon. Menurutnya, semua tergantung apakah cuaca akan panas atau dingin, dan apakah lintasannya kotor atau bersih.
"Cuaca akan sangat penting. Semoga akhir pekan ini cuaca baik-baik saja. Dengan begitu, penggemar bisa menikmati balapan. Sepertinya hujan akan turun pada hari Jumat (sesi latihan). Kita lihat saja apakah kami bisa beruntung selama akhir pekan," tutupnya.
Musim ini, Pedrosa dan Lorenzo masing-masing pernah mengalami sekali gagal finis, dan keduanya disebabkan oleh pebalap lain. Lorenzo gagal finis di Belanda karena tertabrak Alvaro Bautista, sedangkan Pedrosa gagal finis di San Marino akibat tertabrak Hector Barbera. (cn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Laga Krusial, Pedrosa Percaya Diri Hadapi MotoGP Aragon
Otomotif 26 September 2012, 13:00
-
Bos Honda Ragu Pedrosa Bisa Raih Gelar Musim Ini
Otomotif 22 September 2012, 13:00
-
Start Kacau, FIM Kritik Pengawas Balap MotoGP San Marino
Otomotif 19 September 2012, 19:00
-
Tabrak Pedrosa, Barbera Segera Minta Maaf
Otomotif 17 September 2012, 21:00
-
Pedrosa Akui MotoGP San Marino Benar-Benar Kacau
Otomotif 17 September 2012, 20:15
LATEST UPDATE
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR