Bola.net - - Pimpinan LCR Honda, Lucio Cecchinello mengaku takjub atas lonjakan performa Red Bull KTM Factory Racing di MotoGP sepanjang musim ini. Dalam satu tahun saja, pabrikan Austria ini memang mampu mengalami peningkatan signifikan pada pengembangan RC16 dan berkutat di posisi 10 besar.
Proyek RC16 sejatinya telah dimulai KTM pada 2014 lalu, namun baru diturunkan di MotoGP tahun ini. Bersama Pol Espargaro dan Bradley Smith, serta test rider andal, Mika Kallio, KTM mampu mengacak-acak persaingan 10 besar sejak pertengahan musim. Inilah yang membuat Cecchinello kagum.
"KTM merupakan perusahaan besar yang kaya engineer andal. Mereka sangat hebat dalam mengatur sebuah tim balap. Saya harus akui KTM mengejutkan banyak orang di MotoGP tahun ini. Semua orang yakin mereka bakal sangat kompetitif," ujar eks rider GP125 ini dalam wawancaranya bersama Speedweek.
Lucio Cecchinello (c) MotoGP
Di sisi lain, Cecchinello juga yakin bahwa naiknya level performa KTM bakal menyulitkan laju timnya. "Bagi 'rookie' awalnya memang tak mudah, tapi jelas KTM butuh waktu dan peluang untuk bekerja. Mereka bekerja sangat baik dan saya yakin tahun depan mereka bakal konsisten finis di 10 besar. KTM bakal membuat tim saya pusing!" tuturnya.
Dengan spek teknis yang cukup berbeda dari pabrikan-pabrikan lain yang memakai sasis aluminium dan suspensi Ohlins, KTM menggunakan sasis baja tubular dan WP Suspension yang dikembangkan secara in-house. LCR yang saat ini memakai Ohlins pun belum mau memakai WP Suspension seperti KTM.
"Saya belum memikirkannya, karena kami bekerja sangat dekat dengan HRC. Motor kami juga sangat penting dikembangkan sesuai spesifikasi teknis Repsol Honda. Hanya dengan cara itu kami akan tahu perbedaannya. Lagipula, berganti suspensi bukan perkara kecil. Saya belum tertarik melakukannya," tutup Cecchinello.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Crutchlow Sebut Hubungan dengan Pedrosa Berubah
Otomotif 18 Desember 2017, 15:30
-
'Semua Rider Italia Terbebani Jadi Penerus Rossi'
Otomotif 18 Desember 2017, 14:30
-
LCR Honda: KTM Bakal Bikin Pusing di MotoGP 2018
Otomotif 18 Desember 2017, 13:30
-
Thomas Luthi Akui Beruntung Dapat Bantuan Alex Marquez
Otomotif 18 Desember 2017, 12:30
-
Morbidelli Bekuk Rossi di Balapan 'La 100km dei Campioni' 2017
Otomotif 18 Desember 2017, 10:30
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR