3 Masalah Terbesar yang Harus Segera Diselesaikan Jose Mourinho di Real Madrid

3 Masalah Terbesar yang Harus Segera Diselesaikan Jose Mourinho di Real Madrid
Pelatih Benfica, Jose Mourinho, tiba untuk pertandingan Liga Champions League melawan Real Madrid di Lisbon, Portugal, Rabu (18/2/2026). (c) AP Photo/Pedro Rocha

Bola.net - Jose Mourinho dikabarkan berada di ambang kembali ke Real Madrid dengan kontrak berdurasi dua tahun. Kesepakatan ini disebut akan diumumkan setelah laga terakhir La Liga musim ini.

Kembalinya Mourinho terjadi di tengah situasi klub yang tidak stabil sepanjang musim. Real Madrid mengalami inkonsistensi performa dan tekanan besar dari berbagai arah.

Pihak klub berharap kehadiran Mourinho bisa mengembalikan ketertiban di ruang ganti. Ia dianggap sebagai sosok yang mampu mengatasi situasi penuh tekanan.

Namun tantangan yang menanti jauh lebih kompleks dibandingkan periode sebelumnya. Masalah Madrid tidak hanya soal taktik, tetapi juga hubungan antar pemain.

Mourinho harus segera mengatasi kondisi ruang ganti yang retak, minim pemimpin, dan konflik internal antar bintang. Berikut tiga masalah utama yang harus ia selesaikan sejak hari pertama.

1 dari 4 halaman

1. Memperbaiki Ruang Ganti yang Retak

Skuad Real Madrid merayakan gol Vinicius Junior ke gawang Deportivo Alaves, Rabu (22/4/2026) (c) AP Photo/Manu Fernandez

Skuad Real Madrid merayakan gol Vinicius Junior ke gawang Deportivo Alaves, Rabu (22/4/2026) (c) AP Photo/Manu Fernandez

Real Madrid mengalami musim yang diwarnai ketegangan internal yang cukup serius. Frustrasi antar pemain beberapa kali mencuat ke publik seiring hasil yang tidak konsisten.

Beberapa insiden yang melibatkan Aurelien Tchouameni, Federico Valverde, Antonio Rudiger, dan Alvaro Carreras memperkuat kesan bahwa harmoni tim mulai hilang. Situasi ini membuat suasana ruang ganti semakin tidak stabil.

Masalah juga diperparah oleh konflik di level pelatih yang melibatkan Vinicius Junior dan mantan pelatih Xabi Alonso. Bahkan Kylian Mbappe disebut sempat mengkritik pelatih saat ini, Alvaro Arbeloa.

Dalam kondisi seperti ini, figur seperti Jose Mourinho dinilai dibutuhkan untuk mengembalikan disiplin tim. Ia dikenal mampu meredam kekacauan dan membangun kembali kebersamaan di ruang ganti.

2 dari 4 halaman

2. Membangun Pemimpin Baru di Skuad

Skuad Real Madrid merayakan gol Kylian Mbappe ke gawang Deportivo Alaves, Rabu (22/4/2026) (c) AP Photo/Manu Fernandez

Skuad Real Madrid merayakan gol Kylian Mbappe ke gawang Deportivo Alaves, Rabu (22/4/2026) (c) AP Photo/Manu Fernandez

Real Madrid juga menghadapi masalah lain selain ketegangan di ruang ganti, yaitu ketiadaan pemimpin sejati di dalam tim. Situasi ini membuat klub kehilangan sosok pengendali di momen-momen penting pertandingan.

Dulu, identitas kepemimpinan sangat melekat pada Sergio Ramos dan Luka Modric. Keduanya mampu menjaga stabilitas emosional tim dalam situasi paling sulit.

Kini era tersebut telah berakhir dan meninggalkan kekosongan besar. Dani Carvajal memang masih menjadi figur senior, tetapi cedera dan situasi kontraknya membuat perannya terbatas.

Beberapa pemain seperti Vinicius Junior dan Federico Valverde sudah mencoba mengisi peran tersebut. Namun belum ada yang benar-benar dianggap sebagai pemimpin jangka panjang di ruang ganti.

3 dari 4 halaman

3. Menyelaraskan Chemistry Vinicius dan Mbappe

Selebrasi Kylian Mbappe dan Vinicius Junior dalam laga Real Madrid vs Monaco di Liga Champions, Rabu (21/1/2026). (c) AP Photo/Jose Breton

Selebrasi Kylian Mbappe dan Vinicius Junior dalam laga Real Madrid vs Monaco di Liga Champions, Rabu (21/1/2026). (c) AP Photo/Jose Breton

Real Madrid menghadapi tantangan besar dalam menyatukan dua bintang utamanya di lini depan. Masalah terbesar datang dari hubungan permainan antara Vinicius Junior dan Kylian Mbappe yang belum berjalan optimal.

Secara individu, keduanya termasuk pemain terbaik di dunia sepak bola saat ini. Namun ketika dimainkan bersama, koneksi di antara mereka masih terasa belum menyatu.

Keduanya sering bergerak di area yang mirip dan sama-sama menginginkan kebebasan penuh di lapangan. Kondisi ini membuat keseimbangan serangan tim menjadi terganggu.

Di bawah beberapa pelatih, performa mereka terlihat naik turun secara bergantian. Kini tugas besar menanti Jose Mourinho untuk menemukan formula yang tepat bagi keduanya.

Sumber: Madrid Universal

4 dari 4 halaman

Klasemen La Liga


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL