Bola.net - - Lima rival terkuat Valentino Rossi, melontarkan pujian atas performa gemilangnya di MotoGP Aragon, Spanyol pada hari Minggu (24/9), di mana rider Movistar Yamaha MotoGP ini finis kelima dengan dirundung cedera patah kaki kanan yang belum sembuh total.
The Doctor yang mengalami patah tulang fibula dan tibia akibat kecelakaan enduro pada 31 Agustus, tak diduga-duga menjalani masa pemulihan yang lebih cepat. Diprediksi butuh 30-40 hari istirahat, Rossi malah sukses menjalani uji coba sekaligus tes fisik dengan YZF-R1M di Misano, San Marino hanya 18 hari usai kecelakaan.
Dalam uji coba ini, Rossi mengaku tak terlalu kesakitan, dan tim dokter di Italia memperbolehkannya pergi ke Aragon. Dinyatakan fit turun lintasan oleh tim dokter sirkuit, Rossi pun kembali beraksi hanya tiga pekan usai kecelakaan, dan langsung menggebrak dengan start dari posisi ketiga.
Dalam balapan, Rossi menjalani start dengan baik dan langsung menduduki posisi kedua pada lap pertama, menempel ketat rider Ducati Corse, Jorge Lorenzo selama 12 lap. Namun rasa lelah dan ban yang drop menjegal langkahnya. Ia pun harus rela disalip oleh tiga rider lain.
Rossi pun harus puas finis kelima, tertinggal 5,8 detik dari Marc Marquez yang merebut kemenangan dan 0,5 detik dari tandemnya sendiri, Maverick Vinales yang finis keempat. Para rivalnya pun memberi opini mereka soal comeback Rossi ini.
Marc Marquez
"Bahkan rasanya sudah menakjubkan melihatnya ada di sini usai mengalami patah tulang. Saya rasa sebelumnya tak ada rider yang pernah melakukannya. Juga menakjubkan melihatnya finis hanya 0,5 detik di belakang Maverick, dengan motor yang sama, dan tengah dirundung cedera. Saya rasa talentanya lah yang membuat perbedaan."
Dani Pedrosa
"Tentu seperti yang dikatakan Marc, sudah cukup menakjubkan melihatnya pulih begitu cepat dari cedera macam itu. Jelas setiap cedera berbeda. Meski jenisnya sama, kadang Anda lama sembuh dan Anda tak tahu apa alasannya. Kadang Anda juga sembuh jauh lebih cepat. Tapi jelas ambisinya berada di sini sangatlah penting. Saat kualifikasi, ia supercepat dan hari ini ia langsung di depan sejak awal, memperebutkan kemenangan. Jadi ini sangat mengejutkan."
Jorge Lorenzo
"Ia sangat mengesankan, bahkan sepanjang pekan balap. Caranya menjalani kualifikasi, terutama caranya untuk sembuh begitu mengesankan. Tubuh orang berusia 38 tahun jelas tak sama dengan tubuh orang berusia 15 tahun. Saya rasa ia merasa baikan hari demi hari, dan seperti yang dikatakan Marc, ia hanya finis 0,5 detik dari Maverick, di lintasan yang bukan favoritnya. Sangat mengesankan."
Maverick Vinales
"Ia begitu kuat seperti biasanya, terutama saat balapan. Tak banyak yang bisa saya katakan tapi ia memang menjalani balapan dengan sangat baik. Saat saya melihatnya di depan, saya pikir jelas ia akan menang. Jika ia kuat sejak awal, saya bisa bayangkan ia juga bakal kuat di akhir, karena tak ada yang bisa sekuat Vale ketika menjelang finis. Tapi ritmenya mulai turun dan mengalami spin. Kami punya masalah yang sama, jadi jelas kami harus lebih baik di area itu."
Andrea Dovizioso
"Saya terkesan pada startnya, ia sangat agresif dan sangat cepat di atas ban keras. Jelas motornya bekerja sangat baik, tapi tampaknya ban mereka drop dan pada akhirnya Vale kesulitan seperti saya. Tapi dengan kondisinya, ia menjalani balapan dengan sangat baik. Saya bukan terkesan pada kecepatannya, karena jika Anda tak terlalu kesakitan, maka kecepatan takkan terpengaruh. Tapi mampu mengambil risiko, bertarung memperebutkan kemenangan dengan grip yang rendah, di mana begitu mudah melakukan kesalahan, itulah yang membuat saya terkesan pada Vale."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lima Rival Komentari Performa Gemilang Rossi di Aragon
Otomotif 25 September 2017, 11:20
-
Pedrosa-Rossi Beda Pendapat Soal Insiden Aragon
Otomotif 25 September 2017, 10:40
-
Nyaris Menang dengan Cedera, Valentino Rossi Bangga
Otomotif 25 September 2017, 09:40
-
Vinales Rebut Pole, Rossi Ketiga di Kualifikasi MotoGP Aragon
Otomotif 23 September 2017, 20:15
-
Pengaruh Comeback Rossi pada Tiga Kandidat Juara MotoGP
Otomotif 22 September 2017, 14:00
LATEST UPDATE
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
-
Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:44
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 18:26
-
Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:14
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
-
Michael Carrick Diberi Tiga Laga untuk Selamatkan Pekerjaannya di Manchester United
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:56
-
Andoni Iraola Bidik Trofi Carabao Cup Sebagai Pemanis Musim Perdananya di Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:34
-
Link Nonton Streaming Persib vs Melbourne Victory Hari Ini
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 16:33
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR