Bola.net - - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez mengaku sungguh jengkel harus berdiam diri selama musim dingin. Ia harus rela tak menjalani liburan demi fokus pada pemulihan cedera bahu kirinya, yang kerap mengalami dislokasi sejak 2014 dan telah dioperasi pada awal Desember lalu. Hal ini ia sampaikan dalam peluncuran tim di Madrid pada Rabu (23/1).
Marquez menyatakan bahwa operasi bahu kirinya berjalan jauh lebih rumit dan 'agresif' dari dugaan. Dr. Xavier Mir yang memimpin operasi ini di Universitario Dexeous Hospital, Barcelona, bahkan mengaku tak habis pikir bagaimana rider 25 tahun itu bisa meraih empat gelar dunia dalam lima tahun terakhir dengan cedera bahu yang cukup parah.
"Ini adalah musim dingin paling membosankan dalam hidup saya! Tapi saya memang harus mengorbankan masa liburan demi pulih, dan saya berterima kasih atas usaha semua orang, terutama fisioterapis saya, karena ia mengawasi saya selama 24 jam setiap hari," ungkap tujuh kali juara dunia ini seperti yang dilansir Crash.net.
Sempat Tak Ingin Pulang
Marquez pun mengaku butuh waktu yang cukup lama untuk benar-benar kembali fit, dan demi tak memperburuk kondisi bahunya, ia tak mau memaksakan diri untuk melakukan kegiatan yang berisiko selama musim dingin.
"Saya pernah mendapat banyak cedera menyakitkan, dan saya harus pulih. Tapi pada dua pekan pertama (usai operasi), rasanya sungguh menyakitkan. Saya bahkan menolak pulang dan ingin tetap di rumah sakit selama beberapa hari. Saya tak yakin bisa istirahat di rumah," ujarnya.
Kebut Pemulihan demi Uji Coba
Melihat tandem barunya, Jorge Lorenzo, baru mendapat cedera patah tulang scaphoid dan memutuskan absen dari uji coba pramusim Malaysia pada 6-8 Februari, Marquez pun bertekad pulih dengan cepat untuk memimpin pengembangan RC213V.
"Kini saya sudah nyaris siap. Saya bisa kembali ke gym dan mulai melatih kekuatan otot saya. Saya ingin siap untuk Malaysia, karena saya dan Jorge sama-sama cedera! Jadi sungguh penting menjajal perangkat baru. Seseorang harus melakukan tugas ini!" pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Honda Pede Bisa Kendalikan Hubungan Marquez-Lorenzo
Otomotif 24 Januari 2019, 16:05
-
Marquez Ogah Terlena Status 'Dream Team' Repsol Honda
Otomotif 24 Januari 2019, 15:35
-
Lorenzo: Jadi Tandem Marquez, Bagai Setim Lagi dengan Rossi
Otomotif 24 Januari 2019, 13:55
-
Lorenzo Absen, Marquez Kebut Pemulihan demi Pimpin Honda
Otomotif 24 Januari 2019, 12:30
-
Galeri: Peluncuran 'Dream Team' Repsol Honda, Naungi Marquez-Lorenzo
Open Play 24 Januari 2019, 10:25
LATEST UPDATE
-
Tidak Semua Orang Senang Lihat Neymar Dipanggil ke Timnas Brasil
Piala Dunia 25 Mei 2026, 14:02
-
Tidak Ada Lagi Ejekan, Sekarang Giliran Arsenal Juara Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 13:51
-
Gubernur KDM Janjikan Bonus Juara Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 13:31
-
Leon Goretzka Disarankan ke AC Milan, Bisa Duet dengan Luka Modric
Liga Italia 25 Mei 2026, 13:20
-
Mikel Arteta Takjub dengan Momen Arsenal Angkat Trofi Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 13:14
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR