Bola.net - - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez mengaku tak mau terlena mendapati duetnya dengan Jorge Lorenzo disebut sebagai 'dream team' di MotoGP. Keduanya memang mengawinkan 12 gelar dunia, namun Marquez yakin hal ini takkan ada artinya bila salah satu dari mereka tak menjuarai musim 2019.
Masing-masing memiliki tujuh dan lima gelar dunia, Marquez dan Lorenzo disebut-sebut sebagai tandem terkuat yang ada di MotoGP saat ini. Mengingat mereka merupakan rider yang sama garang, Repsol Honda juga diprediksi bakal menjadi tim yang sulit dikalahkan.
Meski begitu, Marquez yakin timnya tak boleh jemawa atas status 'dream team' ini, apalagi baik ia maupun Lorenzo masih dalam proses pemulihan cedera bahu dan pergelangan tangan kiri. Rider 25 tahun ini meminta timnya tetap fokus demi mempertahankan 'Triple Crown' yang mereka rebut tahun lalu.
"Membela tim ini berarti memperebutkan kemenangan, podium dan gelar dunia. Jika tidak, sejatinya bisa disebut kegagalan. Anda bisa menyebut kami 'dream team' atau apa pun, tapi hasil paling penting. Jadi semoga kami bisa merayakan hal indah pada akhir musim. Jadi, disebut 'dream team' memang menyenangkan jika kami meraih gelar dunia," ujarnya via Crash.net.
Ogah Pindah Tim

Kedatangan Lorenzo ke Repsol Honda juga tak membuat Marquez gentar. Ia mengaku belum memiliki niatan pindah tim, meski Direktur KTM Spanyol sekaligus legenda Reli Dakar, Marc Coma, telah menyatakan bakal kembali merayunya untuk meninggalkan Honda.
"Saya berada di tim terbaik, 'dream team' versi saya sendiri, dan saya tak punya alasan untuk pindah tim. Apalagi tim ini sudah seperti keluarga saya sendiri, dan yang penting bagi saya adalah kebersamaan yang kami miliki dan hubungan baik yang saya miliki dengan Honda dan Repsol," pungkas Marquez.
Marquez akan kembali turun lintasan dalam uji coba pramusim MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang pada 6-8 Februari, sementara Lorenzo yang memutuskan absen untuk pemulihan patah tulang scaphoid tangan kiri, bakal turun di uji coba pramusim Qatar di Sirkuit Losail pada 23-25 Februari.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Honda Pede Bisa Kendalikan Hubungan Marquez-Lorenzo
Otomotif 24 Januari 2019, 16:05
-
Marquez Ogah Terlena Status 'Dream Team' Repsol Honda
Otomotif 24 Januari 2019, 15:35
-
Lorenzo: Jadi Tandem Marquez, Bagai Setim Lagi dengan Rossi
Otomotif 24 Januari 2019, 13:55
-
Lorenzo Absen, Marquez Kebut Pemulihan demi Pimpin Honda
Otomotif 24 Januari 2019, 12:30
-
Galeri: Peluncuran 'Dream Team' Repsol Honda, Naungi Marquez-Lorenzo
Open Play 24 Januari 2019, 10:25
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 19:59
-
9 Laga Tanpa Gol, Paceklik Mohamed Salah Warnai Kemenangan Tipis Liverpool
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:54
-
Proliga 2026: Jakarta Livin Mandiri Tersenyum di Sentul, Penentuan Terakhir Menanti
Voli 23 Februari 2026, 19:41
-
Dua Gol Viktor Gyokeres yang Menjawab Keraguan
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:24
-
Harry Maguire dan Taruhan Besar Manchester United di Era Baru
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:56
-
Prediksi Susunan Pemain Manchester United vs Everton: Mbeumo Starter, Sesko Disimpan?
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:30
-
Tak Banyak Bicara, Michael Carrick Bawa Ketenangan ke Manchester United
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:28
-
Jadi Salah Satu Favorit Juara, Alex Marquez Merasa Lebih Siap Buru Gelar Dunia MotoGP 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 18:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR