
Bola.net - Pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Jorge Lorenzo berpendapat terlalu banyak 'kemunafikan' terjadi di atas podium MotoGP. Menurutnya, senyuman para pebalap yang naik podium namun gagal menang hanyalah sebuah tameng dari rasa kecewa.
Lorenzo mengaku kepribadiannya berbanding terbalik dengan Marc Marquez dan Valentino Rossi yang selalu tersenyum di atas podium, baik kalah maupun menang. Por Fuera pun yakin sebenarnya mereka juga kecewa ketika gagal menang.
"Saya tak hanya ingin mengalahkan Marc atau Vale. Saya ingin mengalahkan semua rival saya. Berkali-kali saya katakan, bila saya tak menang, saya tak bisa merasa senang," ujar Lorenzo dalam wawancaranya bersama Solo Moto.
"Saya tak pernah menyembunyikan kekecewaan saya. Vale selalu tersenyum? Saya bisa katakan bahwa terlalu banyak kemunafikan di podium MotoGP. Tentu saja Vale tak senang ketika kalah, tapi ia selalu memberikan kesan bahagia di atas podium," tutupnya. (sm/kny)
Lorenzo mengaku kepribadiannya berbanding terbalik dengan Marc Marquez dan Valentino Rossi yang selalu tersenyum di atas podium, baik kalah maupun menang. Por Fuera pun yakin sebenarnya mereka juga kecewa ketika gagal menang.
"Saya tak hanya ingin mengalahkan Marc atau Vale. Saya ingin mengalahkan semua rival saya. Berkali-kali saya katakan, bila saya tak menang, saya tak bisa merasa senang," ujar Lorenzo dalam wawancaranya bersama Solo Moto.
"Saya tak pernah menyembunyikan kekecewaan saya. Vale selalu tersenyum? Saya bisa katakan bahwa terlalu banyak kemunafikan di podium MotoGP. Tentu saja Vale tak senang ketika kalah, tapi ia selalu memberikan kesan bahagia di atas podium," tutupnya. (sm/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lorenzo: Banyak 'Kemunafikan' di Podium MotoGP
Otomotif 12 Januari 2015, 14:00
-
Rossi Podium Terbanyak, Siapa yang Bakal Mengejar?
Otomotif 12 Januari 2015, 13:00
-
Marquez: Rossi-Lorenzo Sama Bahayanya
Otomotif 10 Januari 2015, 16:00
-
Marquez Undang Rossi Latihan Dirt Track di Spanyol
Otomotif 9 Januari 2015, 18:00
-
'Valentino Rossi Hanya Tua di Atas Kertas'
Otomotif 9 Januari 2015, 13:00
LATEST UPDATE
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
-
3 Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tersingkir Bersamaan di Babak 16 Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:43
-
Nazriel Alfaro Bidik Kesempatan Emas di Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:40
-
Persib Lepas Andrew Jung dengan Nilai Transfer Sangat Tinggi
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:33
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR