Bola.net - - Rider Repsol Honda, Jorge Lorenzo angkat bicara soal pernyataan manajer pribadi Danilo Petrucci, Alberto Vergani, yang yakin tak ada perbedaan besar antara kedua rider tersebut kecuali bayaran yang mereka terima dari Ducati. Tanggapan ini pun disampaikan Lorenzo lewat Twitter pada Selasa (8/1), saat ia menjawab twit dari salah satu penggemarnya.
Pada pertengahan Desember lalu, Vergani lewat media-media Italia menyatakan bahwa sudah waktunya bagi Petrucci membela tim pabrikan Ducati, usai membela Pramac Racing selama empat musim. Menurutnya, ia sangat layak menggantikan posisi Lorenzo, meski Petrucci belum pernah meraih satu pun kemenangan.
Vergani yang juga eks manajer Casey Stoner ini menambahkan, perbedaan mencolok antara Lorenzo dan Petrucci hanyalah besaran gaji yang mereka dapat dari Ducati. Lorenzo memang diketahui mendapat bayaran sebesar 25 juta euro untuk musim 2017-2018, sementara Petrucci tetap dibayar dalam angka kecil meski telah membela tim pabrikan.
Hanya Beda Gaji dari Ducati

Pria yang juga menjabat sebagai Presiden Nolan Group ini yakin gaji bukanlah hal yang menjadi fokus Petrucci dalam membela tim pabrikan. Ia yakin rider berusia 28 tahun tersebut hanya harus memanfaatkan statusnya sebagai rider pabrikan demi meraih prestasi yang jauh lebih baik lagi.
"Danilo memang belum menang. Bedanya dengan Jorge adalah, Jorge dibayar 25 juta euro selama dua musim, dan atas angka tinggi ini, orang mengharapkan kemenangan. Casey juga juara dengan gaji sebesar itu. Danilo masih dapat gaji seperti rider tim satelit. Tapi tim pabrikan adalah kesempatan emas dan uang akan datang sendiri. Ia butuh motor pemenang, dan kini ia memilikinya," tutur Vergani via Corsedimoto.
Tanggapan Lorenzo

Dengan penyampaian yang bernada satir, Lorenzo pun memberikan tanggapannya soal pernyataan Vergani lewat Twitter, usai seorang penggemar asal Italia merasa tak yakin atas hal tersebut. "Mmm, apakah kita yakin perbedaannya hanya itu?" ujar pemilik akun @AngyFra89.
"Well, pada kenyataannya, manajernya memang benar. Jika kita mengabaikan lima gelar dunia, 68 kemenangan dan 146 podium, memang tak ada bedanya," tulis Lorenzo, merujuk pada statistik kariernya selama berkompetisi di ajang Grand Prix.
Nah, bagaimana, Bolaneters? Apakah Petrucci bisa menyamai prestasi Lorenzo di Ducati?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gabung Ducati, Petrucci Pelajari Dovizioso-Lorenzo
Otomotif 9 Januari 2019, 15:35
-
Lorenzo Soal Petrucci: Kami Sama Saja, Tapi Saya 5 Kali Juara
Otomotif 9 Januari 2019, 10:10
-
'Beban Marquez di Honda Lebih Besar Ketimbang Lorenzo'
Otomotif 7 Januari 2019, 14:10
-
Dovizioso: Lorenzo Tak Ancam Posisi Saya di Ducati
Otomotif 7 Januari 2019, 11:00
-
Pernah Lawan Tiga Rider Terbaik, Kini Lorenzo Merendah
Otomotif 4 Januari 2019, 12:35
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR